Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Disorot, Diky Candranegara Usul Kolaborasi
- account_circle adminastakona
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Perubahan Perilaku Warga Jadi Tantangan Pengelolaan Sampah
Selain persoalan infrastruktur, Diky juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang masih kurang disiplin dalam membuang sampah. Menurutnya, upaya menciptakan kota bersih tidak cukup hanya dengan menambah fasilitas, tetapi harus dibarengi perubahan pola pikir warga.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membiasakan diri menyimpan sampah sementara hingga menemukan tempat pembuangan yang tersedia.
Edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kota dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pasalnya, persoalan sampah bukan hanya berdampak pada keindahan kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan jika tidak ditangani dengan baik.
Kesadaran kolektif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program kebersihan yang tengah digalakkan Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Pengusaha Diajak Terlibat Sediakan Fasilitas Kebersihan
Menariknya, Diky menawarkan pendekatan kolaboratif untuk mengatasi minimnya fasilitas kebersihan di kawasan Jalan KHZ Mustofa hingga Cihideung. Ia mendorong adanya dialog antara pemerintah daerah dengan para pelaku usaha yang beraktivitas di sepanjang kawasan tersebut.
Menurutnya, forum diskusi bersama dapat menjadi wadah untuk membahas berbagai kebutuhan kawasan perkotaan, mulai dari penataan parkir, penyediaan tong sampah, hingga peningkatan kenyamanan pengunjung.
Melalui kerja sama tersebut, penyediaan fasilitas publik tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah. Dunia usaha juga dapat berkontribusi dalam menciptakan kawasan perdagangan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat.
Konsep kolaborasi ini dinilai mampu menghadirkan solusi yang lebih efektif sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar.
Pada akhirnya, Diky berharap keberadaan tong sampah di Jalan KHZ Mustofa dapat segera direalisasikan melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kawasan pusat Kota Tasikmalaya tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga tampil lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi setiap pengunjung. (dh/hs)
- Penulis: adminastakona
