Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Dalami Jejak Penyandang Dana Unjuk Rasa di Balik Penyerangan Kantor Polisi Jakarta Timur

Polisi Dalami Jejak Penyandang Dana Unjuk Rasa di Balik Penyerangan Kantor Polisi Jakarta Timur

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, BERITA PERISTIWA. Polisi terus menyelidiki kemungkinan adanya dalang sekaligus penyandang dana unjuk rasa yang berujung pada penyerangan dan perusakan sejumlah kantor polisi di Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menegaskan pihaknya sedang mengumpulkan bukti dan menganalisis peran koordinator aksi serta pihak yang diduga menjadi penyandang dana unjuk rasa.

“Proses pendalaman masih berjalan. Kami akan mengkaji keterlibatan koordinator maupun pihak yang menyokong dana, karena pola serangan terlihat terstruktur dan bahkan menggunakan bom molotov rakitan,” ujar Alfian di Jakarta, Selasa (9/9).

Sejauh ini, aparat mencatat beberapa anggota polisi mengalami luka serius akibat insiden tersebut. Dua personel di Polsek Jatinegara harus mendapatkan perawatan intensif, salah satunya mengalami patah tulang setelah terjatuh ketika mencoba menyelamatkan diri.

Selain korban luka, sejumlah fasilitas kantor polisi mengalami kerusakan berat. Inventaris yang terbakar maupun hilang sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Namun, nilai kerugian masih dalam proses pendataan resmi.

Kasus ini kian menarik perhatian publik karena adanya dugaan jaringan lebih luas di balik aksi. Polisi memastikan tidak hanya fokus pada pelaku lapangan, tetapi juga mencari kemungkinan adanya provokasi dan penyandang dana unjuk rasa yang mengatur kericuhan.

Hingga saat ini, 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari lima laporan berbeda, termasuk penyerangan terhadap Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Duren Sawit, Polsek Cipayung, Polsek Ciracas, dan Polsek Jatinegara.

Dari hasil penyidikan, empat tersangka diketahui meracik bom molotov yang dipakai saat menyerang Mapolsek Jatinegara. Dua di antaranya bekerja di sebuah SPBU swasta dan membantu menyiapkan botol berisi bensin lengkap dengan sumbu kain.

Para tersangka memiliki peran beragam, mulai dari menyerang dengan bambu, melempar batu, hingga melakukan penjarahan. Polisi menegaskan akan menelusuri lebih jauh jaringan dan penyandang dana unjuk rasa yang diduga berada di balik gelombang aksi anarkis ini. (Astakona.com/AA)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • merger xl axiata dan smartfren

    SPXL Sampaikan Aspirasi Terkait Rencana Merger XL Axiata dan Smartfren

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 41
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Wacana merger antara XL Axiata dan Smartfren yang semakin dekat memunculkan berbagai respons, salah satunya dari kalangan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja XL Axiata (SPXL). Melalui sejumlah agenda resmi, SPXL menyampaikan aspirasi sekaligus menegaskan dukungan terhadap merger, dengan syarat utama bahwa kesejahteraan karyawan tetap menjadi prioritas utama. Sharing Session: […]

  • Aksi Mosi Tidak Percaya Digelar, Satu Tahun Kepemimpinan Viman–Diky Masuk Fase Evaluasi Publik

    Aksi Mosi Tidak Percaya Digelar, Satu Tahun Kepemimpinan Viman–Diky Masuk Fase Evaluasi Publik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tasikmalaya memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya terhadap kepemimpinan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Candra, dan sebagai bahan evaluasi kinerja Pemkot Tasikmalaya.  Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dengan […]

  • Donny Fattah : Bassist Legendaris God Bless Tutup Usia

    Donny Fattah : Bassist Legendaris God Bless Tutup Usia

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Dunia musik rock Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh pentingnya. Donny Fattah, bassist legendaris sekaligus salah satu pendiri band rock ternama God Bless, meninggal dunia pada usia 77 tahun, Sabtu, 7 Maret 2026. Kabar Donny Fattah meninggal pertama kali disampaikan melalui akun Instagram resmi band tersebut. Dalam unggahan yang menampilkan foto […]

  • Gerakan Pangan Murah Digelar di Purbaratu, Harga Sembako Ditekan Saat Ramadhan

    Gerakan Pangan Murah Digelar di Purbaratu, Harga Sembako Ditekan Saat Ramadhan

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan terus diperkuat. Melalui program Gerakan Pangan Murah, Polres Tasikmalaya Kota bersinergi dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar operasi pasar di wilayah Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (3/3/2026). Program Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu instrumen intervensi harga untuk memastikan […]

  • Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    Efisiensi Birokrasi vs Kebutuhan Digital Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Astakona, OPINI – Di tengah arus digitalisasi yang semakin tak terelakkan, Kabupaten Tasikmalaya justru menghadapi dilema klasik: antara efisiensi birokrasi dan kebutuhan penguatan sektor komunikasi serta informatika. Kebijakan penggabungan Kominfo dengan Dishub menjadi simbol dari tarik-menarik kepentingan tersebut. Dalam kerangka Peran Kominfo dalam Pemerintah Daerah, kebijakan ini tidak bisa dipandang sebagai langkah administratif biasa. Ia […]

  • Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    Di Balik Gemerlap Tasikmalaya, Ada Anak yang Bertahan Hidup

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pusat Kota Tasikmalaya terlihat hidup saat malam. Deretan tempat makan penuh, kendaraan nyaris tak terputus, dan percakapan terdengar di setiap sudut jalan. Kota ini tampak bergerak, tumbuh, dan berkembang. Namun di sela-sela denyut ekonomi itu, seorang anak perempuan berdiri tanpa alas apa pun selain harapan. Ia bukan pengamen. Bukan pedagang kecil. […]

expand_less