Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan markup pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo kembali memicu perdebatan luas, terutama di kalangan pekerja kreatif.

Seorang videografer profesional, Amsal Christy Sitepu, dituntut hukuman pidana atas tuduhan penggelembungan anggaran dalam proyek video profil desa tahun 2020–2022.

Nilai proyek yang dipermasalahkan disebut mencapai Rp30 juta per video, dengan total kerugian negara yang ditaksir sekitar Rp202 juta. Jaksa Penuntut Umum (JPU) bahkan menyebut sejumlah komponen pekerjaan seperti ide, editing, hingga dubbing seharusnya tidak dikenakan biaya.
Pernyataan inilah yang kemudian memicu reaksi keras dari komunitas kreatif.

Sudut Pandang Kreator: Ide Bukan Barang Gratis

Bagi para pekerja kreatif, narasi bahwa ide dan proses editing “seharusnya gratis” justru menunjukkan adanya kesenjangan pemahaman terhadap industri kreatif.

Dalam produksi video profil, proses tidak berhenti pada pengambilan gambar. Ada tahapan panjang yang melibatkan:

  • Riset konsep,
  • Penulisan naskah,
  • Pengambilan footage,
  • Penyuntingan visual,
  • Color grading,
  • Sound design.

Setiap tahap membutuhkan waktu, keahlian, serta perangkat yang tidak murah.

Banyak kreator menilai bahwa jika aspek-aspek tersebut dianggap tidak bernilai, maka hal itu berpotensi merendahkan profesi kreatif secara keseluruhan.

Ancaman Terhadap Ekosistem Industri Kreatif

Kasus dugaan markup pembuatan video profil ini dinilai bisa berdampak lebih luas. Bukan hanya soal hukum, tetapi juga berpotensi menghambat perkembangan industri kreatif di daerah.

Jika standar harga karya kreatif ditentukan tanpa pemahaman teknis, maka:

  • Kreator bisa takut mengambil proyek pemerintah,
  • Harga pasar menjadi tidak sehat,
  • Kualitas produksi berpotensi menurun.

Padahal, video profil desa sejatinya memiliki fungsi strategis sebagai media promosi potensi daerah, baik untuk pariwisata maupun investasi.

Fakta Persidangan: Kepala Desa Justru Membela

Menariknya, dalam persidangan, sebanyak 20 kepala desa dihadirkan sebagai saksi dan menyatakan bahwa pekerjaan yang dilakukan Amsal tidak bermasalah. Mereka mengaku puas dengan hasil video yang telah diproduksi.

Bahkan, proyek tersebut telah melalui persetujuan dan pembayaran resmi setelah pekerjaan selesai. Hal ini menimbulkan pertanyaan baru terkait standar penilaian “markup” dalam proyek kreatif.

Antara Regulasi dan Realita Lapangan

Kasus ini membuka diskusi penting: apakah sistem pengadaan dan audit negara sudah mampu memahami karakter pekerjaan kreatif?

Berbeda dengan proyek fisik, hasil karya kreatif tidak selalu bisa diukur hanya dari angka atau komponen material. Nilainya sering kali terletak pada ide, storytelling, dan dampak visual yang dihasilkan.

Jika pendekatan yang digunakan masih kaku, maka potensi konflik serupa akan terus berulang.

Perlu Pemahaman Baru Tentang Nilai Kreativitas

Polemik dugaan markup pembuatan video profil bukan sekadar kasus hukum biasa. Ini menjadi cerminan bahwa industri kreatif masih membutuhkan pengakuan yang lebih adil, baik dari sisi regulasi maupun persepsi publik.

Tanpa pemahaman yang tepat, bukan tidak mungkin para kreator justru akan semakin tersisih dalam proyek-proyek formal, padahal mereka adalah ujung tombak inovasi dan promosi di era digital saat ini.(red) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Garut Belajar dari Kepri untuk Dongkrak IPM Daerah

    Garut Belajar dari Kepri untuk Dongkrak IPM Daerah

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Upaya meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut. Salah satu langkah yang kini ditempuh adalah Garut belajar dari Kepri melalui penjajakan kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Langkah tersebut mengemuka saat Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad beserta […]

  • bencana di kabupaten tasikmalaya (2)

    Sepanjang Oktober, 13 Bencana di Kabupaten Tasikmalaya Terdata BPBD

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PERISTIWA. Catatan bencana di Kabupaten Tasikmalaya pada Oktober 2025 kembali menegaskan kerentanan wilayah ini terhadap fenomena hidrometeorologi. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan BPBD Kabupaten Tasikmalaya per 4 November 2025, tercatat 13 kejadian bencana terjadi dalam satu bulan terakhir. Peristiwa yang paling sering adalah angin kencang yang terjadi 7 kali di berbagai titik. Disusul 4 kejadian […]

  • berita lingkungan hidup

    Ciamis Kota Terbersih ASEAN, Tasikmalaya Gagap Urus Sampah

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, LINGKUNGAN. Kontras yang mencolok terpampang di perbatasan dua daerah di Priangan Timur. Kabupaten Ciamis, yang awal bulan lalu dinobatkan sebagai “The 6th ASEAN Environmentally Sustainable Cities (ESC) Award and 5th Certificates of Recognition (CoR)” kategori kota kecil terbersih (Clean Land). Penghargaan bergengsitingkat Asia Tenggara itu diumumkan dalam forum 18th ASEAN Ministerial Meeting on The […]

  • SATAS EXPO 2025

    SATAS EXPO 2025: Merayakan Kreativitas dan Semangat Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, ADVERTORIAL. Langkah kaki ratusan peserta Fun Run bergema di sepanjang jalan Kota Tasikmalaya, Sabtu pagi itu. Udara masih segar, tapi semangat mereka sudah menggelegar. Dari Alun-alun hingga halaman SMAN 1 Tasikmalaya, senyum dan tawa melebur menjadi satu. Hari itu bukan sekadar akhir pekan biasa. Hari itu adalah perayaan, sebuah momentum yang diberi nama SATAS […]

  • Rizki Ramdani Ditemukan Meninggal, Pencarian di Bendungan Cijolang Berakhir

    Rizki Ramdani Ditemukan Meninggal, Pencarian di Bendungan Cijolang Berakhir

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Upaya pencarian seorang anak yang dilaporkan hilang saat berenang di kawasan Bendungan Cijolang, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Rizki Ramdani (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, bocah asal Dusun Bantardengdeng, Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah itu dilaporkan hilang saat bermain […]

  • Kebakaran di Rancabango Tasikmalaya Saat Salat Jumat, Warga Panik

    Kebakaran di Rancabango Tasikmalaya Saat Salat Jumat, Warga Panik

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Peristiwa Kebakaran di Rancabango Tasikmalaya menggemparkan warga Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Jumat (12/6/2026) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB itu berlangsung saat sebagian besar warga laki-laki tengah melaksanakan Salat Jumat, sehingga suasana di lingkungan permukiman mendadak berubah panik. Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari salah satu rumah di kawasan […]

expand_less