Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Aksi Mosi Tidak Percaya Digelar, Satu Tahun Kepemimpinan Viman–Diky Masuk Fase Evaluasi Publik

Aksi Mosi Tidak Percaya Digelar, Satu Tahun Kepemimpinan Viman–Diky Masuk Fase Evaluasi Publik

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYASatuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tasikmalaya memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya terhadap kepemimpinan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Candra, dan sebagai bahan evaluasi kinerja Pemkot Tasikmalaya.  Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dengan titik akhir di Balai Kota Tasikmalaya.

Ketua Sapma PP Kota Tasikmalaya, Muamar Khadapi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk evaluasi publik menjelang satu tahun masa kepemimpinan kepala daerah. Ia menyebut keputusan aksi diambil setelah organisasi tersebut menggelar konsolidasi internal yang diikuti pengurus dan anggota.

“Aksi sudah dipastikan. Ini hasil konsolidasi dan akan berjalan sesuai agenda,” kata Khadapi saat dikonfirmasi.

Menurutnya, tagar Mosi Tidak Percaya dipilih sebagai simbol keresahan kolektif terhadap arah kebijakan dan evaluasi kinerja terhadap Pemerintah Kota Tasikmalaya yang dinilai belum menjawab persoalan mendasar masyarakat.

Kapan dan Di Mana Aksi Berlangsung

Aksi unjuk rasa direncanakan dimulai dari kawasan Gedung Kesenian Dadaha sebagai titik kumpul massa. Selanjutnya, massa akan bergerak melintasi sejumlah ruas jalan utama menuju Balai Kota Tasikmalaya sebagai titik akhir aksi.

Sapma PP memperkirakan jumlah peserta sekitar 250 orang, berasal dari pengurus dan anggota internal organisasi. Selain itu, dukungan juga dikabarkan datang dari perwakilan Sapma PP wilayah Priangan Timur serta sejumlah organisasi lain yang menyatakan kesiapan untuk ikut bergabung.

“Estimasi sekitar 250 peserta, belum termasuk elemen masyarakat umum,” ujar Khadapi.

Mengapa Mosi Tidak Percaya Muncul

Pengusungan mosi tidak percaya, menurut Sapma PP, tidak berdiri sendiri. Gerakan ini disebut sebagai kelanjutan dari rangkaian kritik publik yang sebelumnya muncul melalui aksi mahasiswa dan pemasangan spanduk bernada protes di sekitar Balai Kota Tasikmalaya.

Khadapi menjelaskan, satu tahun kepemimpinan dipandang sebagai waktu yang cukup bagi publik untuk melakukan evaluasi awal terhadap kinerja pemerintah daerah. Ia menilai sejumlah kebijakan Pemerintah Kota Tasikmalaya belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan publik secara luas.

Selain itu, kritik juga diarahkan pada pola komunikasi pemerintah daerah yang dinilai belum efektif dalam menjelaskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan kepada masyarakat.

Fokus Kritik: Kebijakan dan Kepemimpinan Daerah

Dalam aksi tersebut, Sapma PP mengusung grand isu bertajuk Tasik Usik: Tasikmalaya Darurat Kebijakan. Isu ini, menurut penggagas aksi, mencerminkan akumulasi kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sorotan tidak hanya diarahkan pada kebijakan sektoral, tetapi juga pada kepemimpinan duet Viman–Diky sebagai pimpinan daerah. Sapma PP menilai efektivitas koordinasi, kejelasan arah kebijakan, serta respons pemerintah terhadap aspirasi publik menjadi aspek penting yang perlu dievaluasi.

Kritik tersebut, kata Khadapi, dimaksudkan sebagai tekanan moral dan politik agar pemerintah daerah lebih terbuka terhadap masukan masyarakat.

Bagaimana Pemkot Diuji Merespons

Aksi ini sekaligus menjadi ujian bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam merespons kritik publik secara institusional. Respons pemerintah daerah dinilai akan menentukan apakah kritik tersebut berkembang menjadi ruang dialog atau justru memperlebar jarak kepercayaan antara pemerintah dan warga.

Menjelang genap satu tahun kepemimpinan yang dilantik pada 20 Februari 2025, pemerintahan Viman–Diky kini berada dalam sorotan publik. Bagi penggagas aksi, mosi tidak percaya bukan dimaksudkan untuk menjatuhkan pemerintahan, melainkan sebagai peringatan bahwa kepercayaan publik sedang diuji.

Sapma PP menegaskan, kritik yang disampaikan secara terbuka dan terorganisir patut menjadi perhatian serius pemerintah daerah sebagai bagian dari mekanisme demokrasi di tingkat lokal. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi SWAKKA, Momentum Sinergi Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    Deklarasi SWAKKA, Momentum Sinergi Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Deklarasi komunitas media SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) di Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi media dengan pemerintah di wilayah Priangan Timur. Sejak pagi, ruang pertemuan hotel mulai dipadati pejabat dari Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis. Hadir pula unsur legislatif, penegak […]

  • Empat Pelaku Curanmor Ciamis Ditangkap, Dua Motor Diamankan

    Empat Pelaku Curanmor Ciamis Ditangkap, Dua Motor Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Upaya pemberantasan curanmor Ciamis kembali menunjukkan hasil. Jajaran Satreskrim Polres Ciamis berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah berbeda dan menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Dalam pengungkapan yang disampaikan di Mapolres Ciamis, Sabtu (6/6/2026), Wakapolres Ciamis Kompol Sujana menjelaskan bahwa para pelaku diamankan […]

  • Indikasi Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

    Indikasi Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA –Seorang aktivis asal Tasikmalaya, Diki dari Forum Diskusi Albadar, menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya pada hari Selasa (05/08/2025), dengan membawa berkas yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.  Diki mengungkapkan ada beberapa indikasi korupsi yang terdapat dalam berkas-berkas dokumen tersebut. Berkas tersebut memuat data dan temuan […]

  • Bupati Ciamis Soroti Peran Besar PKK dalam Pembangunan

    Bupati Ciamis Soroti Peran Besar PKK dalam Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah hingga ke tingkat paling bawah. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Lomba Ekspose 10 Program PKK antar Ketua TP PKK Kecamatan Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di Aula PKK Kabupaten Ciamis, […]

  • Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Arkanurrizky A.H (14) menuju Jakarta bukan sekadar perjalanan mengikuti lomba. Siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya ini menjadi salah satu peserta dalam ajang Hackclub Campfire yang digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Hack Club tersebut diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas berasal […]

  • Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tungku Menyala

    Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tungku Menyala

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Ciamis. Sebuah rumah milik warga di Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, hangus dilalap api pada Selasa (19/5/2026) siang. Dugaan sementara, kebakaran dipicu tungku api yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala saat pemilik rumah tidak berada di tempat. Peristiwa ini sontak mengundang kepanikan warga sekitar. Asap hitam […]

expand_less