Geger Jembatan Cirahong, Pria Hilang Diduga Terjun ke Citanduy
- account_circle adminastakona
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 39
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA CIAMIS – Seorang pria diduga nekat terjun dari kawasan Jembatan Cirahong, Kabupaten Ciamis, hingga dilaporkan hilang di aliran Sungai Citanduy, Jumat (22/5/2026). Hingga Jumat siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap korban.
Peristiwa ini menggegerkan warga setelah seorang pria terlihat berada di area Jembatan Cirahong, jalur penghubung Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, sebelum akhirnya diduga jatuh ke sungai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB hingga 10.45 WIB. Sebelum insiden terjadi, pria tersebut diketahui datang ke kawasan sekitar jembatan dengan membawa sepeda.
Ia sempat memarkirkan sepedanya di area lingkungan Sukakarya, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sebelum berjalan kaki menuju area jembatan.
Sebelum menuju lokasi kejadian, pria tersebut sempat mampir ke sebuah warung dan membeli makanan ringan.
Pemilik warung, Teti Sumiati (51), mengaku tidak melihat gelagat mencurigakan dari pria tersebut.
“Datang sendiri pakai sepeda, beli jajan seperti biasa. Tidak banyak bicara, kelihatannya biasa saja,” ujar Teti.
Tak lama setelah itu, pria tersebut berjalan menuju arah Jembatan Cirahong.
Saksi lain di sekitar lokasi awalnya mengira ada benda yang jatuh ke sungai. Namun setelah diperiksa, pria itu sudah tidak terlihat. Di sekitar lokasi hanya ditemukan sepeda dan identitas yang diduga milik korban.
Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran
Kepala BPBD Kabupaten Ciamis membenarkan adanya laporan seorang pria diduga terjatuh atau terjun dari kawasan Jembatan Cirahong.
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak melakukan pencarian di titik dugaan korban jatuh hingga penyisiran ke arah hilir Sungai Citanduy,” ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan unsur BPBD, Basarnas, TNI, Polri, PMI, Tagana, relawan, serta pemerintah kecamatan setempat.
Petugas melakukan penyisiran menggunakan perahu karet, pemantauan visual dari bantaran sungai, hingga koordinasi lintas instansi untuk memperluas area pencarian. Namun proses evakuasi tidak berjalan mudah.
Arus Sungai Citanduy yang deras, debit air yang tinggi, serta kondisi air yang keruh menjadi hambatan utama dalam pencarian korban. Hingga Jumat siang, korban masih belum ditemukan.
Identitas Korban Masih Diverifikasi
Dari informasi sementara, petugas menemukan identitas berupa KTP yang diduga milik korban. Korban disebut berinisial W, diduga merupakan warga Kelurahan Yudanagara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan verifikasi resmi untuk memastikan identitas korban.
Belum ada keterangan resmi terkait motif atau penyebab pria tersebut berada di lokasi hingga akhirnya diduga terjun ke sungai.
Jembatan Cirahong sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu titik yang cukup rawan karena posisinya yang tinggi di atas Sungai Citanduy.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun di sekitar lokasi pencarian demi kelancaran proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian. (df)
- Penulis: adminastakona
