HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, Tanam Harapan untuk Warga
- account_circle adminastakona
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Perayaan HUT ke-80 Persit Tasikmalaya tak hanya menjadi momentum internal organisasi, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar. Alih-alih menggelar seremoni formal, Persit memilih turun langsung ke lapangan untuk menanam pohon produktif yang dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/4/2026) ini melibatkan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Koorcab Korem 062/PD III Siliwangi. Dipimpin oleh Ny. Rima Imvan Ibrahim, aksi tersebut menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus upaya membangun hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.
Pohon sebagai Sumber Manfaat Warga
Dalam rangkaian HUT ke-80 Persit Tasikmalaya, pohon yang ditanam bukan sekadar penghijauan. Jenis seperti mangga kiojay, matoa, dan berbagai varietas jambu dipilih karena berpotensi memberikan hasil yang bisa dinikmati masyarakat.
Buah dari pohon-pohon tersebut nantinya dapat menjadi sumber pangan tambahan bagi warga. Bahkan, tidak menutup kemungkinan dapat meningkatkan pendapatan jika dikelola dengan baik.
Langkah ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial tidak harus bersifat instan, melainkan bisa dirancang untuk memberi manfaat berkelanjutan.
Menghidupkan Nilai Gotong Royong
Suasana kegiatan mencerminkan semangat kebersamaan yang kental. Para anggota Persit bekerja bersama, mulai dari menggali tanah hingga menanam bibit pohon.
Interaksi yang terjalin tidak hanya antaranggota, tetapi juga membuka ruang kedekatan dengan masyarakat sekitar. Nilai gotong royong yang menjadi identitas bangsa terlihat nyata dalam kegiatan tersebut.
Hal ini menjadi bukti bahwa organisasi perempuan mampu menjadi motor penggerak solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Edukasi Lingkungan bagi Masyarakat
Selain memberikan manfaat langsung, kegiatan ini juga membawa dampak edukatif. Masyarakat dapat melihat secara langsung pentingnya menanam pohon dan menjaga lingkungan.
Pesan tentang pelestarian alam dan ketahanan pangan disampaikan melalui aksi nyata, bukan sekadar teori. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki nilai pembelajaran yang kuat.
Ketua Persit menegaskan bahwa menanam pohon adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.
Harapan untuk Masa Depan
Momentum HUT ke-80 Persit Tasikmalaya menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari hal sederhana. Menanam satu pohon hari ini berarti menanam harapan bagi masa depan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan hal serupa di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, manfaatnya akan semakin luas dan berkelanjutan.
Dalam konteks sosial, aksi ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga menanam nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. HUT ke-80 Persit Tasikmalaya pun menjadi simbol bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. (red)
- Penulis: adminastakona
