Serdik Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Bakti Sosial di Tasikmalaya
- account_circle adminastakona
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana berbeda tampak di lingkungan Polres Tasikmalaya. Jika biasanya aktivitas kepolisian identik dengan pelayanan keamanan dan penegakan hukum, kali ini para personel justru terlihat sibuk melayani warga lanjut usia hingga anak-anak yatim dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Gedung Pertemuan Warga Polres Tasikmalaya.
Mereka merupakan para peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri Angkatan ke-75 Kelompok Kerja (Pokjar) 1 yang tengah menjalani pendidikan. Melalui kegiatan bertajuk “Peduli Sesama, Wujud Nyata Pengabdian untuk Sesama”, para serdik menunjukkan sisi humanis kepolisian melalui aksi sosial yang menyasar masyarakat membutuhkan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sespimma Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Victor Togi Tambunan, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Alayubi, Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama, serta perwakilan Kodim 0612/Tasikmalaya.
Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Alayubi, mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar para peserta didik Sespimma Polri tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat melalui aksi sosial menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional dengan warga.
“Melalui kegiatan bakti sosial seperti ini, anggota Polri diajak hadir di tengah masyarakat dan merasakan langsung kebutuhan warga. Senyum anak yatim menjadi motivasi bagi anggota Polri untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Bagikan 200 Paket Sembako dan Bantuan Sekolah untuk Anak Yatim
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, panitia menyalurkan bantuan berupa 200 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu, sebanyak 100 paket perlengkapan sekolah juga dibagikan kepada anak-anak yatim.
Paket perlengkapan sekolah tersebut berisi tas, buku tulis, serta alat tulis yang diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus meningkatkan semangat mereka untuk terus belajar.
Perwakilan peserta didik Sespimma Polri, Beny Firmansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus bagian dari implementasi nilai pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Kami membantu masyarakat melalui pembagian sembako gratis untuk 200 warga serta 100 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang membutuhkan,” katanya.
Tak hanya itu, kegiatan sosial juga dirangkaikan dengan aksi donor darah bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi kebutuhan pelayanan kesehatan.
Bagian dari Pendidikan Lapangan Calon Pemimpin Polri
Bagi para peserta didik Sespimma, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda bakti sosial semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari praktik kerja lapangan dalam proses pendidikan kepemimpinan di lingkungan Polri.
Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, para peserta didik diharapkan mampu memahami kondisi sosial yang dihadapi warga, sekaligus melatih kemampuan dalam merespons persoalan nyata di lapangan.
“Kegiatan ini sebagai bentuk praktik kerja lapangan dalam pendidikan Sespimma,” ujar Beny.
Kehadiran Kepala Sespimma Sespim Lemdiklat Polri Brigjen Pol Victor Togi Tambunan juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Selain menghadiri acara, ia turut memantau secara langsung bagaimana para peserta didik menjalankan interaksi sosial dengan masyarakat.
Penilaian tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk mengukur kemampuan calon perwira menengah Polri dalam memahami dinamika sosial, mencari solusi atas persoalan masyarakat, serta menerapkan nilai-nilai Polri Presisi dan Tribrata dalam praktik nyata.
Warga Sambut Positif Kegiatan Sosial
Kegiatan bakti sosial ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga yang hadir mengaku terbantu dengan bantuan sembako yang diberikan, sementara anak-anak terlihat antusias menerima perlengkapan sekolah baru.
Momentum tersebut dinilai menjadi bentuk nyata pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat. Tidak hanya dikenal sebagai institusi penegak hukum, Polri juga diharapkan semakin hadir sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat yang peduli terhadap persoalan sosial.
Kegiatan seperti ini juga menjadi sarana memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (dr/df)
- Penulis: adminastakona
