Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYASeorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa Barat, tertanggal 22 Januari 2026. Dalam laporan tersebut, korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp477 juta akibat proyek revitalisasi sekolah yang tak kunjung terealisasi.

Kronologi Dugaan Penipuan Proyek Revitalisasi Sekolah

Kasus ini bermula saat korban bersama timnya ditawari pekerjaan proyek revitalisasi dua sekolah oleh terlapor. Proyek tersebut diklaim memiliki nilai total sekitar Rp2,5 miliar dan disebut sudah siap dilaksanakan.

Korban bahkan mengaku sempat diajak langsung meninjau lokasi sekolah yang akan direvitalisasi. Dalam proses itu, terlapor meminta sejumlah uang dengan alasan biaya pengembangan, pembuatan gambar teknis, serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Uang tersebut diserahkan korban pada Sabtu, 22 November 2025, dengan nilai mencapai 20 persen dari estimasi biaya awal proyek.

“Kami satu tim ditawari proyek revitalisasi dua sekolah. Kami bahkan diundang langsung ke sekolah yang akan direvitalisasi,” ujar Hadian saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

Dana Disebut Aman, Kontrak Ditandatangani di Sekolah

Hadian mengaku sempat mempertanyakan kepastian anggaran proyek tersebut. Menurut penjelasan terlapor, dana proyek diklaim sudah tersedia dan berada di pihak sekolah. Bahkan, kontrak pekerjaan disebut telah ditandatangani langsung di lokasi sekolah, dengan target pengerjaan dalam waktu dekat.

“Kami diminta dana 20 persen untuk penggantian pembuatan gambar dan RAB. Untuk sekolah satunya lagi juga sama. Katanya dananya aman karena sudah ada di dinas,” jelasnya.

Namun, hingga kini proyek revitalisasi tersebut tak pernah berjalan. Sejak November 2025, terlapor juga disebut semakin sulit dihubungi, sehingga korban akhirnya melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Oknum ASN Tasikmalaya Mengaku Hanya Perantara

Di sisi lain, RS membantah sebagai pelaku utama dalam kasus dugaan penipuan tersebut. Ia mengklaim hanya bertindak sebagai perantara antara korban dan seorang pihak lain yang disebut berasal dari Cianjur.

“Uangnya masuk ke orang Cianjur, bukan ke saya. Saya dikenalkan dengan orang itu dan diberi tahu ada pekerjaan di sekolah Jamanis dan Rajapolah,” kata RS saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

RS juga mengaku dirinya turut menjadi korban. Ia menyebut pihak yang menerima dana menjanjikan pencairan anggaran pada Desember 2025, namun hingga kini proyek tersebut tidak pernah terealisasi.

“Bukti transfer semuanya ada di saya. Saya hanya perantara,” ujarnya.

Status ASN Terlapor Dibenarkan Kecamatan

Camat Cibeureum, Rahman, membenarkan bahwa RS merupakan ASN aktif yang bertugas di Kecamatan Cibeureum. Ia menyebut RS baru menjabat sekitar satu tahun di kecamatan tersebut.

“Betul, baru satu tahun di Kecamatan Cibeureum. Sebelumnya berdinas di Disnaker Kota Tasikmalaya,” katanya singkat.

Kasus dugaan oknum ASN Tasikmalaya main proyek ini kini ditangani Polres Tasikmalaya Kota. Proses hukum diharapkan dapat mengungkap secara terang pihak-pihak yang bertanggung jawab serta menjadi peringatan agar ASN tidak menyalahgunakan posisi dan kepercayaan publik. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bi Halal Pemkab Tasikmalaya Jadi Titik Awal Aktivitas Pasca Lebaran

    Halal Bi Halal Pemkab Tasikmalaya Jadi Titik Awal Aktivitas Pasca Lebaran

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA— Momentum halal bi halal Pemkab Tasikmalaya tahun 2026 dimanfaatkan sebagai titik awal kebangkitan aktivitas pemerintahan pasca libur Idulfitri. Kegiatan ini digelar di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (25/03/2026), bersamaan dengan apel pagi perdana setelah Lebaran. Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, bersama Wakil Bupati H. Asep Sopari Al-Ayubi, memimpin langsung kegiatan […]

  • The Nice Playland Tasikmalaya Ditutup, Ada Apa?

    The Nice Playland Tasikmalaya Ditutup, Ada Apa?

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya akhirnya mengambil langkah tegas. Bersama Aliansi Masyarakat Bungursari, pemkot resmi menghentikan sementara operasional The Nice Playland Tasikmalaya mulai 2 April 2026. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil penelusuran dan temuan di lapangan, wahana wisata tersebut diduga telah beroperasi sebelum seluruh dokumen perizinan dan persyaratan teknis dipenuhi secara […]

  • TNI Gugur di Lebanon: Israel Cuci Tangan, Bukti Lapangan Justru Mengarah ke IDF

    TNI Gugur di Lebanon: Israel Cuci Tangan, Bukti Lapangan Justru Mengarah ke IDF

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA DUNIA – Insiden TNI gugur di Lebanon bukan sekadar kabar duka. Ini adalah potret buram konflik yang sarat manipulasi narasi. Tiga prajurit Indonesia yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian tewas setelah sebuah proyektil menghantam posisi UNIFIL di Adchit al Qusayr, Minggu malam (30/3/2026). Ledakan itu menghancurkan kendaraan patroli—menyisakan puing dan pertanyaan besar. Israel […]

  • Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    Sekolah Tua di Cipatujah Ini Nyaris 30 Tahun Tak Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Suasana belajar di SDN Datar Cipatujah, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, kini jauh dari kata ideal. Sekolah yang telah berdiri sekitar 76 tahun itu mengalami kerusakan serius pada sejumlah bagian bangunannya. Langit-langit kelas terlihat retak bahkan berlubang di beberapa titik. Jendela-jendela banyak yang rusak. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar […]

  • Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya Ganggu Aktivitas Warga

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya dan Dampaknya bagi Warga Astakona, BERITA DAERAH – Kerusakan Jalan Kabupaten Tasikmalaya di Desa Tawangbanteng tidak hanya menjadi persoalan infrastruktur, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sehari-hari. Jalan yang rusak kini menyulitkan mobilitas warga dan meningkatkan risiko kecelakaan. Lubang-lubang besar yang tersebar di sepanjang jalan membuat pengguna jalan harus ekstra […]

  • Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan markup pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo kembali memicu perdebatan luas, terutama di kalangan pekerja kreatif. Seorang videografer profesional, Amsal Christy Sitepu, dituntut hukuman pidana atas tuduhan penggelembungan anggaran dalam proyek video profil desa tahun 2020–2022. Nilai proyek yang dipermasalahkan disebut mencapai Rp30 juta per video, dengan total […]

expand_less