Wisatawan Garut Tewas di Pantai Madasari, Keluarga Keluhkan Pelayanan
- account_circle adminastakona
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA PANGANDARAN – Duka mendalam menyelimuti keluarga wisatawan asal Kabupaten Garut, Siti Atika (58), yang tewas setelah terseret ombak di kawasan Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jumat (15/5/2026). Di tengah suasana kehilangan, keluarga korban juga menyampaikan keluhan terkait proses pemulangan jenazah yang dinilai berjalan lambat.
Keluarga mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kepastian mengenai kendaraan ambulans yang akan digunakan membawa jenazah ke Garut.
Anak korban, Astika Dewi, mengungkapkan kekecewaannya atas proses tersebut. Menurutnya, sejak pagi hari keluarga telah menunggu kepastian, namun proses pemulangan belum juga terlaksana hingga menjelang siang.
Ia menyebut keluarga sempat mendapat informasi mengenai kemungkinan bantuan atau skema tertentu untuk mendukung pemulangan jenazah, tetapi realisasinya tidak segera jelas.
Meski demikian, keluarga menegaskan persoalan utama bukan semata biaya, melainkan lambatnya kepastian di tengah situasi duka.
Keluarga Soroti Ketersediaan Ambulans
Menurut penuturan keluarga, sempat muncul informasi bahwa ambulans milik fasilitas kesehatan setempat tidak dapat digunakan karena harus tetap siaga untuk kebutuhan layanan darurat. Penjelasan tersebut memunculkan kekecewaan dari pihak keluarga yang saat itu tengah menunggu kepastian pemulangan.
Bagi keluarga, situasi tersebut menambah tekanan emosional setelah sebelumnya kehilangan anggota keluarga akibat musibah di lokasi wisata.
Setelah melalui proses penantian, jenazah akhirnya diberangkatkan menuju Kabupaten Garut menggunakan ambulans milik RSUD Pandega Pangandaran.
Meski menyampaikan kritik terhadap proses layanan tertentu, keluarga tetap mengapresiasi bantuan dari aparat kepolisian dan unsur kecamatan yang disebut turut membantu selama penanganan kejadian.
Kronologi Korban Terseret Ombak
Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di kawasan Blok Karang Segeuh, Pantai Madasari. Korban diketahui datang bersama keluarga untuk berlibur menikmati suasana pantai selatan. Saat kejadian, korban disebut berada di area batu karang dekat bibir pantai untuk berfoto.
Di waktu bersamaan, ombak besar datang dan menyeret korban ke laut. Keluarga yang berada di sekitar lokasi sempat panik dan berupaya meminta bantuan.
Menurut keterangan keluarga, korban bukan sedang berenang, melainkan berdiri di area batuan saat ombak datang.
Sempat Dievakuasi dalam Kondisi Bernapas
Beberapa saat setelah terseret, tubuh korban kembali terbawa arus ke tepian pantai. Warga bersama pengunjung lain langsung memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat proses evakuasi. Namun setelah mendapat penanganan medis di Puskesmas Cimerak, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa wisatawan tewas di Pantai Madasari ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di kawasan wisata pantai selatan yang dikenal memiliki karakter ombak besar dan arus kuat. (fd)
- Penulis: adminastakona
