Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYASituasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait.

Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, hingga menurunnya jumlah pembeli. Para pedagang berharap ada dialog terbuka agar persoalan yang mereka alami bisa segera mendapat solusi.

Meski demikian, hingga kini sebagian pedagang menilai komunikasi antara mereka dengan pihak pemerintah belum berjalan secara optimal.


Keluhan Pedagang yang Terus Berulang

Beberapa pedagang mengaku sudah beberapa kali menyampaikan aspirasi melalui berbagai jalur, baik secara langsung maupun melalui perwakilan komunitas pedagang. Namun menurut mereka, hasilnya belum terlihat signifikan.

Sebelumnya, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) telah mengirimkan surat resmi kepada pemerintah daerah pada 13 Februari 2026.

Surat tersebut ditujukan kepada Wali Kota Tasikmalaya serta sejumlah instansi lainnya, termasuk DPRD Kota Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, Kejaksaan Negeri, Kodim, Satpol PP, Dinas Koperasi UKM Perindag, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Lingkungan Hidup.

Melalui surat tersebut, Pedagang Pasar Cikurubuk meminta pemerintah kota segera mengambil langkah kebijakan terkait sejumlah persoalan yang mereka hadapi di lingkungan pasar.

Namun hingga Jumat (6/3/2026), para pedagang mengaku belum menerima tanggapan resmi.

Bagi para pedagang, tidak adanya respons tersebut menimbulkan kesan bahwa aspirasi mereka belum menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tasikmalaya.


Persoalan Fasilitas dan Kenyamanan Pasar

Selain persoalan jumlah pembeli, sebagian pedagang juga menyoroti kondisi fasilitas pasar. Beberapa di antaranya menyebutkan bahwa kenyamanan area perdagangan masih perlu ditingkatkan.

Fasilitas seperti akses jalan di dalam pasar, area parkir, hingga kebersihan lingkungan menjadi beberapa hal yang kerap dikeluhkan pedagang. Mereka menilai kondisi tersebut dapat mempengaruhi minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

Pasar tradisional sendiri selama ini dikenal sebagai pusat ekonomi rakyat yang memiliki peran penting dalam perputaran ekonomi lokal. Karena itu, pedagang berharap pengelolaan pasar dapat dilakukan secara lebih optimal agar mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.


Harapan Dialog Terbuka

Sejumlah pedagang berharap adanya ruang dialog yang lebih terbuka antara pedagang dengan pemerintah daerah maupun pengelola pasar. Dengan adanya komunikasi yang lebih intensif, mereka berharap persoalan yang terjadi dapat dibicarakan secara bersama-sama.

Para pedagang menegaskan bahwa mereka tidak menolak kebijakan pemerintah selama kebijakan tersebut mempertimbangkan kondisi di lapangan. Mereka hanya berharap aspirasi yang disampaikan dapat didengar dan dipertimbangkan dalam setiap pengambilan keputusan.

Forum Peduli Pedagang Dibentuk

Merespons situasi tersebut, sejumlah tokoh masyarakat bersama para pedagang kemudian membentuk Forum Masyarakat Peduli Pedagang Pasar Cikurubuk.

Forum ini menjadi wadah konsolidasi bagi berbagai elemen masyarakat yang menilai persoalan di Pasar Cikurubuk bukan hanya menyangkut pedagang semata, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil.

Melalui forum tersebut, rencana aksi massa mulai disiapkan sebagai langkah untuk menyampaikan aspirasi Pedagang Pasar Cikurubuk secara langsung kepada pemerintah daerah.

Para pedagang berharap pemerintah kota bersedia membuka ruang dialog agar persoalan yang terjadi dapat segera menemukan solusi.

Aksi tersebut direncanakan berlangsung pada Senin (9/3/2026) dan diperkirakan akan diikuti sekitar 500 orang.

Para peserta aksi berasal dari berbagai unsur masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Pedagang Pasar Cikurubuk.

Forum tersebut dipimpin oleh ulama senior Tasikmalaya, KH Tb Miftah Fauzi, yang dikenal aktif memperjuangkan aspirasi pedagang pasar tradisional di daerah tersebut.


Pasar Tradisional dan Tantangan Zaman

Fenomena yang terjadi di Pasar Cikurubuk sebenarnya tidak berdiri sendiri. Banyak pasar tradisional di berbagai daerah menghadapi tantangan serupa, terutama terkait perubahan pola belanja masyarakat dan persaingan dengan ritel modern.

Namun demikian, pasar tradisional masih memiliki peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat kecil. Oleh karena itu, keberlanjutan pasar tradisional sangat bergantung pada sinergi antara pedagang, pengelola pasar, dan pemerintah daerah.

Para pedagang di Pasar Cikurubuk berharap perhatian terhadap pasar tradisional tidak hanya berhenti pada kebijakan administratif, tetapi juga diwujudkan dalam langkah nyata untuk memperbaiki kondisi perdagangan di lapangan.

Bagi mereka, pasar bukan sekadar tempat berjualan, tetapi juga sumber penghidupan yang menopang keluarga setiap hari. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Produksi Pangan Nasional, Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah di Minahasa

    Percepat Produksi Pangan Nasional, Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah di Minahasa

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 80
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA SOSIAL BUDAYA. Minahasa, 13 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungannya terhadap ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan air irigasi bagi sektor pertanian. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengembangan dan rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), seperti yang dilaksanakan di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa. […]

  • Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa […]

  • Jembatan Cirahong Kembali Makan Korban? Tim SAR Lanjutkan Pencarian

    Jembatan Cirahong Kembali Makan Korban? Tim SAR Lanjutkan Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Jembatan Cirahong kembali menjadi sorotan setelah seorang pria diduga nekat terjun ke aliran Sungai Citanduy dan hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Memasuki hari kedua pencarian, Sabtu (23/5/2026), petugas gabungan terus menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian hingga ke area hilir. Derasnya arus Sungai Citanduy menjadi tantangan utama […]

  • Antusiasme Adam Alis:  siap Hadapi Persib Vs Persija

    Antusiasme Adam Alis: siap Hadapi Persib Vs Persija

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – Duel panas antara Persib Bandung vs Persija Jakarta kembali tersaji pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Laga sarat gengsi tersebut akan digelar di Stadion Segiri, Minggu 10 Mei 2026. Pertandingan ini menjadi momen spesial bagi gelandang PERSIB, Adam Alis. Pemain bernomor punggung 18 itu akan menghadapi mantan klub yang pernah dibelanya sebelum […]

  • Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi

    Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA JAKARTA – Langkah Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK menjadi perkembangan terbaru dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Setelah sempat dicari penyidik, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) itu akhirnya mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Kedatangan Silmy Karim terjadi […]

  • Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Arkanurrizky A.H (14) menuju Jakarta bukan sekadar perjalanan mengikuti lomba. Siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya ini menjadi salah satu peserta dalam ajang Hackclub Campfire yang digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Hack Club tersebut diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas berasal […]

expand_less