Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kota Tasikmalaya: Program Normalisasi Cimulu

Kota Tasikmalaya: Program Normalisasi Cimulu

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA JAWA BARAT – Program normalisasi Cimulu di Kota Tasikmalaya kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Satpol PP. Sebanyak 70 titik pelanggaran ditemukan di sepanjang aliran Sungai Cimulu, dengan 10 titik diprioritaskan untuk pembongkaran karena mengganggu fungsi saluran irigasi. Kegiatan ini berlandaskan Perda K3 dan dilakukan untuk mencegah banjir serta memulihkan fungsi irigasi.

Program normalisasi Saluran Irigasi Induk Cimulu di Kota Tasikmalaya ini difokuskan pada pengerukan sedimen sepanjang 1.528 km untuk mengatasi pendangkalan (tersisa 30 cm dari seharusnya 1,5 meter). Proyek ini melibatkan pembongkaran bangunan liar di atas saluran, pengerukan menggunakan alat berat, serta bertujuan meningkatkan efisiensi distribusi air untuk ribuan hektare sawah di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya serta mencegah banjir. 

Program normalisasi Cimulu yang dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini berlangsung selama tujuh hari. Pada tahap awal, pembongkaran dipusatkan di tiga titik di Kecamatan Tawang, di mana bangunan liar berdiri tepat di atas aliran irigasi.

Fungsional Ahli Muda Pengelola UPTD PSDA Provinsi Jawa Barat Wilayah Citanduy, Cecep Sofyan, menyebutkan normalisasi ini menggunakan anggaran tahun 2025 dengan panjang saluran yang ditata mencapai 1,528 kilometer. “Pekerjaan dimulai dari ruas 0 hingga Cipetir karena banyak bangunan yang melintasi saluran,” jelasnya.

Cecep menambahkan, ada empat titik bangunan yang berdiri langsung di atas saluran air. Proses penertiban diperkirakan selesai dalam tujuh hari. Ia juga mengakui kendala sosial muncul karena minimnya sosialisasi, namun tiga kali teguran telah diberikan sesuai prosedur. Untuk penindakan, pihaknya menyerahkannya kepada Satpol PP.

70 Titik Pelanggaran di Sepanjang Saluran Cimulu

Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Dadang, menegaskan penertiban ini berlandaskan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 4 Tahun 2008 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3). “Bangunan liar di atas saluran bukan hanya melanggar aturan, tapi juga mengganggu fungsi irigasi dan berpotensi menyebabkan banjir,” tegasnya.

Satpol PP mencatat ada 70 titik pelanggaran di sepanjang aliran Cimulu. Dari jumlah tersebut, 10 titik diprioritaskan untuk normalisasi Cimulu karena paling mengganggu fungsi saluran. Tujuh titik di antaranya telah dibongkar mandiri setelah tiga kali teguran, sedangkan tiga titik lainnya dibongkar langsung oleh Satpol PP.

Dadang menambahkan bahwa sebelum penertiban, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan memberikan teguran administratif. “Kami akan terus melakukan edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami pentingnya menjaga infrastruktur irigasi,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 Hadir Lagi, Ustadz Zacky Mirza Siap Meriahkan Acara

    Pekan Raya Cilamajang Kawalu 2026 Hadir Lagi, Ustadz Zacky Mirza Siap Meriahkan Acara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ada yang berbeda dari agenda warga di wilayah selatan Kota Tasikmalaya akhir Mei ini. Jika biasanya festival identik dengan hiburan semata, Pekan Raya Cilamajang Kawalu justru datang dengan konsep yang lebih lengkap: hiburan rakyat, nuansa religius, ruang unjuk bakat generasi muda, hingga panggung pemberdayaan ekonomi warga. Acara yang akan digelar pada […]

  • Kronologi Bencana Longsor di Cigalontang Tasikmalaya

    Kronologi Bencana Longsor di Cigalontang Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis sore (16/04/2026). Peristiwa ini berlangsung di Kampung Buligir, Desa Parentas, sekitar pukul 22.00 WIB, dan langsung berdampak pada terganggunya akses transportasi warga. Material longsor berupa tanah dan lumpur dilaporkan menutup badan jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 15 […]

  • Berangkat ke Ponpes, Dua Anak Kembar Asal Garut Tak Kunjung Tiba, Polisi Terima Laporan

    Berangkat ke Ponpes, Dua Anak Kembar Asal Garut Tak Kunjung Tiba, Polisi Terima Laporan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Dua anak kembar asal Kabupaten Garut dilaporkan hilang setelah berangkat menuju pondok pesantren di Kota Banjar. Hingga beberapa hari setelah keberangkatan, keduanya tak kunjung tiba di tujuan, sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Laporan orang hilang tersebut tercatat di Polsek Bayongbong, Polres Garut, pada Sabtu, 23 Mei 2026 sekitar […]

  • Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – Persib Bandung menunjukkan keseriusannya menghadapi jadwal padat di BRI Super League 2025/2026 serta Liga Champions Asia. Manajemen Maung Bandung bergerak cepat dan terukur dengan memaksimalkan jendela transfer pertengahan musim guna menambah kekuatan sekaligus memperdalam komposisi skuad. Langkah ini diambil sebagai respons atas tuntutan kompetisi yang semakin ketat, di mana rotasi pemain, […]

  • Indonesia Berpeluang Juara Indonesia Open 2026 Lewat Jonatan dan Raymond/Joaquin

    Indonesia Berpeluang Juara Indonesia Open 2026 Lewat Jonatan dan Raymond/Joaquin

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA– Harapan publik bulu tangkis Tanah Air untuk melihat wakil Merah Putih kembali berjaya di kandang sendiri kini berada di depan mata. Indonesia berpeluang juara Indonesia Open 2026 setelah dua wakil terbaik berhasil menembus partai final yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026). Dua nama yang menjadi tumpuan adalah Jonatan Christie […]

  • pengantin wajib tanam pohon

    Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon, Program Kemenag Jabar

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN. Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat meluncurkan kebijakan unik sekaligus inspiratif, yaitu Pasangan Nikah Wajib Tanam Pohon. Program ini dijadikan syarat tambahan bagi calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), dengan tujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembalikan fungsi lahan kritis. Kepala Kantor Kemenag Wilayah Jawa Barat, Dudu […]

expand_less