Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » DPR Usul 1.000 Bioskop Desa, Netizen: Sekolah Rusak Dulu yang Dibenahi

DPR Usul 1.000 Bioskop Desa, Netizen: Sekolah Rusak Dulu yang Dibenahi

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA NASIONAL – Usulan pembangunan 1.000 bioskop desa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 memicu perdebatan publik. Di satu sisi, gagasan tersebut disebut sebagai upaya menghidupkan industri perfilman lokal dan production house (PH) kecil di daerah. Namun di sisi lain, banyak masyarakat menilai anggaran negara seharusnya diprioritaskan untuk sektor yang lebih mendesak seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Usulan tersebut disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahmawati, yang mendorong pemerintah menyiapkan skema pendanaan untuk menghadirkan bioskop desa sebagai ruang distribusi karya perfilman daerah.

Menurutnya, selama ini banyak rumah produksi kecil di daerah kesulitan menembus jaringan bioskop besar, sehingga karya mereka minim ruang tayang.

“Pemerintah mungkin bisa menyiapkan insentif fiskal untuk PH kecil di daerah dan mengalokasikan anggaran 1.000 layar bioskop desa dari APBN 2027. Ini agar PH kecil bisa hidup,” ujar Rahmawati.

Menurutnya, kehadiran bioskop desa bisa menjadi stimulus bagi tumbuhnya ekosistem industri kreatif lokal sekaligus membuka akses hiburan dan edukasi di wilayah yang selama ini belum tersentuh fasilitas perfilman.

Tuai Kritik, Warganet Soroti Prioritas Anggaran

Meski diklaim sebagai upaya membangun industri kreatif nasional, usulan tersebut langsung menuai respons keras dari publik.

Banyak warganet mempertanyakan urgensi pembangunan bioskop desa menggunakan dana negara, terlebih ketika masih banyak persoalan mendasar yang belum tertangani.

Sebagian publik menilai sektor pendidikan dan kesehatan jauh lebih layak menjadi prioritas penggunaan APBN dibanding pembangunan fasilitas hiburan.

“Sekolah rusak masih banyak, fasilitas kesehatan juga belum merata. Kok malah mau bikin bioskop?” tulis salah satu komentar warganet.

Komentar lain bahkan menyebut gagasan tersebut berpotensi dianggap tidak sensitif terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini.

Kritik lain muncul terkait efektivitas program tersebut. Publik mempertanyakan apakah bioskop desa benar-benar akan diminati masyarakat pedesaan atau justru berakhir menjadi proyek mahal dengan pemanfaatan rendah.

DPR Nilai Bioskop Desa Bisa Jadi Investasi Industri Kreatif

Di tengah polemik, gagasan tersebut juga mendapat pembelaan dari pihak yang melihat potensi jangka panjang bagi ekonomi kreatif.

Pendukung ide ini menilai pembangunan bioskop desa bukan semata soal hiburan, melainkan bagian dari membangun infrastruktur distribusi konten kreatif nasional.

Dengan adanya ruang tayang alternatif, film-film produksi daerah dinilai berpeluang mendapat panggung yang lebih luas tanpa harus bersaing langsung dengan film komersial besar di jaringan bioskop nasional.

Selain itu, keberadaan bioskop desa juga disebut dapat membuka peluang ekonomi baru di daerah, mulai dari operasional tempat, tenaga kerja, hingga aktivitas UMKM pendukung.

Namun hingga kini, belum ada penjelasan detail terkait skema pembiayaan, besaran anggaran, model operasional, maupun kajian kebutuhan masyarakat terhadap program tersebut.

Karena itu, polemik diperkirakan masih akan terus berkembang seiring pembahasan arah kebijakan APBN 2027.

Di tengah perdebatan ini, satu pertanyaan besar mengemuka:  apakah bioskop desa merupakan investasi visioner untuk industri kreatif, atau justru kebijakan yang salah prioritas? (hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

    Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memotong tunjangan DPRD bukan kebijakan populer. Tidak ada panggung, tidak ada klaim pencitraan. Namun justru di situlah kekuatannya. Di tengah tekanan fiskal, dua daerah ini menyentuh pos anggaran yang selama ini dianggap sensitif secara politik. Langkah dan Kebijakan DPRD Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar Di […]

  • Hari Jadi Ciamis ke-384 Diisi Khitanan Massal untuk 51 Anak

    Hari Jadi Ciamis ke-384 Diisi Khitanan Massal untuk 51 Anak

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Peringatan Hari Jadi Ciamis ke-384 tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial dan agenda pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Ciamis memilih menghadirkan kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat melalui bakti sosial khitanan massal yang diikuti puluhan anak dari berbagai wilayah. Kegiatan yang berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Selasa (9/6/2026), tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan […]

  • Tambang Ilegal Tasikmalaya Disorot, ESDM Sebut Hanya Dua Berizin

    Tambang Ilegal Tasikmalaya Disorot, ESDM Sebut Hanya Dua Berizin

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Isu tambang ilegal Tasikmalaya kembali menjadi perhatian setelah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah VI Tasikmalaya mengungkap fakta bahwa hingga saat ini hanya terdapat dua perusahaan yang mengantongi izin resmi untuk melakukan aktivitas pertambangan di Kota Tasikmalaya. Koordinator Penambangan dan Air Tanah ESDM Wilayah VI Tasikmalaya, Narendra Surya, menyebutkan […]

  • Kebakaran Toko Elektronik Tasikmalaya, Korsleting Diduga Hanguskan Aset Rp250 Juta

    Kebakaran Toko Elektronik Tasikmalaya, Korsleting Diduga Hanguskan Aset Rp250 Juta

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Insiden kebakaran toko elektronik di Tasikmalaya kembali terjadi. Sebuah ruko usaha elektronik di kawasan Babakan Jati, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, hangus terbakar pada Minggu pagi (24/5/2026). Dugaan awal, api berasal dari gangguan instalasi listrik atau korsleting yang memicu kebakaran dari dalam bangunan. Toko yang terbakar diketahui milik Deni, berlokasi di Jalan […]

  • klarifikasi-puskesmas-cimerak-pantai-madasari-astakona

    Puskesmas Cimerak Klarifikasi Keluhan Ambulans Korban Pantai Madasari Pangandaran

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA PANGANDARAN – Puskesmas Cimerak akhirnya memberikan penjelasan terkait keluhan keluarga wisatawan asal Kabupaten Garut, Siti Atika (58), yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan laut di kawasan Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Pangandaran, Jumat (15/5/2026). Sebelumnya, keluarga korban menyampaikan kekecewaan terhadap proses pelayanan, khususnya terkait penanganan ambulans untuk pemulangan jenazah yang dinilai berlangsung lambat. Keluhan […]

  • Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa […]

expand_less