Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Dalami Jejak Penyandang Dana Unjuk Rasa di Balik Penyerangan Kantor Polisi Jakarta Timur

Polisi Dalami Jejak Penyandang Dana Unjuk Rasa di Balik Penyerangan Kantor Polisi Jakarta Timur

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, BERITA PERISTIWA. Polisi terus menyelidiki kemungkinan adanya dalang sekaligus penyandang dana unjuk rasa yang berujung pada penyerangan dan perusakan sejumlah kantor polisi di Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menegaskan pihaknya sedang mengumpulkan bukti dan menganalisis peran koordinator aksi serta pihak yang diduga menjadi penyandang dana unjuk rasa.

“Proses pendalaman masih berjalan. Kami akan mengkaji keterlibatan koordinator maupun pihak yang menyokong dana, karena pola serangan terlihat terstruktur dan bahkan menggunakan bom molotov rakitan,” ujar Alfian di Jakarta, Selasa (9/9).

Sejauh ini, aparat mencatat beberapa anggota polisi mengalami luka serius akibat insiden tersebut. Dua personel di Polsek Jatinegara harus mendapatkan perawatan intensif, salah satunya mengalami patah tulang setelah terjatuh ketika mencoba menyelamatkan diri.

Selain korban luka, sejumlah fasilitas kantor polisi mengalami kerusakan berat. Inventaris yang terbakar maupun hilang sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Namun, nilai kerugian masih dalam proses pendataan resmi.

Kasus ini kian menarik perhatian publik karena adanya dugaan jaringan lebih luas di balik aksi. Polisi memastikan tidak hanya fokus pada pelaku lapangan, tetapi juga mencari kemungkinan adanya provokasi dan penyandang dana unjuk rasa yang mengatur kericuhan.

Hingga saat ini, 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari lima laporan berbeda, termasuk penyerangan terhadap Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Duren Sawit, Polsek Cipayung, Polsek Ciracas, dan Polsek Jatinegara.

Dari hasil penyidikan, empat tersangka diketahui meracik bom molotov yang dipakai saat menyerang Mapolsek Jatinegara. Dua di antaranya bekerja di sebuah SPBU swasta dan membantu menyiapkan botol berisi bensin lengkap dengan sumbu kain.

Para tersangka memiliki peran beragam, mulai dari menyerang dengan bambu, melempar batu, hingga melakukan penjarahan. Polisi menegaskan akan menelusuri lebih jauh jaringan dan penyandang dana unjuk rasa yang diduga berada di balik gelombang aksi anarkis ini. (Astakona.com/AA)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Produksi Pangan Nasional, Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah di Minahasa

    Percepat Produksi Pangan Nasional, Kementerian PU Rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah di Minahasa

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 109
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA SOSIAL BUDAYA. Minahasa, 13 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungannya terhadap ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan air irigasi bagi sektor pertanian. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengembangan dan rehabilitasi Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), seperti yang dilaksanakan di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa. […]

  • Daftar Penyakit dan Pelayanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    Daftar Penyakit dan Pelayanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Pemahaman mengenai batasan manfaat BPJS Kesehatan menjadi krusial agar peserta tidak mengalami kesalahpahaman saat mengakses layanan medis. Dengan mengetahui layanan apa saja yang tidak ditanggung, masyarakat dapat menyiapkan alternatif pembiayaan atau perlindungan tambahan, seperti asuransi kesehatan swasta. BPJS Kesehatan tetap berperan penting sebagai instrumen utama perlindungan kesehatan nasional. Namun, literasi kebijakan […]

  • Pemkot Tasikmalaya Siapkan Strategi Hadapi Kenaikan Harga BBM

    Pemkot Tasikmalaya Siapkan Strategi Hadapi Kenaikan Harga BBM

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menyesuaikan strategi operasional menyusul dampak Kenaikan Harga BBM Tasikmalaya yang memengaruhi biaya penggunaan kendaraan dinas di lingkungan pemerintahan. Meski pengeluaran operasional meningkat, pemerintah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal tanpa pengurangan kualitas layanan. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap naiknya harga bahan bakar, khususnya Pertamax, […]

  • Kabupaten Tasikmalaya: Nilai Pelayanan DPRD Jadi Sorotan

    Kabupaten Tasikmalaya: Nilai Pelayanan DPRD Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pelayanan publik di Kabupaten Tasikmalaya kembali menuai sorotan. Kali ini bukan isu asumsi atau keluhan warga, melainkan angka resmi. Berdasarkan Keputusan Bupati Tasikmalaya tentang Indeks Pelayanan Publik (IPP) Tahun 2025, Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya hanya meraih skor 0,98 dengan kategori F (gagal). Dalam dokumen evaluasi tersebut, terdapat 69 perangkat daerah yang […]

  • Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

    Kota Tasikmalaya: Ngarumat Hulu Cai, Gerakan Selamatkan Sumber Air

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gerakan Ngarumat Hulu Cai kembali digaungkan di kawasan Gunung Kokosan, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menjelang peringatan Hari Bumi 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga respons atas ancaman nyata terhadap keberlangsungan sumber air di wilayah tersebut. Sejumlah budayawan, komunitas, dan warga turun langsung ke lapangan untuk […]

  • Bupati Tasikmalaya Keluarkan Surat Edaran Larangan Gratifikasi ASN

    Bupati Tasikmalaya Keluarkan Surat Edaran Larangan Gratifikasi ASN

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA = Pemerintah daerah resmi mengeluarkan kebijakan tegas terkait larangan gratifikasi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui surat edaran Bupati Tasikmalaya, seluruh ASN Kabupaten Tasikmalaya dilarang meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat, perusahaan, maupun pihak yang memiliki hubungan kerja dengan pemerintah. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tasikmalaya Nomor 0018 Tahun […]

expand_less