Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Optimal

Proyek Irigasi Cikalang Rp5,6 Miliar Disorot, Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Optimal

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYAWakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Kang Wahid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek irigasi Cikalang setelah menerima aduan dari Forum Masyarakat Peduli Cikalang terkait dugaan kualitas pekerjaan yang dinilai kurang maksimal.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi proyek di lapangan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat yang selama ini mempertanyakan hasil pekerjaan proyek irigasi tersebut.

Dalam sidak tersebut, Kang Wahid meninjau jalur saluran irigasi mulai dari bagian hulu hingga hilir guna memastikan kondisi konstruksi yang telah dikerjakan.


Hasil Pekerjaan Dinilai Belum Memberi Manfaat

Perwakilan Forum Masyarakat Peduli Cikalang, Heri Ferianto, menyampaikan bahwa hingga saat ini hasil dari proyek irigasi Cikalang belum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, meskipun proyek tersebut telah mendapatkan dua kali perpanjangan waktu pelaksanaan, kondisi saluran irigasi masih belum berfungsi secara optimal.

Ia menilai salah satu penyebabnya adalah pekerjaan elevasi saluran yang tidak dilakukan secara tepat, sehingga air belum dapat mengalir dengan baik.

Padahal secara progres volume pekerjaan, pihak pelaksana disebut telah menyatakan bahwa pekerjaan proyek telah selesai.


Air Mengalir Tidak Sesuai Arah

Saat melakukan peninjauan di kawasan BCKL Blok Gabug, Kang Wahid menemukan kondisi yang cukup janggal.

Air yang seharusnya mengalir ke hilir justru terlihat berbalik arah menuju hulu. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya persoalan pada kemiringan atau elevasi saluran.

Temuan lain juga terlihat pada bagian hilir yang dikerjakan oleh PSDA Citanduy UPTD Provinsi Jawa Barat, dimana posisi elevasinya justru lebih tinggi.

Kondisi ini membuat aliran air sulit mengalir secara normal sehingga fungsi dari proyek irigasi Cikalang belum dapat berjalan sebagaimana mestinya.


Dugaan Miskomunikasi Antar Instansi

Permasalahan teknis tersebut juga memunculkan dugaan adanya miskomunikasi antar instansi yang terlibat dalam proyek.

Irigasi Cikalang berada di bawah kewenangan PSDA PUPR Kota Tasikmalaya, sementara sebagian pekerjaan juga melibatkan PSDA UPTD Provinsi Jawa Barat serta BBWS Citanduy.

Perbedaan elevasi yang terjadi di lapangan membuat masyarakat mempertanyakan bagaimana koordinasi dan perencanaan teknis dari proyek irigasi Cikalang sejak awal.


Kualitas Pekerjaan Jadi Sorotan Publik

Sejak awal pelaksanaan, proyek ini memang sudah menjadi perhatian masyarakat.

Sejumlah warga menilai kualitas pekerjaan dalam proyek irigasi Cikalang terlihat kurang rapi dan terkesan terburu-buru.

Bahkan beberapa waktu lalu sempat beredar di media sosial dugaan bahwa pekerjaan proyek dilaksanakan tanpa gambar teknis yang jelas.

Jika dugaan tersebut benar, maka hal itu menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan proyek infrastruktur pemerintah.

Proyek ini sendiri dilaksanakan oleh PT Hutama Karya (Persero), perusahaan BUMN yang selama ini menangani berbagai proyek strategis nasional.


Pengawasan Proyek Ikut Dipertanyakan

Selain pelaksanaan pekerjaan, sistem pengawasan proyek juga menjadi sorotan.

Konsultan supervisi diketahui baru mulai berkontrak sekitar satu bulan setelah proyek berjalan.

Artinya, pada masa awal pekerjaan proyek irigasi Cikalang, kegiatan konstruksi berlangsung tanpa pengawasan resmi.

Pengawasan proyek sendiri dilakukan oleh PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), yang juga merupakan perusahaan BUMN.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi kualitas pekerjaan di lapangan.


Warga Keluhkan Upah dan Kerugian

Di sisi lain, warga yang ikut terlibat dalam pengerjaan proyek juga mengeluhkan persoalan pembayaran upah.

Beberapa pekerja mengaku hingga saat ini belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka lakukan.

