Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali menguji komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar akses informasi anggaran dibuka secara utuh semakin menguat, menyusul tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi menjangkau seluruh proses penganggaran, termasuk pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

Persoalan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, secara terbuka meminta agar Peraturan Daerah (Perda) APBD 2026 dan Peraturan Bupati (Perbup) Penjabaran APBD 2026 segera diunggah ke Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Pernyataan tersebut dimuat media online Priangan.com dan langsung memantik diskursus publik yang lebih luas: sejauh mana pemerintah daerah benar-benar siap transparan?

APBD Bukan Dokumen Elitis, Tapi Hak Publik

Asep Muslim menegaskan, keterbukaan dokumen APBD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral dan politik pemerintah daerah. APBD, kata dia, adalah uang rakyat yang penggunaannya wajib dapat diakses dan diawasi publik.

Keterlambatan publikasi Perda APBD dan Perbup Penjabaran APBD 2026 dinilai berpotensi melahirkan kecurigaan. Dalam konteks ini, transparansi anggaran hadirkan kepercayaan publik bukan sekadar slogan, melainkan prasyarat mutlak tata kelola pemerintahan yang sehat.

Dorongan ini juga selaras dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang meminta seluruh pemerintah daerah membuka akses informasi anggaran secara luas. Namun, tanpa langkah konkret dan konsisten, komitmen transparansi berisiko berhenti sebagai retorika kebijakan semata.

Transparansi Setengah Hati Justru Memicu Curiga

Dorongan keterbukaan tersebut mendapat penguatan dari Ketua SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Ahmad Mukhlis. Ia menilai, membuka APBD tanpa membuka pokir DPRD sama saja menyajikan transparansi setengah hati.

“Kalau APBD dibuka tapi pokir DPRD disembunyikan, publik justru makin curiga. Karena pokir adalah bagian dari APBD itu sendiri,” tegas Mukhlis.

Menurutnya, pokir bukan sekadar lampiran teknis, melainkan cermin konkret kinerja wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tanpa keterbukaan pokir, publik kehilangan alat ukur objektif untuk menilai apakah DPRD benar-benar bekerja atau sekadar pandai beretorika saat kampanye.

Pokir Bukan Rahasia Negara

Mukhlis juga menepis anggapan bahwa pokir DPRD merupakan dokumen tertutup. Ia merujuk Permendagri Nomor 6 Tahun 2018 Pasal 78 Ayat (3) yang menyebutkan bahwa pokir DPRD disampaikan secara tertulis kepada kepala Bappeda. Artinya, dokumen tersebut bersifat resmi, tercatat, dan dapat diakses.

Dengan membuka data pokir, masyarakat bisa menilai kinerja DPRD berdasarkan usulan nyata dalam perencanaan dan penganggaran, bukan sekadar janji politik lima tahunan. Transparansi menyeluruh antara eksekutif dan legislatif diyakini akan memperkuat akuntabilitas serta menyehatkan demokrasi lokal.

Jika transparansi hanya dilakukan separuh jalan, dampaknya bukan ketenangan publik, melainkan kecurigaan yang berlarut. Sebaliknya, keterbukaan penuh adalah fondasi utama untuk membangun kepercayaan publik yang selama ini kerap terkikis oleh praktik birokrasi tertutup.

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Arkanurrizky A.H (14) menuju Jakarta bukan sekadar perjalanan mengikuti lomba. Siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya ini menjadi salah satu peserta dalam ajang Hackclub Campfire yang digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Hack Club tersebut diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas berasal […]

  • bahaya artificial intelligence

    15 Bahaya AI: Potensi Ancaman yang Perlu Diwaspadai

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 46
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA TEKNOLOGI. Artificial Intelligence (AI) telah menjadi salah satu tren teknologi yang sangat mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Kehadirannya memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan efisiensi pekerjaan manusia dan mempermudah banyak aspek dalam kehidupan. Namun, di balik potensi positifnya, ada bahaya AI yang harus diperhatikan dan diwaspadai dengan serius. Meskipun teknologi ini menawarkan kemudahan, jika tidak […]

  • korupsi digitalisasi pendidikan

    Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan, Kejagung Periksa Dua Saksi Baru

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 45
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PENDIDIKAN. Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan 2019–2022 di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada Senin (8/9/2025), Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa dua orang saksi kunci untuk memperkuat rangkaian pembuktian. Dua saksi […]

  • Aksi Guru Honorer Madrasah di Tasikmalaya Menguat, Tuntut Ribuan Guru Diangkat PPPK

    Aksi Guru Honorer Madrasah di Tasikmalaya Menguat, Tuntut Ribuan Guru Diangkat PPPK

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Aksi guru honorer kembali menyita perhatian publik di Kota Tasikmalaya. Ribuan guru madrasah yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menggelar unjuk rasa bertepatan dengan Apel Akbar Guru Honorer di depan Gedung Bale Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (26/1/2026). Aksi guru honorer madrasah Tasikmalaya ini menjadi penegasan atas keresahan panjang […]

  • status tanggap darurat kota tasikmalaya

    Status Tanggap Darurat Resmi Berlaku di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 39
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PERISTIWA.   Pemerintah Kota Tasikmalaya memulai masa Tanggap Darurat Bencana terhitung Kamis (06/11/2025). Status ini ditetapkan untuk lima hari ke depan, menyusul meningkatnya laporan kerusakan dan gangguan akibat cuaca ekstrem di berbagai wilayah kota. Penetapan langkah ini dilakukan setelah evaluasi dari status sebelumnya, yaitu Siaga Bencana. Hasil pemantauan terakhir menunjukkan perlunya gerak penanganan yang […]

  • Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    Pemkab Tasikmalaya Resmi Sepakati MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terkait rencana pembangunan Kampus Fakultas Kedokteran UPI di Kecamatan Karangnunggal. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Bandung, Jumat (30/1/2026). Penandatanganan MoU dihadiri langsung oleh Bupati Tasikmalaya bersama Wakil Bupati Tasikmalaya, serta […]

expand_less