Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dorong Partisipasi UMKM, Pemkot Tekankan Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya

Dorong Partisipasi UMKM, Pemkot Tekankan Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) mengajak seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berperan aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya. Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas, Sofian Zaenal Mutaqien, sebagai bagian dari upaya memperkuat basis data ekonomi daerah.

Menurut Sofian, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan data yang akurat dan mutakhir. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah harus berpijak pada kondisi riil di lapangan, yang hanya dapat diperoleh melalui partisipasi aktif masyarakat, khususnya pelaku usaha.

“Data yang valid akan melahirkan kebijakan yang tepat. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku UMKM untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya dengan memberikan informasi yang benar dan jujur,” ujarnya.

Peran Strategis UMKM dalam Perekonomian Daerah

UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di daerah seperti Tasikmalaya. Berdasarkan berbagai data nasional, sektor UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap sebagian besar tenaga kerja.

Di Kota Tasikmalaya sendiri, geliat UMKM terlihat dari beragam sektor usaha, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga perdagangan. Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam hal pendataan yang komprehensif, terutama terkait skala usaha, omzet, hingga kendala yang dihadapi pelaku usaha.

Melalui Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi aktual UMKM. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam merancang program pembinaan, bantuan, hingga kebijakan strategis lainnya.

Jaminan Keamanan Data Pelaku Usaha

Salah satu kekhawatiran yang kerap muncul di kalangan pelaku usaha adalah terkait keamanan data yang diberikan. Menanggapi hal tersebut, Sofian memastikan bahwa seluruh informasi yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya dijamin kerahasiaannya.

Ia menegaskan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pelaksana sensus memiliki standar tinggi dalam menjaga keamanan data responden. Informasi yang dihimpun hanya akan digunakan untuk kepentingan statistik dan perencanaan pembangunan, bukan untuk kepentingan lain.

“Pelaku usaha tidak perlu ragu. Data yang diberikan aman dan tidak akan disalahgunakan. Justru dari data itulah pemerintah bisa menyusun program yang benar-benar sesuai kebutuhan UMKM,” tegasnya.

Kolaborasi dengan BPS dan Dukungan Masyarakat

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya akan melibatkan petugas dari BPS yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan. Dalam hal ini, pemerintah daerah mengimbau agar masyarakat, khususnya pelaku usaha, dapat menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi yang dibutuhkan secara terbuka.
Kolaborasi antara pemerintah, BPS, dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci sukses pelaksanaan sensus. Tanpa dukungan dari masyarakat, data yang dihasilkan berpotensi tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Selain itu, sensus ekonomi juga menjadi momentum untuk meningkatkan literasi pelaku usaha terhadap pentingnya data. Dengan memahami manfaatnya, diharapkan ke depan pelaku UMKM lebih proaktif dalam berbagai kegiatan pendataan maupun program pemerintah.

Fondasi Menuju UMKM Naik Kelas

Lebih jauh, hasil dari Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mendorong UMKM naik kelas. Data yang lengkap dan akurat akan membantu pemerintah dalam menentukan prioritas program, mulai dari akses permodalan, pelatihan, digitalisasi usaha, hingga perluasan pasar.

Tasikmalaya yang dikenal sebagai kota kreatif memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh kebijakan yang berbasis data agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sofian menekankan bahwa partisipasi aktif pelaku UMKM bukan hanya membantu pemerintah, tetapi juga berdampak langsung bagi perkembangan usaha mereka sendiri. Dengan terdata secara resmi, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan akses program pemerintah.

Membangun Ekonomi Daerah yang Lebih Kuat

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan langkah strategis dalam membangun fondasi ekonomi daerah yang lebih kuat dan inklusif. Data yang dihasilkan akan menjadi pijakan dalam menyusun arah pembangunan ekonomi ke depan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus ini. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang lebih sehat, kompetitif, dan berdaya saing.

“Bersama-sama kita wujudkan UMKM naik kelas dan ekonomi daerah yang semakin kokoh melalui Sensus Ekonomi 2026 di Tasikmalaya,” pungkas Sofian. (FD(

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kesbangpol kab tasikmalaya

    Kesbang Kab. Tasikmalaya Nyalakan Semangat Kebangsaan Siswa Lewat Game

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 46
    • 0Komentar

    astakona.com, ADVERTORIAL. Suasana riuh terdengar di aula SMP Negeri 1 Cigalontang. Bukan karena pertandingan olahraga atau pentas seni, melainkan karena ratusan siswa tengah larut dalam permainan interaktif yang sarat makna kebangsaan. Inilah cara baru yang dihadirkan Kesbang Kab. Tasikmalaya untuk menanamkan cinta tanah air sejak dini. Alih-alih duduk mendengarkan seminar panjang atau diskusi formal, 150 siswa […]

  • Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Situasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait. Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, […]

  • Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya kini memasuki fase implementasi konkret. Melalui platform layanan terpadu berbasis internet, berbagai kebutuhan informasi dan pelayanan publik terintegrasi dalam satu sistem. Inisiatif ini diwujudkan melalui Gapura Kabupaten Tasikmalaya, sebuah portal manajemen layanan digital yang dirancang untuk menyederhanakan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah. Kehadiran […]

  • Pemkab Ciamis Dorong Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Sekadar Pencitraan

    Pemkab Ciamis Dorong Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Sekadar Pencitraan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar mempercantik wajah daerah menjelang kunjungan pejabat. Lebih dari itu, Pemkab ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar kebersihan menjadi budaya yang berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, […]

  • Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan markup pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo kembali memicu perdebatan luas, terutama di kalangan pekerja kreatif. Seorang videografer profesional, Amsal Christy Sitepu, dituntut hukuman pidana atas tuduhan penggelembungan anggaran dalam proyek video profil desa tahun 2020–2022. Nilai proyek yang dipermasalahkan disebut mencapai Rp30 juta per video, dengan total […]

  • 302 Koperasi Merah Putih Tasikmalaya Diperkuat Armada Logistik Desa

    302 Koperasi Merah Putih Tasikmalaya Diperkuat Armada Logistik Desa

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Program pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya terus bergerak menuju tahap operasional. Selain pembangunan gedung koperasi, pemerintah kini mulai memperkuat infrastruktur pendukung berupa armada logistik yang diproyeksikan menjadi penggerak distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa. Sebanyak 302 unit Koperasi Merah Putih direncanakan beroperasi […]

expand_less