Selain itu, terdapat juga laporan mengenai jasa dan material yang belum dibayarkan serta aset warga yang mengalami kerusakan akibat aktivitas proyek namun belum mendapatkan kompensasi.


Warga Segel Lokasi Proyek

Sebagai bentuk kekecewaan, warga akhirnya melakukan penyegelan di lokasi proyek irigasi Cikalang.

Mereka memasang spanduk di area proyek bertuliskan:

“Proyek Bermasalah Disegel Warga, Kontrak Bermasalah, Pekerjaan Buruk dan Upah Tidak Dibayar.”

Aksi tersebut dilakukan untuk meminta perhatian pemerintah agar persoalan proyek segera ditangani.


DPRD Akan Bahas dan Dorong Evaluasi

Menanggapi berbagai temuan di lapangan, Kang Wahid menyatakan akan membawa persoalan proyek irigasi Cikalang ke pembahasan bersama Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya.

Ia juga membuka kemungkinan agar persoalan ini disampaikan ke pemerintah pusat, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran APBN sebesar Rp5,6 miliar melalui program Inpres Tahap III Tahun 2025.

Menurutnya, proyek yang didanai anggaran negara seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dikerjakan dengan kualitas yang baik. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • ICS Compute

    ICS Compute Luncurkan Redpumpkin.AI Legal & HR Assistant

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 23
    • 0Komentar

    astakona.com, TEKNOLOGI. ICS Compute, mitra AWS Advanced Partner di Indonesia, kembali mempertegas posisinya sebagai pelopor adopsi Generative AI (GenAI) dengan merilis solusi terbaru yang menyasar fungsi vital perusahaan, yakni Legal dan HR. Peluncuran ini melanjutkan sukses platform Redpumpkin.AI, yang sebelumnya memperkenalkan GenAI Virtual Assistant dan GenAI Coding Assistant. Dengan tambahan solusi baru, ICS Compute ingin […]

  • Aksi Solidaritas Driver Ojek Online (Ojol) di Mapolres Tasikmalaya Kota

    Aksi Solidaritas Driver Ojek Online (Ojol) di Mapolres Tasikmalaya Kota

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pada Jumat, 29 Agustus 2025, ratusan driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam komunitas Driver Online Priangan Timur menggelar aksi solidaritas di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap tragedi yang menimpa rekan sesama driver ojol, Affan Kurniawan, yang meninggal dunia setelah tertabrak mobil rantis Brimob di […]

  • Santunan Yatim dan Dhuafa di Masjid Rahmatullah Jadi Wadah Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

    Santunan Yatim dan Dhuafa di Masjid Rahmatullah Jadi Wadah Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah kembali digelar menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara warga Perum BRP Kota Tasikmalaya dengan masyarakat sekitar, mempererat ukhuwah Islamiyah dalam suasana penuh kebersamaan. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dibuka dengan lantunan ayat […]

  • Satelit Nusantara Lima untuk Pelosok Indonesia

    Satelit Nusantara Lima Resmi Diluncurkan, Internet Cepat Hingga Pelosok Indonesia

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 21
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA TEKNOLOGI. Indonesia memasuki babak baru dalam pemerataan akses digital dengan kehadiran Satelit Nusantara Lima. Satelit komunikasi modern ini resmi diluncurkan pada Selasa (9/9/2025) dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, menggunakan roket SpaceX Falcon 9. Proyek ambisius yang digagas PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ini bertujuan memperluas jangkauan internet hingga ke wilayah 3T (Tertinggal, […]

  • Kota Tasikmalaya: Program Normalisasi Cimulu

    Kota Tasikmalaya: Program Normalisasi Cimulu

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA JAWA BARAT – Program normalisasi Cimulu di Kota Tasikmalaya kembali dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Satpol PP. Sebanyak 70 titik pelanggaran ditemukan di sepanjang aliran Sungai Cimulu, dengan 10 titik diprioritaskan untuk pembongkaran karena mengganggu fungsi saluran irigasi. Kegiatan ini berlandaskan Perda K3 dan dilakukan untuk mencegah banjir serta memulihkan fungsi irigasi. […]

  • Pemkab Ciamis Dorong Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Sekadar Pencitraan

    Pemkab Ciamis Dorong Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Sekadar Pencitraan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar mempercantik wajah daerah menjelang kunjungan pejabat. Lebih dari itu, Pemkab ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar kebersihan menjadi budaya yang berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, […]

expand_less