Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali menguji komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar akses informasi anggaran dibuka secara utuh semakin menguat, menyusul tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi menjangkau seluruh proses penganggaran, termasuk pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Persoalan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, secara terbuka meminta agar Peraturan Daerah (Perda) APBD 2026 dan Peraturan Bupati (Perbup) Penjabaran APBD 2026 segera diunggah ke Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Pernyataan tersebut dimuat media online Priangan.com dan langsung memantik diskursus publik yang lebih luas: sejauh mana pemerintah daerah benar-benar siap transparan?

APBD Bukan Dokumen Elitis, Tapi Hak Publik

Asep Muslim menegaskan, keterbukaan dokumen APBD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral dan politik pemerintah daerah. APBD, kata dia, adalah uang rakyat yang penggunaannya wajib dapat diakses dan diawasi publik.

Keterlambatan publikasi Perda APBD dan Perbup Penjabaran APBD 2026 dinilai berpotensi melahirkan kecurigaan. Dalam konteks ini, transparansi anggaran hadirkan kepercayaan publik bukan sekadar slogan, melainkan prasyarat mutlak tata kelola pemerintahan yang sehat.

Dorongan ini juga selaras dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang meminta seluruh pemerintah daerah membuka akses informasi anggaran secara luas. Namun, tanpa langkah konkret dan konsisten, komitmen transparansi berisiko berhenti sebagai retorika kebijakan semata.

Transparansi Setengah Hati Justru Memicu Curiga

Dorongan keterbukaan tersebut mendapat penguatan dari Ketua SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Ahmad Mukhlis. Ia menilai, membuka APBD tanpa membuka pokir DPRD sama saja menyajikan transparansi setengah hati.

“Kalau APBD dibuka tapi pokir DPRD disembunyikan, publik justru makin curiga. Karena pokir adalah bagian dari APBD itu sendiri,” tegas Mukhlis.

Menurutnya, pokir bukan sekadar lampiran teknis, melainkan cermin konkret kinerja wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tanpa keterbukaan pokir, publik kehilangan alat ukur objektif untuk menilai apakah DPRD benar-benar bekerja atau sekadar pandai beretorika saat kampanye.

Pokir Bukan Rahasia Negara

Mukhlis juga menepis anggapan bahwa pokir DPRD merupakan dokumen tertutup. Ia merujuk Permendagri Nomor 6 Tahun 2018 Pasal 78 Ayat (3) yang menyebutkan bahwa pokir DPRD disampaikan secara tertulis kepada kepala Bappeda. Artinya, dokumen tersebut bersifat resmi, tercatat, dan dapat diakses.

Dengan membuka data pokir, masyarakat bisa menilai kinerja DPRD berdasarkan usulan nyata dalam perencanaan dan penganggaran, bukan sekadar janji politik lima tahunan. Transparansi menyeluruh antara eksekutif dan legislatif diyakini akan memperkuat akuntabilitas serta menyehatkan demokrasi lokal.

Jika transparansi hanya dilakukan separuh jalan, dampaknya bukan ketenangan publik, melainkan kecurigaan yang berlarut. Sebaliknya, keterbukaan penuh adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik yang selama ini kerap terkikis oleh praktik birokrasi tertutup.

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al-Ma’arif Cup 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Antar SD di Kota Tasikmalaya

    Al-Ma’arif Cup 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Antar SD di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Yayasan Al-Ma’arif Cijerah sukses menggelar turnamen sepak bola antar Sekolah Dasar bertajuk “Al-Ma’arif Cup 2026” yang berlangsung pada 4 hingga 7 April 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 18 sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya. Turnamen yang digelar di lingkungan Yayasan Al-Ma’arif, Kampung Cijerah, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya […]

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • Head to Head Persib vs Persijap: Statistik Maung Bandung Lebih Unggul,

    Head to Head Persib vs Persijap: Statistik Maung Bandung Lebih Unggul,

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANDUNG – Data head to head Persib vs Persijap memang menunjukkan dominasi Maung Bandung dalam sejarah pertemuan kedua tim. Namun jika hanya berpatokan pada statistik lama, Bobotoh bisa saja salah membaca situasi. Pasalnya, hasil pertemuan terbaru justru menunjukkan cerita berbeda. Persib Bandung memang pernah menghajar Persijap Jepara dengan skor telak dalam beberapa musim […]

  • Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    Pedagang Cikurubuk Layangkan Surat, Pemkot Tasikmalaya Ditunggu Bertindak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik penataan Pasar Tradisional Cikurubuk kini memasuki babak baru. Tidak lagi sebatas pernyataan di ruang publik, Perkumpulan Himpunan Pedagang Pasar Tasikmalaya (HIPPATAS) secara resmi mengajukan tuntutan tertulis kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Langkah administratif ini dinilai sebagai bentuk keseriusan pedagang dalam mendorong percepatan kebijakan. Di tengah belum terlihatnya progres konkret di lapangan, […]

  • Dirut hanania travel tersangka - astakona

    Dirut Hanania Travel Jadi Tersangka, Ribuan Jamaah Umrah Gagal Berangkat

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel memasuki babak baru. Polda Metro Jaya resmi menetapkan Dirut PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka setelah menemukan bukti yang cukup dalam penyelidikan kasus yang merugikan ratusan hingga ribuan calon jamaah. Penetapan tersangka dilakukan pada 29 Mei […]

  • Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

    Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memotong tunjangan DPRD bukan kebijakan populer. Tidak ada panggung, tidak ada klaim pencitraan. Namun justru di situlah kekuatannya. Di tengah tekanan fiskal, dua daerah ini menyentuh pos anggaran yang selama ini dianggap sensitif secara politik. Langkah dan Kebijakan DPRD Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar Di […]

expand_less