Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden
- account_circle adminastakona
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kesatuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih resmi memulai pengabdian di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Kehadiran unit baru TNI Angkatan Darat ini bukan sekadar memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa mandat strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Saat ini, ribuan personel TNI AD yang tergabung dalam kesatuan tersebut telah menjalankan tugas selama sekitar satu bulan di Tasikmalaya. Untuk sementara, para prajurit menempati markas di kawasan Kompleks Gedung Bupati (Gebu) Kabupaten Tasikmalaya.
Kehadiran pasukan dalam jumlah besar itu diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam menjaga stabilitas keamanan daerah maupun mendukung agenda pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Bukan Sekadar Pasukan Tempur
Komandan Yonif TP 939/Macan Putih, Letkol Infanteri Deddy Setya Wijaya, menjelaskan bahwa pembentukan kesatuan ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat peran TNI di daerah.
Menurutnya, transformasi dari Batalyon Infanteri konvensional menjadi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan menjadi langkah baru dalam memperluas fungsi TNI AD.
“Kesatuan ini tidak hanya memiliki tugas utama dalam menjaga keamanan dan pertahanan wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan teritorial,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Konsep tersebut menempatkan TNI tidak hanya sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Fokus Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Salah satu misi utama yang diemban Yonif TP 939/Macan Putih adalah mendukung penguatan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Peran ini akan menyasar berbagai sektor strategis seperti pertanian, peternakan, hingga perikanan. TNI diharapkan hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu pengembangan potensi daerah sekaligus menjaga ketersediaan pangan.
Menurut Letkol Deddy, langkah tersebut merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam membangun kemandirian pangan nasional.
“Tujuannya agar TNI dapat terlibat langsung bersama masyarakat dalam menjaga kedaulatan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.
Setiap Daerah Diproyeksikan Miliki Kesatuan Serupa
Pemerintah pusat juga disebut menargetkan pembentukan satuan serupa di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia. Dengan model ini, peran TNI tidak lagi hanya identik dengan pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi elemen strategis dalam pembangunan berbasis teritorial.
Tasikmalaya menjadi salah satu daerah yang kini mulai merasakan implementasi kebijakan tersebut.
Dengan kehadiran Yonif TP 939/Macan Putih, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan rasa aman, tetapi juga manfaat langsung dari program-program pembangunan yang akan dijalankan bersama pemerintah daerah.(df)
- Penulis: adminastakona
