Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, 435 Warga Binaan Kehilangan Hak Kesehatan

Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, 435 Warga Binaan Kehilangan Hak Kesehatan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi memprihatinkan terjadi di Lapas Tasikmalaya tanpa dokter. Hingga pertengahan Juni 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya belum memiliki dokter umum maupun dokter gigi yang bertugas secara tetap, padahal jumlah penghuni lapas mencapai 435 warga binaan.

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan kesehatan di dalam lapas. Di tengah tingginya jumlah penghuni, kebutuhan akan tenaga medis profesional menjadi semakin mendesak untuk menjamin hak dasar para warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Ismet Sitorus, mengakui bahwa saat ini pelayanan kesehatan hanya ditopang oleh tenaga perawat yang memiliki keterbatasan kewenangan dalam menangani berbagai tindakan medis.

Krisis Layanan Kesehatan di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya

Menurut Ismet, setiap warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan harus dirujuk ke rumah sakit ketika membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Kondisi tersebut dinilai tidak ideal karena proses rujukan memerlukan waktu, pengawalan petugas, hingga koordinasi dengan fasilitas kesehatan.

Padahal sebagian besar keluhan yang dialami warga binaan sebenarnya tergolong ringan, seperti flu, batuk, gangguan pernapasan ringan, hingga masalah kesehatan gigi yang seharusnya dapat ditangani langsung di lingkungan lapas.

Ketiadaan dokter membuat proses pemeriksaan dini menjadi terbatas. Akibatnya, penyakit yang awalnya ringan berpotensi berkembang menjadi lebih serius apabila tidak segera mendapat penanganan yang tepat.

Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, Pemda Diminta Turun Tangan

Pihak lapas kini berharap pemerintah daerah dapat membantu mengatasi persoalan tersebut melalui penyediaan tenaga medis secara berkala.

Salah satu opsi yang diusulkan adalah penerapan sistem rotasi dokter dari fasilitas kesehatan milik pemerintah. Dalam skema tersebut, dokter umum dan dokter gigi dapat dijadwalkan bergantian untuk memberikan layanan kesehatan rutin kepada warga binaan.

Menurut pihak lapas, solusi tersebut dinilai lebih realistis dibandingkan menunggu penempatan dokter permanen yang hingga kini belum terealisasi.

Informasi mengenai kondisi ini disebut telah disampaikan kepada Dinas Kesehatan tingkat kota dan kabupaten Tasikmalaya. Meski mendapat respons positif, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait mekanisme penugasan tenaga medis ke Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

Hak Kesehatan Warga Binaan Jadi Sorotan

Persoalan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan bukan sekadar urusan teknis pelayanan medis. Lebih dari itu, kondisi ini menyangkut pemenuhan hak dasar warga binaan yang tetap harus dijamin negara selama menjalani masa pidana.

Dengan jumlah penghuni mencapai ratusan orang dalam lingkungan tertutup, risiko penyebaran penyakit menular menjadi lebih tinggi dibandingkan masyarakat umum. Tanpa keberadaan dokter, proses deteksi dini, pemeriksaan kesehatan berkala, hingga penanganan darurat menjadi kurang optimal.

Selain itu, layanan kesehatan gigi yang selama ini tidak tersedia juga menjadi perhatian tersendiri karena dapat berdampak pada kualitas hidup warga binaan dalam jangka panjang.

Kondisi Lapas Tasikmalaya tanpa dokter kini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah dan instansi terkait. Kehadiran tenaga medis, meski melalui sistem rotasi, dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar hak kesehatan ratusan warga binaan tetap terpenuhi dan risiko gangguan kesehatan di dalam lapas dapat diminimalkan. (dh/hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sjafrie Menko Polkam Baru

    Sjafrie Sjamsoeddin Jadi Menko Polkam Ad Interim Gantikan Budi Gunawan

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PEMERINTAHAN. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim. Penunjukan ini berlaku mulai Senin, 8 September 2025, tepat setelah Presiden memberhentikan Budi Gunawan dari jabatan Menko Polkam. Kabar tersebut dituangkan dalam surat resmi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo […]

  • olahraga viral padel

    Padel, Olahraga yang Jadi Tren di Kalangan Selebriti

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA OLAHRAGA. Belakangan ini, olahraga padel atau sering juga disebut paddle sport tengah mencuri perhatian publik. Popularitasnya semakin melonjak sejak banyak figur publik dan selebriti ikut memainkan olahraga yang sekilas mirip tenis lapangan ini. Tidak hanya seru dimainkan, padel juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan daya tahan tubuh. […]

  • Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Situasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait. Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, […]

  • Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Jadi Langkah Awal Bangun Sinergi

    Silaturahmi dan Audiensi Komunitas SWAKKA Jadi Langkah Awal Bangun Sinergi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Gerak cepat ditunjukkan Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) usai resmi dideklarasikan pada Februari lalu. Melalui agenda silaturahmi dan audiensi komunitas SWAKKA, organisasi ini mulai merajut kolaborasi dengan pemerintah daerah guna menciptakan ruang informasi yang lebih sehat dan berdaya guna. Pada Senin (20/4/2026), SWAKKA menyambangi dua instansi penting di […]

  • Gerindra Kota Tasikmalaya

    Anggota DPRD Gerindra Kota Tasikmalaya Bagikan Ratusan Takjil untuk Warga

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana ngabuburit di depan Kantor DPC Gerindra Kota Tasikmalaya pada Senin (9/3/2026) terasa lebih hangat dari biasanya. Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah anggota DPRD dari Partai Gerindra terlihat turun langsung ke jalan menyapa masyarakat sambil membagikan takjil. Dalam kegiatan tersebut, sekitar 600 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan dan warga yang melintas di […]

  • Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan markup pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo kembali memicu perdebatan luas, terutama di kalangan pekerja kreatif. Seorang videografer profesional, Amsal Christy Sitepu, dituntut hukuman pidana atas tuduhan penggelembungan anggaran dalam proyek video profil desa tahun 2020–2022. Nilai proyek yang dipermasalahkan disebut mencapai Rp30 juta per video, dengan total […]

expand_less