Harkitnas 2026, Kodim Tasikmalaya Tekankan Persatuan Bangsa
- account_circle adminastakona
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata Nomor 11, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026).
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tersebut berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran personel Kodim 0612/Tasikmalaya, mulai dari unsur perwira, bintara, tamtama, hingga pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan satuan tersebut.
Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan solidaritas kebangsaan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakannya, Dandim menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar momentum mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga pengingat pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat kesiapan menghadapi perubahan global, khususnya di era transformasi digital.
“Tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh sejauh mana bangsa ini mampu menjaga dan membina generasi mudanya,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Dandim.
Harkitnas Jadi Momentum Perkuat Nasionalisme
Peringatan Harkitnas ke-118 di lingkungan Kodim 0612/Tasikmalaya menjadi refleksi atas pentingnya menjaga semangat kebangsaan di tengah dinamika perkembangan zaman.
Dalam amanat tersebut ditegaskan, tantangan kebangsaan saat ini tidak lagi hanya berbicara soal kedaulatan wilayah, tetapi juga menyentuh kedaulatan informasi, perkembangan teknologi, dan kesiapan sumber daya manusia menghadapi transformasi digital.
Karena itu, semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui langkah konkret, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga perlindungan generasi muda di ruang digital.
Pemerintah, dalam amanat tersebut, juga disebut telah mengambil langkah strategis melalui kebijakan perlindungan anak di ruang digital guna menciptakan ekosistem digital yang aman, sehat, dan beretika bagi generasi penerus bangsa.
Bagi jajaran TNI, momentum kebangkitan nasional juga memiliki makna strategis sebagai pengingat pentingnya menjaga keutuhan bangsa, memperkuat solidaritas, dan menanamkan nilai cinta tanah air.
Literasi Digital dan Gotong Royong Jadi Sorotan
Selain penguatan nasionalisme, amanat yang dibacakan Dandim juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran kolektif menghadapi tantangan era digital.
Seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat literasi digital agar mampu menyikapi perkembangan teknologi secara bijak, sekaligus menjaga ruang digital tetap sehat dan produktif.
Di sisi lain, semangat gotong royong dan solidaritas sosial dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaulat.
Nilai-nilai tersebut, menurut amanat yang dibacakan, harus terus dijaga di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.
Bangkit Hadapi Tantangan Zaman
Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Makodim 0612/Tasikmalaya berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.
Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa terus berlanjut dengan tantangan yang berbeda.
Jika dahulu kebangkitan nasional diwujudkan melalui perjuangan fisik melawan penjajahan, kini kebangkitan bangsa diuji melalui kemampuan menjaga persatuan, membangun generasi muda yang tangguh, serta menghadapi arus perubahan teknologi dengan kesiapan yang matang.
Bagi Kodim 0612/Tasikmalaya, peringatan Harkitnas menjadi bagian dari upaya meneguhkan kembali nilai perjuangan, rasa cinta tanah air, dan komitmen menjaga Indonesia tetap kuat di tengah perubahan zaman.(df)
- Penulis: adminastakona
