FKRWG Luncurkan Asdes, Pemkab Garut Dukung Digitalisasi Layanan Desa
- account_circle adminastakona
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA GARUT — Forum Komunikasi Rukun Warga Garut (FKRWG) menandai peringatan Milangkala ke-1 dengan meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital bernama Asisten Desa (Asdes). Peluncuran aplikasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut sebagai bagian dari dorongan transformasi digital dalam pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput.
Kegiatan yang digelar di Gedung Pemuda, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Minggu, 17 Mei 2026 itu menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran Rukun Warga (RW) dalam pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Garut, Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Yudi Juliandi, menyampaikan apresiasi atas kiprah FKRWG selama satu tahun terakhir.
Menurut Yudi, keberadaan RW memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Berdasarkan data DPMD Kabupaten Garut, saat ini terdapat 4.271 RW di 421 desa serta 379 RW di 21 kelurahan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut, kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian FKRWG selama satu tahun ini dalam memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Yudi dalam sambutannya.
Ia berharap inovasi digital Asdes dapat diterapkan secara berkelanjutan di berbagai desa dan kelurahan sebagai upaya mempercepat pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.
Asdes Jadi Solusi Pelayanan Publik Berbasis Digital
Ketua Umum FKRWG, Beni Nurbayani, menjelaskan bahwa aplikasi Asisten Desa (Asdes) merupakan sistem pelayanan publik berbasis internet yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi maupun kebutuhan pelayanan lainnya di tingkat lingkungan.
Menurutnya, peluncuran aplikasi ini menjadi “kado” istimewa dalam peringatan hari jadi pertama FKRWG, sekaligus bentuk kontribusi nyata organisasi dalam mendukung kemajuan pelayanan publik di Kabupaten Garut.
“Melalui sinergi yang terjalin, kami ingin RT dan RW memiliki peran strategis yang lebih kuat. Asdes hadir sebagai sistem pelayanan publik berbasis digital untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” kata Beni.
Dukungan terhadap inovasi ini juga datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut. Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Statistika (Aptika) Diskominfo Garut, Anry Sutrisno, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengembangan aplikasi tersebut.
“Kami mendukung penuh inovasi Asdes. Jika ada yang perlu disinergikan atau dikonsultasikan, Diskominfo siap membantu,” ujarnya.
Milangkala Jadi Momentum Penguatan Solidaritas
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Milangkala ke-1 FKRWG, Jajang, mengatakan kegiatan tahun ini mengangkat tema “Semangat Membangun Solidaritas, Bersinergi, dan Gotong Royong Mewujudkan Garut Hebat Berkelanjutan.”
Ia menyebut kegiatan tersebut terlaksana secara mandiri melalui kontribusi internal para anggota RW, sebagai bentuk komitmen membangun organisasi dari tingkat bawah.
Menurut Jajang, semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam memperkuat eksistensi FKRWG sebagai wadah komunikasi dan sinergi antar-RW di Kabupaten Garut.
Selain agenda seremonial dan peluncuran inovasi digital, kegiatan Milangkala ke-1 FKRWG juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian bantuan sembako kepada anak yatim piatu.
Momentum tersebut menegaskan bahwa FKRWG tidak hanya fokus pada penguatan kelembagaan dan inovasi pelayanan, tetapi juga pada kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. (dh/df)
- Penulis: adminastakona
