Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sorotan Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Pedagang Desak Revitalisasi Nyata

Sorotan Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya, Pedagang Desak Revitalisasi Nyata

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Denyut aktivitas di Pasar Cikurubuk masih tetap berlangsung seperti biasanyai. Pedagang sayur, sembako, daging hingga pakaian tetap membuka lapaknya seperti biasa. Namun di balik ramainya transaksi, kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya saat ini dinilai tengah menghadapi tekanan serius.

Sebagai pasar tradisional terbesar di Kota Tasikmalaya, Cikurubuk selama ini dikenal sebagai pusat distribusi bahan pokok untuk wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya. Pasar yang dibangun pada 1994 di atas lahan sekitar 43.120 meter persegi ini tercatat menampung kurang lebih 2.772 pedagang, belum termasuk pedagang kaki lima.

Pasar induk ini tidak hanya melayani pembeli eceran, tetapi juga menjadi pusat grosir bagi pedagang dari berbagai daerah di Priangan Timur. Sejumlah pedagang dari Pangandaran, Cikalong, hingga Ciawi diketahui rutin mengambil barang di pasar tersebut karena harga yang dinilai lebih kompetitif.

Harga Kompetitif, Barang Lengkap

Didin (36), pedagang asal Ciawi, mengaku lebih memilih berbelanja di Pasar Cikurubuk karena selisih harga yang cukup signifikan.

“Kalau harga memang lebih murah. Bawang merah bisa beda sampai lima ribu rupiah per kilo. Di tempat lain Rp35 ribu, di sini bisa Rp30 ribu,” ujarnya saat ditemui di area pasar.

Selain harga, kelengkapan komoditas menjadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya sayuran umum, sejumlah bahan seperti kol ungu, paprika, hingga jamur kering dengan harga ratusan ribu rupiah per kilogram juga tersedia.

Kondisi ini menjadikan Pasar Cikurubuk Tasikmalaya sebagai salah satu barometer harga pangan di wilayah Priangan Timur. Stabilitas pasokan di pasar ini berpengaruh terhadap harga di pasar-pasar lain.

Tantangan Digitalisasi dan Pasar Modern

Meski demikian, kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya kini menghadapi tantangan berat. Sekitar 30 persen kios dilaporkan tutup dalam beberapa waktu terakhir. Pergeseran pola belanja masyarakat ke platform digital serta pertumbuhan pasar modern disebut menjadi faktor utama.

Pedagang menilai persaingan yang terjadi tidak sepenuhnya seimbang. Mereka harus bersaing dengan minimarket, supermarket, hingga platform belanja daring yang menawarkan kemudahan transaksi dan promosi masif.

Ketua HIPPATAS H. Achmad Jahid, S.H., menyebut perlunya campur tangan pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan pasar rakyat.

“Kami bersaing dengan pasar modern dan penjualan online. Ditambah lagi kondisi ekonomi yang sedang sulit. Negara seharusnya hadir melindungi pasar rakyat,” katanya.

Menurutnya, tanpa langkah konkret dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, pasar tradisional berpotensi semakin terpinggirkan. Padahal ribuan pedagang menggantungkan hidup pada aktivitas ekonomi di Pasar Cikurubuk.

Dengan didasari hal tersebut setelah melalui rangkaian pembahasan yang panjang dan diskusi dengan berbagai tokoh seperti diantaranya dengan KH Miftah Fauzi maka Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) resmi mengirimkan surat usulan kebijakan kepada sembilan instansi strategis di Kota Tasikmalaya, pada hari Jumat (13/02/2026) kemarin.

Alih-alih memilih jalur demonstrasi, HIPPATAS memutuskan mengedepankan pendekatan administratif dan kelembagaan. Langkah ini memperkuat legitimasi tuntutan resmi pedagang Pasar Cikurubuk sekaligus menunjukkan kedewasaan organisasi pedagang.

Baca juga:

Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

 

KH Miftah Fauzi, tokoh masyarakat yang turut mendampingi advokasi ini dan ikut menandatangani surat bersama pengurus HIPPATAS, menegaskan bahwa pengiriman surat menjadi simbol keseriusan sekaligus komitmen dialog.

“Surat ini bukti bahwa pedagang tidak hanya siap duduk bersama dalam dialog terbuka, tetapi juga menawarkan solusi konkret dan terukur. Kami ingin masalah ini diselesaikan melalui mekanisme yang bermartabat,” ujarnya.

Catatan Kebakaran dan Kebutuhan Penataan

Selain tekanan persaingan, Pasar Cikurubuk juga memiliki catatan sejumlah peristiwa kebakaran, di antaranya pada 2017, 2019, dan 2022 yang menghanguskan sejumlah kios. Peristiwa tersebut berdampak pada kerugian pedagang serta memunculkan kekhawatiran terkait aspek keamanan dan infrastruktur.

