Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram.

Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, berpotensi menghadapi tekanan besar, terutama di titik-titik keramaian seperti terminal, rest area, pusat kuliner, hingga kawasan permukiman yang menjadi tujuan pemudik.

Pemerintah pun telah mengantisipasi kondisi ini melalui Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 03 Tahun 2026 yang menekankan pentingnya pengendalian sampah selama periode Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Tantangan Sampah di Tasikmalaya

Di Tasikmalaya sendiri, persoalan sampah bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, volume sampah harian cenderung meningkat, terutama saat momen hari besar seperti Lebaran. Aktivitas konsumsi masyarakat naik drastis, diikuti oleh meningkatnya sampah plastik sekali pakai, sisa makanan, hingga limbah kemasan.

Sejumlah titik seperti pasar tradisional, kawasan wisata lokal, dan jalur utama mudik kerap menjadi lokasi penumpukan sampah. Tanpa pengelolaan dan antisipasi serta partisipasi aktif dari masyarakat hal ini akan berpotensi menjadikan beberapa titik baru TPS Liar. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bukan hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan lingkungan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, mengatakan munculnya TPS liar tidak hanya disebabkan persoalan teknis pengangkutan sampah, tetapi juga rendahnya kesadaran sebagian masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

Selain itu, keterbatasan armada pengangkut serta luasnya wilayah pelayanan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas kebersihan di lapangan.

Peran Pemerintah Daerah

Mengacu pada kebijakan pusat, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mengendalikan sampah selama musim mudik. Beberapa langkah yang perlu dilakukan di antaranya:

  • Mengawasi dan memfasilitasi pengelolaan sampah di jalur mudik dan daerah penyangga
  • Menyediakan tempat sampah terpilah di fasilitas umum
  • Mengoptimalkan pengangkutan sampah agar tidak terjadi penumpukan
  • Menyediakan fasilitas pengolahan sampah di titik-titik strategis seperti rest area dan pusat kuliner
  • Membentuk posko dan satuan tugas kebersihan selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran

Langkah-langkah ini menjadi krusial untuk memastikan Tasikmalaya tetap bersih dan nyaman, baik bagi warga maupun para pemudik yang datang.

Peran Masyarakat dan Pemudik

Namun, upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa partisipasi aktif masyarakat. Di sinilah peran warga Tasikmalaya dan para pemudik menjadi sangat penting.

Ada beberapa langkah sederhana namun berdampak besar yang bisa dilakukan:

  1. Membawa botol minum atau tumbler untuk mengurangi sampah plastik
  2. Memilah sampah sesuai jenisnya
  3. Menggunakan tas belanja guna ulang
  4. Menghabiskan makanan untuk mengurangi limbah organik
  5. Membawa wadah makanan sendiri saat bepergian

Kebiasaan kecil ini, jika dilakukan secara kolektif, dapat secara signifikan menekan volume sampah selama mudik Lebaran 2026.

Ajakan Bersama Jaga Tasikmalaya

Momentum Lebaran sejatinya bukan hanya soal berkumpul dengan keluarga, tetapi juga tentang menjaga harmoni, termasuk dengan lingkungan. Kota Tasikmalaya yang bersih akan memberikan kesan positif bagi para pemudik sekaligus meningkatkan kenyamanan bersama.

Maka dari itu, mari jadikan mudik Lebaran 2026 sebagai momen perubahan. Bukan hanya pulang kampung, tetapi juga pulang dengan kesadaran baru untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Tasikmalaya bukan hanya tempat singgah, tapi juga rumah yang harus dijaga bersama. Sedikit langkah dari kita, bisa berarti besar bagi kebersihan kota ini.(red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ciamis Apresiasi Kurasi Chef Halal BI Tasikmalaya

    Bupati Ciamis Apresiasi Kurasi Chef Halal BI Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Kurasi Chef Halal yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya di Rest Area Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong pengembangan industri kuliner halal sekaligus membuka peluang bagi talenta daerah untuk bersaing di level nasional hingga internasional. Ajang […]

  • Jadwal Operasi Patuh Lodaya 2026 Belum Pasti, Ini Penyebabnya

    Jadwal Operasi Patuh Lodaya 2026 Belum Pasti, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Masyarakat yang menunggu pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya tahun ini harus bersabar. Hingga kini, Jadwal Operasi Patuh Lodaya 2026 belum dapat dipastikan setelah adanya keputusan penundaan yang disampaikan jajaran kepolisian. Sebelumnya, operasi penertiban lalu lintas tersebut direncanakan berlangsung mulai Senin (8/6/2026) dan berjalan selama dua pekan. Namun, pelaksanaannya ditangguhkan menyusul arahan dari […]

  • Pedagang Garut Plaza Berbagi Sembako Sambut Tahun Baru Islam

    Pedagang Garut Plaza Berbagi Sembako Sambut Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Semangat berbagi menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ditunjukkan oleh Pedagang Garut Plaza melalui kegiatan bakti sosial yang digelar di Lantai 2 Garut Plaza, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian para pedagang terhadap masyarakat kurang mampu sekaligus mempererat kebersamaan di tengah momentum pergantian tahun Hijriah. […]

  • Rizki Ramdani Ditemukan Meninggal, Pencarian di Bendungan Cijolang Berakhir

    Rizki Ramdani Ditemukan Meninggal, Pencarian di Bendungan Cijolang Berakhir

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Upaya pencarian seorang anak yang dilaporkan hilang saat berenang di kawasan Bendungan Cijolang, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Rizki Ramdani (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, bocah asal Dusun Bantardengdeng, Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah itu dilaporkan hilang saat bermain […]

  • tambang freeport papua

    Tambang Freeport Papua: Berkah bagi Investor, Kutukan bagi Masyarakat Adat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN HIDUP. Kisah panjang tambang Freeport Papua selalu menimbulkan kontroversi. Sejak masa pemerintahan Orde Baru di bawah Soeharto, Freeport McMoran, perusahaan asal Amerika Serikat, berhasil menancapkan pengaruhnya di bumi Papua melalui eksploitasi sumber daya alam berskala besar. Strategi Orde Baru yang membuka keran investasi asing setelah Indonesia beralih orientasi dari blok timur ke […]

  • Audiensi FPI dengan Bupati Ciamis Bahas Krisis Sosial

    Audiensi FPI dengan Bupati Ciamis Bahas Krisis Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Persoalan sosial di Kabupaten Ciamis kembali menjadi sorotan. Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Ciamis mendatangi Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi sosial yang dinilai kian memprihatinkan, mulai dari peredaran narkoba, minuman keras, kenakalan remaja, kriminalitas, hingga penataan kawasan publik bernuansa religius. Audiensi yang berlangsung di Ruang Oproom Sekretariat […]

expand_less