Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » DPR Usul 1.000 Bioskop Desa, Netizen: Sekolah Rusak Dulu yang Dibenahi

DPR Usul 1.000 Bioskop Desa, Netizen: Sekolah Rusak Dulu yang Dibenahi

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA NASIONAL – Usulan pembangunan 1.000 bioskop desa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 memicu perdebatan publik. Di satu sisi, gagasan tersebut disebut sebagai upaya menghidupkan industri perfilman lokal dan production house (PH) kecil di daerah. Namun di sisi lain, banyak masyarakat menilai anggaran negara seharusnya diprioritaskan untuk sektor yang lebih mendesak seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Usulan tersebut disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahmawati, yang mendorong pemerintah menyiapkan skema pendanaan untuk menghadirkan bioskop desa sebagai ruang distribusi karya perfilman daerah.

Menurutnya, selama ini banyak rumah produksi kecil di daerah kesulitan menembus jaringan bioskop besar, sehingga karya mereka minim ruang tayang.

“Pemerintah mungkin bisa menyiapkan insentif fiskal untuk PH kecil di daerah dan mengalokasikan anggaran 1.000 layar bioskop desa dari APBN 2027. Ini agar PH kecil bisa hidup,” ujar Rahmawati.

Menurutnya, kehadiran bioskop desa bisa menjadi stimulus bagi tumbuhnya ekosistem industri kreatif lokal sekaligus membuka akses hiburan dan edukasi di wilayah yang selama ini belum tersentuh fasilitas perfilman.

Tuai Kritik, Warganet Soroti Prioritas Anggaran

Meski diklaim sebagai upaya membangun industri kreatif nasional, usulan tersebut langsung menuai respons keras dari publik.

Banyak warganet mempertanyakan urgensi pembangunan bioskop desa menggunakan dana negara, terlebih ketika masih banyak persoalan mendasar yang belum tertangani.

Sebagian publik menilai sektor pendidikan dan kesehatan jauh lebih layak menjadi prioritas penggunaan APBN dibanding pembangunan fasilitas hiburan.

“Sekolah rusak masih banyak, fasilitas kesehatan juga belum merata. Kok malah mau bikin bioskop?” tulis salah satu komentar warganet.

Komentar lain bahkan menyebut gagasan tersebut berpotensi dianggap tidak sensitif terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini.

Kritik lain muncul terkait efektivitas program tersebut. Publik mempertanyakan apakah bioskop desa benar-benar akan diminati masyarakat pedesaan atau justru berakhir menjadi proyek mahal dengan pemanfaatan rendah.

DPR Nilai Bioskop Desa Bisa Jadi Investasi Industri Kreatif

Di tengah polemik, gagasan tersebut juga mendapat pembelaan dari pihak yang melihat potensi jangka panjang bagi ekonomi kreatif.

Pendukung ide ini menilai pembangunan bioskop desa bukan semata soal hiburan, melainkan bagian dari membangun infrastruktur distribusi konten kreatif nasional.

Dengan adanya ruang tayang alternatif, film-film produksi daerah dinilai berpeluang mendapat panggung yang lebih luas tanpa harus bersaing langsung dengan film komersial besar di jaringan bioskop nasional.

Selain itu, keberadaan bioskop desa juga disebut dapat membuka peluang ekonomi baru di daerah, mulai dari operasional tempat, tenaga kerja, hingga aktivitas UMKM pendukung.

Namun hingga kini, belum ada penjelasan detail terkait skema pembiayaan, besaran anggaran, model operasional, maupun kajian kebutuhan masyarakat terhadap program tersebut.

Karena itu, polemik diperkirakan masih akan terus berkembang seiring pembahasan arah kebijakan APBN 2027.

Di tengah perdebatan ini, satu pertanyaan besar mengemuka:  apakah bioskop desa merupakan investasi visioner untuk industri kreatif, atau justru kebijakan yang salah prioritas? (hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miras Ilegal Disasar, Polresta Tasikmalaya Gelar Razia

    Miras Ilegal Disasar, Polresta Tasikmalaya Gelar Razia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polresta Tasikmalaya menggencarkan razia penyakit masyarakat dengan menyasar peredaran minuman keras (miras) ilegal dan obat-obatan terlarang di sejumlah titik wilayah Kota Tasikmalaya. Dalam operasi gabungan yang digelar Rabu (20/5/2026), petugas berhasil mengamankan 52 botol minuman keras berbagai merek. Razia tersebut melibatkan personel dari Satuan Samapta dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Tasikmalaya […]

  • Gardu Listrik Terbakar di Awipari, Ledakan Sempat Bikin Warga Geger

    Gardu Listrik Terbakar di Awipari, Ledakan Sempat Bikin Warga Geger

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana malam di kawasan Jalan KH Khoer Affandi, Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya mendadak berubah mencekam setelah sebuah gardu listrik mengalami ledakan dan mengeluarkan kobaran api, Jumat (6/6/2026) sekitar pukul 21.55 WIB. Suara dentuman yang cukup keras membuat warga sekitar terkejut. Beberapa warga yang tengah berada di luar rumah langsung […]

  • Viral Poster BYD Ada Logo Gerindra, Benarkah Ada Unsur Politik? Ini Faktanya

    Viral Poster BYD Ada Logo Gerindra, Benarkah Ada Unsur Politik? Ini Faktanya

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Media sosial diramaikan dengan kemunculan logo Partai Gerindra dalam poster promosi acara BYD Tech-Culture Fest, event teknologi dan otomotif yang digelar di kawasan Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Kemunculan logo partai politik dalam materi promosi acara tersebut langsung memicu berbagai spekulasi publik. Sejumlah netizen mempertanyakan apakah ada unsur […]

  • Bocah Hilang di Bendungan Tangkolo, Pencarian Masih Terus Berlanjut

    Bocah Hilang di Bendungan Tangkolo, Pencarian Masih Terus Berlanjut

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Suasana haru dan cemas menyelimuti kawasan Bendungan Tangkolo, Desa Patakaharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, setelah seorang anak laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan hilang saat bermain dan berenang di aliran Sungai Cijolang, Senin (8/6/2026). Hingga berita ini ditulis, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh warga bersama sejumlah relawan dan unsur terkait. […]

  • Serdik Sespimma Polri Tanam Pohon Hijaukan Tasikmalaya

    Serdik Sespimma Polri Tanam Pohon Hijaukan Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan ditunjukkan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimma) Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 melalui aksi penanaman pohon di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026). Kegiatan penghijauan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Praktik Kerja Profesi (PKP) yang dijalani para peserta didik. Tak sekadar agenda […]

  • Drama Jelang Iduladha, Sapi Kurban 720 Kg Tercebur di Tasikmalaya

    Drama Jelang Iduladha, Sapi Kurban 720 Kg Tercebur di Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang Iduladha, insiden tak terduga terjadi di Kota Tasikmalaya. Seekor sapi kurban jenis Limousin dengan bobot mencapai sekitar 720 kilogram tercebur ke dalam kolam saat proses pemindahan menuju lokasi penyembelihan, Selasa (26/5/2026). Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Lengo, Jalan Bantarsari RT 03 RW 07, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Insiden […]

expand_less