Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » SPXL Sampaikan Aspirasi Terkait Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

SPXL Sampaikan Aspirasi Terkait Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Wacana merger antara XL Axiata dan Smartfren yang semakin dekat memunculkan berbagai respons, salah satunya dari kalangan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja XL Axiata (SPXL). Melalui sejumlah agenda resmi, SPXL menyampaikan aspirasi sekaligus menegaskan dukungan terhadap merger, dengan syarat utama bahwa kesejahteraan karyawan tetap menjadi prioritas utama.


Sharing Session: Pahami Hak-Hak Karyawan dalam UU Ketenagakerjaan

Menjelang merger, SPXL menggelar sharing session daring yang menghadirkan materi khusus mengenai Undang-undang Ketenagakerjaan. Agenda ini bertujuan agar para anggota serikat lebih memahami hak-hak mereka, baik sebelum maupun sesudah penggabungan perusahaan.

Materi disampaikan oleh Sabda Pranawa Djati, Wakil Presiden Aspek Bidang Hukum dan Advokasi, bersama R. Roro Dwi Handayani dari UNI Apro Women Committee. Keduanya menekankan pentingnya perlindungan hak karyawan dalam setiap proses transformasi korporasi.


Pertemuan Penting di XL Axiata Tower

Selain edukasi hukum, SPXL juga menggelar pertemuan langsung dengan manajemen XL Axiata. Pada Jumat (25/10/2024), delegasi SPXL yang dipimpin Ketua Mustakim bertatap muka dengan jajaran Dewan Direksi (BOD) dan Dewan Komisaris (BOC) di XL Axiata Tower.

Pertemuan ini berlangsung di lantai 36 gedung tersebut, dengan pengawalan sekitar 150 anggota SPXL yang hadir untuk memberi dukungan moral. Dari pihak perusahaan, hadir Presiden Direktur Dian Siswarini, serta jajaran komisaris dipimpin oleh Chatib Basri sebagai Presiden Komisaris XL Axiata. Turut hadir pula Vivek Sood (Group CEO Axiata Berhad sekaligus Komisaris XL Axiata), Dr. Hans Wijayasuriya (Komisaris dan Group Executive Director Axiata Berhad), serta Nik Rizal Kamil (Komisaris dan Group CFO Axiata Berhad).


Empat Poin Aspirasi SPXL dalam Merger XL Axiata – Smartfren

Ketua SPXL, Mustakim, menyampaikan sejumlah tuntutan yang dianggap krusial bagi perlindungan karyawan. Adapun empat poin utama yang disuarakan antara lain:

1. Dukungan Merger dengan Syarat Perlindungan Kesejahteraan

SPXL mendukung merger sepanjang langkah tersebut memberikan dampak positif bagi karyawan. Dukungan ini bersyarat: kesejahteraan pekerja harus tetap terjaga dan bahkan ditingkatkan.

2. Apresiasi Prinsip “What is Right, People First, dan XL Ways”

SPXL mengapresiasi komitmen yang disampaikan oleh Vivek Sood terkait pengelolaan karyawan berdasarkan prinsip what is right, people first, dan XL Ways. Menurut Mustakim, janji ini memberi harapan bahwa karyawan tidak akan menjadi pihak yang dirugikan dalam proses transisi.

3. Kepastian Benefit Tidak Berkurang

SPXL menegaskan bahwa seluruh hak dan benefit karyawan yang berlaku saat ini harus tetap dipertahankan, baik selama masa transisi maupun setelah merger. Bahkan, dengan potensi meningkatnya performa perusahaan pasca-merger, SPXL menuntut adanya peningkatan manfaat bagi karyawan.

4. Hindari PHK, Jamin Pesangon di Atas Standar Normatif

Serikat menolak keras adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai dampak merger. Jika terdapat karyawan yang memilih tidak bergabung, mereka harus tetap mendapatkan pesangon sesuai aturan berlaku. Apabila rasionalisasi tidak bisa dihindarkan setelah merger, SPXL menuntut agar perhitungan pesangon diberikan lebih tinggi dari standar normatif, dengan melibatkan dialog antara manajemen dan serikat pekerja.


