Harkitnas 2026, Bupati Ciamis Tekankan Literasi Digital
- account_circle adminastakona
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA CIAMIS – Semangat persatuan, kebangkitan nasional, dan kesiapan menghadapi tantangan era digital menjadi pesan utama dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kabupaten Ciamis yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Rabu (20/5/2026).
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertindak langsung sebagai inspektur upacara dalam peringatan tahunan tersebut. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), pelajar, organisasi kepemudaan, hingga elemen masyarakat lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis, serta sejumlah tamu undangan.
Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga refleksi atas tantangan baru yang dihadapi bangsa di tengah perkembangan teknologi dan perubahan global yang berlangsung cepat.
Dalam kesempatan itu, Herdiat membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat persatuan dan perjuangan bangsa yang telah tumbuh sejak lahirnya Boedi Oetomo pada 1908.
“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” demikian kutipan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan Herdiat.
Generasi Muda Jadi Fokus Kebangkitan Nasional
Peringatan Harkitnas ke-118 tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga dan membina generasi muda sebagai aset strategis bangsa di tengah derasnya arus perubahan zaman.
Dalam amanat tersebut, pemerintah menekankan bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerus, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, karakter, maupun kesiapan menghadapi perkembangan teknologi digital.
Karena itu, kebangkitan nasional saat ini tidak lagi dimaknai semata dalam konteks perjuangan fisik atau historis, tetapi juga melalui upaya membangun sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing.
Pemerintah pusat, dalam sambutan tersebut, juga menyinggung sejumlah program strategis nasional yang saat ini tengah dijalankan, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, pemerataan layanan kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Program-program tersebut disebut sebagai bagian dari upaya membangun fondasi kebangkitan nasional melalui peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Tantangan Bangsa Bergeser ke Era Digital
Selain pembangunan fisik dan sosial, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada perlindungan generasi muda di ruang digital.
Dalam sambutan yang dibacakan Herdiat, disebutkan bahwa pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) sebagai langkah nyata menciptakan ruang digital yang sehat dan aman.
Kebijakan tersebut dinilai penting mengingat tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya datang dari lingkungan sosial konvensional, tetapi juga dari derasnya arus informasi digital yang dapat membawa dampak positif maupun negatif.
Bagi pemerintah, menjaga generasi muda di era digital menjadi bagian dari strategi menjaga kedaulatan bangsa dalam konteks yang lebih modern.
Bupati Ciamis Ajak Perkuat Solidaritas
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Bupati Ciamis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan literasi digital.
Menurutnya, kemajuan bangsa dan daerah hanya bisa dicapai melalui kerja bersama dan kesadaran kolektif untuk menghadapi tantangan zaman.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” demikian amanat Menteri Komunikasi dan Digital yang dibacakan Herdiat.
Peringatan Harkitnas ke-118 di Kabupaten Ciamis menjadi pengingat bahwa nilai persatuan dan semangat kebangkitan harus terus dijaga, tidak hanya sebagai warisan sejarah, tetapi sebagai energi untuk menghadapi masa depan.
Sebab, kebangkitan nasional sejati tidak hanya dikenang lewat upacara, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dalam menjaga generasi muda, memperkuat persatuan, dan membangun bangsa yang tangguh di tengah perubahan zaman.(df)
- Penulis: adminastakona
