Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

Muhammad Farhan: Tahun Pertama Kepemimpinan Jadi Fondasi Pembangunan Kota Bandung

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa satu tahun pertama masa kepemimpinannya merupakan fase krusial untuk meletakkan fondasi pembangunan jangka panjang Kota Bandung. Menurutnya, periode awal ini bukanlah ajang mengejar capaian instan, melainkan tahap strategis untuk memastikan visi Bandung Utama—Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis—dapat berjalan berkelanjutan selama lima tahun ke depan.

Farhan menilai keberhasilan seorang pemimpin di Kota Bandung tidak dapat diukur hanya dari hasil jangka pendek. Kepemimpinan, kata dia, harus dipahami sebagai proses berkelanjutan yang memerlukan dasar kebijakan, tata kelola, serta pemahaman mendalam terhadap persoalan riil di lapangan.

“Kepemimpinan ini sifatnya jangka panjang, lima tahun. Apa yang terjadi di setahun pertama adalah upaya meletakkan dasar agar visi Bandung unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis bisa berkelanjutan minimal lima tahun ke depan,” ujarnya.

Refleksi Setahun Memimpin: Kritik, Pembelajaran, dan Keberkahan

Menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Farhan mengaku banyak mendapatkan pembelajaran berharga. Ia menyebut berbagai dinamika yang dihadapi, mulai dari kritik hingga penilaian negatif, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses memimpin kota besar seperti Bandung.

“Alhamdulillah, berkah. Saya menyadari saya punya banyak kekurangan. Ada kritik, ada fitnah, ada yang ngaraco. Tapi itu hal biasa,” ucapnya.

Menurut Farhan, kritik publik justru menjadi cermin untuk memperbaiki kinerja pemerintah kota. Ia menilai keterbukaan terhadap masukan masyarakat merupakan prasyarat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah dan partisipatif, sejalan dengan semangat Bandung Utama.

Dalam berbagai kesempatan, Farhan juga menekankan pentingnya kehadiran langsung pemimpin di tengah masyarakat. Pendekatan ini diyakini mampu mempersempit jarak antara kebijakan di atas kertas dengan realitas yang dihadapi warga di tingkat kelurahan dan RW.

Program Prakarsa dan Siskamling Jadi Pintu Masuk Masalah Riil

Salah satu program yang disebut Farhan sebagai kunci untuk memahami persoalan kota adalah Program Siskamling Siaga Bencana dan Prakarsa. Melalui program ini, Farhan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) turun langsung ke wilayah-wilayah untuk berdialog dan menyerap aspirasi warga.

“Salah satu program yang kami kick off adalah Prakarsa. Saya keliling ke setiap kelurahan dan RW. Itu bukan pekerjaan biasa. Dari situ saya menemukan banyak permasalahan, tapi juga selalu ada solusi,” ungkapnya.

Dari hasil kunjungan tersebut, Farhan menyoroti persoalan branghang atau lorong sempit yang banyak ditemukan di sejumlah titik Kota Bandung. Ia menyebut di sekitar kawasan Lodaya saja terdapat 46 titik branghang bermasalah yang direncanakan akan dibongkar karena berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan dan tata ruang.

“Contohnya branghang. Banyak branghang bermasalah. Di sekitar Lodaya ada 46 titik bermasalah dan akan dibongkar. Tidak mudah, karena rumahnya sudah lama. Tapi ada contoh solusi seperti di Jalan Tengku Angkasa, pemanfaatannya bagus,” jelas Farhan.

Pengalaman tersebut membuka pandangannya bahwa sebagian besar persoalan wilayah sebenarnya telah memiliki contoh solusi yang bisa direplikasi di tempat lain. Tantangannya terletak pada keberanian mengambil keputusan serta konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan.

“Itu membuka mata saya bahwa permasalahan di wilayah sebenarnya sudah ada solusinya,” tuturnya.

Farhan menegaskan, fondasi yang dibangun pada tahun pertama ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi percepatan pembangunan Kota Bandung yang lebih tertata, aman, dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kejahatan debt collector

    Kekerasan Debt Collector: Posisikan Indonesia Darurat Kejahatan Kedua se-ASEAN

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 42
    • 0Komentar

    astakona.com, SOSIAL BUDAYA. Fenomena kekerasan oleh debt collector fintech atau pinjaman online (pinjol) kini mencapai titik darurat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 3.858 pengaduan resmi pada Juni 2025, mencakup intimidasi verbal, penyebaran data pribadi, hingga kekerasan fisik. Angka ini memperlihatkan jurang besar antara aturan penagihan yang berlaku dan praktik brutal di lapangan. Lonjakan Kasus, […]

  • Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle adminastakona
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kesatuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih resmi memulai pengabdian di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Kehadiran unit baru TNI Angkatan Darat ini bukan sekadar memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa mandat strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Saat ini, ribuan personel TNI AD yang tergabung dalam kesatuan tersebut […]

  • Gerindra Kota Tasikmalaya

    Anggota DPRD Gerindra Kota Tasikmalaya Bagikan Ratusan Takjil untuk Warga

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana ngabuburit di depan Kantor DPC Gerindra Kota Tasikmalaya pada Senin (9/3/2026) terasa lebih hangat dari biasanya. Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah anggota DPRD dari Partai Gerindra terlihat turun langsung ke jalan menyapa masyarakat sambil membagikan takjil. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 600 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan dan warga yang melintas di […]

  • Kabupaten Tasikmalaya: Nilai Pelayanan DPRD Jadi Sorotan

    Kabupaten Tasikmalaya: Nilai Pelayanan DPRD Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pelayanan publik di Kabupaten Tasikmalaya kembali menuai sorotan. Kali ini bukan isu asumsi atau keluhan warga, melainkan angka resmi. Berdasarkan Keputusan Bupati Tasikmalaya tentang Indeks Pelayanan Publik (IPP) Tahun 2025, Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya hanya meraih skor 0,98 dengan kategori F (gagal). Dalam dokumen evaluasi tersebut, terdapat 69 perangkat daerah yang […]

  • Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    Gapura Kabupaten Tasikmalaya: Akselerasi Layanan Digital Satu Pintu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya kini memasuki fase implementasi konkret. Melalui platform layanan terpadu berbasis internet, berbagai kebutuhan informasi dan pelayanan publik terintegrasi dalam satu sistem. Inisiatif ini diwujudkan melalui Gapura Kabupaten Tasikmalaya, sebuah portal manajemen layanan digital yang dirancang untuk menyederhanakan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah. Kehadiran […]

  • Ramadhan Dihantam OTT Pejabat Daerah, Demokrasi Diuji Kepercayaan Publik

    Ramadhan Dihantam OTT Pejabat Daerah, Demokrasi Diuji Kepercayaan Publik

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Astakona, SUDUT PANDANG  – Dalam hitungan bulan, sejumlah kepala daerah kembali tersandung operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman diamankan dalam operasi KPK di Jawa Tengah. Penangkapan ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat kasus korupsi dalam waktu yang relatif berdekatan. Sebelumnya, KPK juga menjerat Bupati Pati Sudewo […]

expand_less