Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Truk Pengangkut Pasir Mulai Diputar Balik, Dishub Tasikmalaya Bertindak

Truk Pengangkut Pasir Mulai Diputar Balik, Dishub Tasikmalaya Bertindak

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait kerusakan jalan penghubung Desa Gunungsari dan Desa Tawangbanteng yang diduga dipicu aktivitas kendaraan berat pengangkut material tambang.

Sehari setelah audiensi antara warga dan pemerintah daerah digelar, Dishub Kabupaten Tasikmalaya langsung menerjunkan petugas ke lapangan pada Selasa (12/5/2026) pagi sebagai langkah awal pengawasan arus kendaraan di jalur tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas ditempatkan di titik strategis Perempatan Cipanas Galunggung, Kampung Nyalindung, yang menjadi akses utama kendaraan pengangkut pasir. Sebanyak tiga personel diterjunkan dengan sistem kerja bergiliran untuk memastikan pengawasan berlangsung sepanjang hari.

Sesi pengawasan dibagi dalam dua jadwal, yakni pukul 07.00 hingga 13.00 WIB dan dilanjutkan pukul 13.00 sampai 18.00 WIB. Kehadiran petugas ini bertujuan membatasi kendaraan besar yang dinilai berpotensi memperparah kerusakan infrastruktur jalan.

Di lokasi, Dishub juga memasang papan larangan yang menegaskan kendaraan dengan lebar lebih dari 2,1 meter tidak diperkenankan melintas di jalur Gunungsari-Cipanas. Kendaraan yang terindikasi melanggar aturan langsung diminta putar balik.

Respons Cepat atas Aspirasi Warga

Langkah cepat ini menjadi jawaban atas desakan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak akibat tingginya intensitas kendaraan pengangkut material tambang.

Keluhan tersebut sebelumnya disampaikan warga yang tergabung dalam Forum Antasari saat audiensi dengan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dalam pertemuan itu, masyarakat menilai upaya pengawasan sebelumnya belum berjalan efektif karena hanya bersifat sementara dan belum menyentuh akar persoalan.

Warga menyoroti aktivitas truk pengangkut pasir yang terus melintas meski kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah. Situasi ini memicu kekhawatiran karena jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat sehari-hari.

Dengan diterjunkannya petugas Dishub Kabupaten Tasikmalaya, warga mulai melihat adanya langkah konkret yang selama ini dinantikan.

Jalan Baru Jangan Sampai Cepat Rusak

Kepala Desa Gunungsari, Susandi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Menurutnya, pengawasan kendaraan berat sangat penting untuk menjaga kualitas jalan yang belum lama dibangun. Ia menilai infrastruktur publik harus dijaga bersama agar anggaran pembangunan tidak terus terkuras untuk perbaikan di lokasi yang sama.

Apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran, kata dia, pemerintah dan masyarakat perlu memastikan aset publik tetap terawat dan digunakan secara bertanggung jawab.

Karena itu, pihak desa berharap pengawasan tidak berhenti pada langkah sementara semata. Solusi jangka panjang seperti pemasangan portal permanen dinilai perlu dipertimbangkan agar kendaraan yang tidak sesuai ketentuan tidak lagi bebas melintas.

Warga Harap Ada Solusi Permanen

Meski pengawasan mulai dilakukan, masyarakat berharap langkah ini menjadi awal dari kebijakan yang lebih tegas dalam penataan lalu lintas kendaraan berat di kawasan tersebut.

Dishub disebut masih akan melakukan kajian lebih lanjut terkait kemungkinan pemasangan portal permanen dengan mempertimbangkan regulasi yang berlaku.

Kerja sama antara pemerintah daerah, aparat pengawas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar persoalan serupa tidak terus berulang. Penegakan aturan yang konsisten juga diharapkan mampu melindungi infrastruktur jalan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. (df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • korupsi digitalisasi pendidikan

    Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan, Kejagung Periksa Dua Saksi Baru

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 45
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PENDIDIKAN. Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan 2019–2022 di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada Senin (8/9/2025), Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa dua orang saksi kunci untuk memperkuat rangkaian pembuktian. Dua saksi […]

  • Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik penataan Pasar Tradisional Cikurubuk kini memasuki babak baru. Tidak lagi sebatas pernyataan di ruang publik, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) secara resmi mengajukan tuntutan tertulis kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Langkah administratif ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pedagang dalam mendorong percepatan kebijakan. Di tengah belum terlihatnya progres konkret di lapangan, […]

  • Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Suasana belajar di SDN Datar Cipatujah, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, kini jauh dari kata ideal. Sekolah yang telah berdiri sekitar 76 tahun itu mengalami kerusakan serius pada sejumlah bagian bangunannya. Langit-langit kelas terlihat retak bahkan berlubang di beberapa titik. Jendela-jendela banyak yang rusak. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar […]

  • Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

    Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa satu tahun pertama masa kepemimpinannya merupakan fase krusial untuk meletakkan fondasi pembangunan jangka panjang Kota Bandung. Menurutnya, periode awal ini bukanlah ajang mengejar capaian instan, melainkan tahap strategis untuk memastikan visi Bandung Utama—Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis—dapat berjalan berkelanjutan selama lima tahun ke depan. […]

  • Tasikmalaya Waspada: Narkoba Masuk Lewat Medsos, Warga Diminta Aktif Awasi Anak.

    Tasikmalaya Waspada: Narkoba Masuk Lewat Medsos, Warga Diminta Aktif Awasi Anak.

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Astakona, Berita Tasikmalaya – Peredaran narkoba di Tasikmalaya kini tidak lagi bergerak di ruang-ruang tersembunyi. Modusnya bergeser terang-terangan yaitu mulai menggunakan media sosial sebagai media untuk berinteraksi dan bertransaksi melalui cara atau sistem cash on delivery (COD). Pola baru ini terungkap setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota membongkar sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika dan obat […]

  • Pengadaan Sarung di Tengah Efisiensi Anggaran Picu Kritik Mahasiswa Tasikmalaya

    Pengadaan Sarung di Tengah Efisiensi Anggaran Picu Kritik Mahasiswa Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kebijakan pengadaan sarung di tengah efisiensi anggaran dalam APBD Kota Tasikmalaya Tahun 2026 memicu sorotan dari kalangan mahasiswa. Program yang total nilainya mencapai sekitar Rp841 juta dinilai tidak selaras dengan situasi fiskal daerah yang disebut sedang terbatas. Sorotan tersebut disampaikan Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) yang menilai kebijakan tersebut berpotensi menunjukkan […]

expand_less