Janji Reward Tak Kunjung Cair, 116 Sukwan Kebersihan Tagih Plh Sekda Tasikmalaya
- account_circle adminastakona
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana apel pagi petugas kebersihan di Kota Tasikmalaya mendadak berubah tegang. Ratusan tenaga sukarelawan (sukwan) kebersihan memanfaatkan momen tersebut untuk menagih janji reward yang sebelumnya disebut pernah disampaikan oleh Plh Sekda Kota Tasikmalaya, Hanapi, saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Sebanyak 116 petugas kebersihan berstatus sukwan berkumpul di Bale Wiwitan, Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Senin (19/5/2026). Agenda awalnya adalah apel pagi sekaligus pelepasan kegiatan pungut sampah. Namun, perhatian justru tertuju pada persoalan janji apresiasi yang hingga kini belum terealisasi.
Apel tersebut dipimpin langsung Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara. Turut hadir Plh Sekda Hanapi, Kasatpol PP, serta para camat se-Kota Tasikmalaya.
Janji Plh Kadis LH Kota Tasikmalaya
Menurut informasi yang berkembang di kalangan petugas, Hanapi sempat menjanjikan reward sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para petugas kebersihan yang selama ini bekerja menjaga kebersihan kota, meski dengan keterbatasan status dan kesejahteraan.
Namun setelah Hanapi berpindah jabatan menjadi Plh Sekda, janji tersebut disebut tak kunjung terealisasi. Tidak adanya kepastian membuat para petugas memilih menyampaikan aspirasi secara langsung.
Bagi para sukwan, reward yang dijanjikan bukan sekadar persoalan nominal, tetapi bentuk pengakuan terhadap kerja keras mereka yang selama ini berada di garis depan menjaga kebersihan Kota Tasikmalaya.
Melihat situasi tersebut, Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara mencoba menenangkan suasana. Ia menyatakan pemerintah memahami kontribusi besar para petugas kebersihan dan meminta mereka tetap menjalankan tugas seperti biasa.
“Pemerintah tentu memahami kerja keras bapak dan ibu semua. Saya minta tetap semangat bekerja. Terkait reward yang pernah dijanjikan, akan kami cek terlebih dahulu dan dicarikan solusi terbaik,” ujar Diky di hadapan para petugas.
Sementara itu, Hanapi yang berada di lokasi tidak memberikan penjelasan langsung terkait tuntutan tersebut.
Kepercayaan terhadap Komitmen Pejabat Publik
Meski sempat diwarnai ketegangan, kegiatan apel dan pelepasan petugas kebersihan tetap berlangsung hingga selesai.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan terhadap komitmen pejabat publik. Di tengah keterbatasan yang dihadapi para tenaga sukwan, kepastian atas janji yang pernah disampaikan menjadi hal yang dinilai penting.
Bagi para petugas kebersihan, kehadiran mereka pagi itu bukan untuk melakukan aksi protes besar-besaran, melainkan mengingatkan bahwa apresiasi yang dijanjikan seharusnya tidak berhenti sebagai ucapan semata. (dh/df)
- Penulis: adminastakona