Pedagang menilai penataan menyeluruh mendesak dilakukan. Revitalisasi tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga pengelolaan pasar, sistem keamanan kebakaran, kebersihan, serta penataan zonasi agar lebih tertib dan nyaman bagi pengunjung.

“Kami berharap pemerintah hadir sepenuhnya, bertanggung jawab, dan serius menata Pasar Cikurubuk. Ini bukan hanya kepentingan pedagang, tapi kepentingan ekonomi rakyat Kota Tasikmalaya,” tegas Ahmad Zahid.

Pilar Ekonomi Kerakyatan

Secara ekonomi, Pasar Cikurubuk memegang peran penting sebagai penggerak sektor perdagangan di Kota Tasikmalaya. Pasar ini menjadi pusat transaksi kebutuhan harian masyarakat sekaligus sumber penghidupan bagi ribuan keluarga.

Kondisi Pasar Cikurubuk Tasikmalaya yang saat ini mengalami tekanan dinilai perlu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan. Revitalisasi berbasis kebutuhan pedagang dan konsumen dianggap sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan pasar tradisional di tengah arus modernisasi.

Di tengah tantangan tersebut, aktivitas jual beli tetap berlangsung. Suara tawar-menawar masih terdengar di setiap sudut lorong. Bagi banyak orang, Pasar Cikurubuk bukan sekadar tempat transaksi, melainkan ruang ekonomi dan sosial yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tasikmalaya selama puluhan tahun.

Kini, masa depan pasar rakyat terbesar di kota ini bergantung pada keseriusan semua pihak untuk menjaga dan menguatkannya kembali sebagai urat nadi ekonomi daerah. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Dewi Kartika Tasikmalaya Resmi Beroperasi, Tapi…

    RSUD Dewi Kartika Tasikmalaya Resmi Beroperasi, Tapi…

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi membuka pelayanan rumah sakit umum daerah tipe D, RSUD Dewi Kartika Tasikmalaya, yang berlokasi di Jalan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, sejak Desember 2024. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan menjadi solusi layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah selatan, timur, hingga perbatasan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Dengan berdirinya […]

  • Polresta Tasikmalaya Sita 13 Knalpot Brong, Warning Keras Euforia Persib Juara

    Polresta Tasikmalaya Sita 13 Knalpot Brong, Warning Keras Euforia Persib Juara

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polresta Tasikmalaya kembali menggencarkan penertiban kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang dikenal sebagai knalpot brong. Dalam operasi razia knalpot brong tasikmalaya yang digelar pada Kamis (21/5/2026), aparat berhasil mengamankan 13 sepeda motor yang terbukti melanggar aturan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban umum […]

  • SATAS EXPO 2025

    SATAS EXPO 2025: Merayakan Kreativitas dan Semangat Generasi Muda Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 109
    • 0Komentar

    astakona.com, ADVERTORIAL. Langkah kaki ratusan peserta Fun Run bergema di sepanjang jalan Kota Tasikmalaya, Sabtu pagi itu. Udara masih segar, tapi semangat mereka sudah menggelegar. Dari Alun-alun hingga halaman SMAN 1 Tasikmalaya, senyum dan tawa melebur menjadi satu. Hari itu bukan sekadar akhir pekan biasa. Hari itu adalah perayaan, sebuah momentum yang diberi nama SATAS […]

  • Pickup Hilang Kendali di Cikalang, Tiga Penumpang Terluka

    Pickup Hilang Kendali di Cikalang, Tiga Penumpang Terluka

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil pickup dan Toyota Kijang Inova terjadi di Jalan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Senin siang. Insiden yang diduga dipicu kendaraan pickup kehilangan kendali itu mengakibatkan tiga penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di salah satu ruas […]

  • Respon Cepat Damkar Ciamis Evakuasi Mobil Terperosok di Cikoneng

    Respon Cepat Damkar Ciamis Evakuasi Mobil Terperosok di Cikoneng

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Kesigapan petugas UPTD Damkar Ciamis kembali membantu masyarakat yang mengalami kondisi darurat di lapangan. Kali ini, petugas melakukan evakuasi mobil terperosok di Cikoneng setelah sebuah kendaraan pengangkut telur mengalami kendala saat melintasi jalan menanjak di wilayah Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, Minggu (31/5/2026) malam. Laporan kejadian diterima Mako UPTD Damkar Ciamis sekitar […]

  • Stok Hewan Kurban Tasikmalaya Menyusut Hampir 50 Persen

    Stok Hewan Kurban Tasikmalaya Menyusut Hampir 50 Persen

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Stok hewan kurban di Kota Tasikmalaya menjelang Idul Adha 1447 Hijriah tercatat mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Meski demikian, Pemerintah Kota Tasikmalaya tetap optimistis kebutuhan masyarakat akan terpenuhi seiring meningkatnya permintaan mendekati hari pelaksanaan kurban. Berdasarkan data sementara, stok hewan kurban saat ini mencapai 1.532 ekor sapi dan 340 ekor […]

expand_less