SPXL: Merger Harus Menguntungkan Semua Pihak

Dalam keterangannya, Mustakim menegaskan bahwa SPXL tidak menolak merger, namun keberlangsungan hak pekerja adalah harga mati. Ia juga menekankan perlunya transparansi perusahaan dalam setiap langkah merger agar karyawan tidak merasa dirugikan.

“Merger seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat perusahaan, sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi seluruh karyawan. Kami akan terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya. (Astakona.com/AA)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Gerindra Tegaskan Itu Tugas Negara

    Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Gerindra Tegaskan Itu Tugas Negara

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA JAKARTA – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis pada momen Idul Adha 1447 Hijriah menjadi perbincangan publik. Sejumlah pihak mempertanyakan keberangkatan kepala negara di tengah perayaan hari besar keagamaan, termasuk terkait program bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah. Menanggapi hal tersebut, Partai Gerindra menegaskan bahwa lawatan Presiden Prabowo […]

  • Rumah Warga di Ciamis Ambruk Diguyur Hujan Dua Hari.

    Rumah Warga di Ciamis Ambruk Diguyur Hujan Dua Hari.

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS — Sebuah rumah milik warga di Kabupaten Ciamis dilaporkan ambruk setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Sukamandi, Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Rumah yang terdampak diketahui milik seorang warga yang bernama Didi (64). Beruntung, […]

  • udang indonesia tidak terkontaminasi

    Ekspor Udang Indonesia Aman Dikonsumsi, Standar Keamanan Pangan Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Industri perudangan nasional memastikan bahwa ekspor udang Indonesia tetap berada dalam koridor standar keamanan pangan internasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Shrimp Club Indonesia (SCI) menyusul temuan adanya kandungan Cesium-137 atau zat radioaktif pada sebagian kecil produk udang mentah beku yang diekspor ke Amerika Serikat. Ketua Umum SCI, Andi Tamsil, menegaskan […]

  • Ribuan Bobotoh Banjar Konvoi Rayakan Persib Juara

    Ribuan Bobotoh Banjar Konvoi Rayakan Persib Juara

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Kemenangan Persib Bandung disambut gegap gempita oleh ribuan Bobotoh di Kota Banjar, Sabtu (23/5/2026). Jalan-jalan utama kota berubah menjadi lautan biru saat para pendukung Maung Bandung turun ke jalan untuk merayakan momen membanggakan tersebut dengan konvoi kendaraan. Sejak sore, antusiasme suporter mulai terlihat di sejumlah titik. Dengan membawa atribut khas Persib […]

  • Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    Satu Tahun Viman–Diky: Kritik Jalanan, Akankah Berujung Mosi Tak Percaya?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Menjelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan–Diky Candra, suhu politik lokal kembali menghangat. Ruang publik Kota Tasikmalaya dalam beberapa pekan terakhir dipenuhi beragam ekspresi kritik, mulai dari aksi massa mahasiswa, pemasangan spanduk bernada sindiran di kawasan Balai Kota, hingga menguatnya wacana mosi tidak percaya. […]

  • tambang freeport papua

    Tambang Freeport Papua: Berkah bagi Investor, Kutukan bagi Masyarakat Adat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 112
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN HIDUP. Kisah panjang tambang Freeport Papua selalu menimbulkan kontroversi. Sejak masa pemerintahan Orde Baru di bawah Soeharto, Freeport McMoran, perusahaan asal Amerika Serikat, berhasil menancapkan pengaruhnya di bumi Papua melalui eksploitasi sumber daya alam berskala besar. Strategi Orde Baru yang membuka keran investasi asing setelah Indonesia beralih orientasi dari blok timur ke […]

expand_less