Diguyur Hujan Dua Hari, Rumah Lansia di Kawalu Tasikmalaya Ambruk
- account_circle adminastakona
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya selama dua hari berturut-turut memicu insiden rumah ambruk di kawasan Kecamatan Kawalu. Sebuah rumah milik lansia bernama M. Suryaman (66) di Kampung Gunung Subang, Kelurahan Cilamajang, mengalami kerusakan parah setelah bagian depan bangunan tiba-tiba roboh.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, hampir seluruh bagian depan rumah dilaporkan ambruk dan membuat penghuni harus mengamankan diri.
Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi bangunan yang sudah cukup tua diduga menjadi salah satu faktor utama penyebab rumah tidak mampu menahan tekanan setelah terus-menerus diguyur hujan berintensitas tinggi.
Warga sekitar sempat dikejutkan suara keras saat bagian bangunan depan rumah roboh secara tiba-tiba.
Rumah Tua Tak Kuat Menahan Dampak Hujan Deras
Dari informasi yang dihimpun, hujan deras yang terjadi selama dua hari terakhir membuat kondisi struktur bangunan semakin melemah.
Rumah yang dihuni M. Suryaman itu disebut mengalami kerusakan cukup serius, terutama pada bagian depan bangunan yang nyaris ambruk seluruhnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menambah kekhawatiran warga terhadap potensi bangunan rentan lainnya, terutama saat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
Harapan dari Ketua LPM Cilamajang, Muhammad Haikal, S. Par, agar keluarga korban bisa diperhatikan oleh para pemangku kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Anggota DPRD khususnya Dapil IV Kota Tasikmalaya untuk dapat memperhatikan dan memberikan solusi jangka pendek maupun jangka panjang kepada keluarga korban.
Selanjutnya Haikal juga mengusulkan keluarga korban untuk masuk ke dalam program Rutilahu dari Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Warga Gotong Royong Bersihkan Material Reruntuhan
Pasca kejadian, unsur Muspika Kecamatan Kawalu, Pemerintah Kelurahan Cilamajang, BPBD Kota Tasikmalaya, serta warga sekitar langsung turun melakukan asesmen dan membersihkan puing-puing bangunan.
Saat ini kondisi korban dilaporkan dalam keadaan aman, meski rumahnya masih dalam proses penanganan.
Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan korban saat ini meliputi terpal untuk penutup sementara dan bantuan sembako.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat memicu kerusakan serius, terutama pada bangunan tua yang kondisinya sudah rentan. (df/hs)
- Penulis: adminastakona
