Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Dugaan Pungli Damkar Banjar, BPBD Beri Klarifikasi

Dugaan Pungli Damkar Banjar, BPBD Beri Klarifikasi

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA BANJAR – Polemik mengenai Dugaan Pungli Damkar Banjar dalam kegiatan penyemprotan air saat acara perpisahan siswa SMPN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terus bergulir. Setelah ramai diperbincangkan di media sosial dan grup percakapan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat, akhirnya memberikan penjelasan terkait peristiwa yang memicu sorotan publik tersebut.

Menurut Ruhimat, kegiatan penyemprotan air yang dilakukan petugas Damkar pada 1 Juni 2026 lalu bukan merupakan layanan rutin yang masuk dalam tugas pokok dan fungsi pemadam kebakaran. Namun, pihaknya tetap memenuhi permohonan bantuan dari sekolah sebagai bentuk dukungan untuk menjaga ketertiban pasca-kelulusan siswa.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengantisipasi aksi konvoi kendaraan maupun coret-coret seragam yang kerap terjadi setelah pengumuman kelulusan sekolah.

BPBD Kota Banjar Jelaskan Asal Dana Operasional

Dalam klarifikasinya, Ruhimat mengakui terdapat dana yang diberikan pihak sekolah kepada petugas yang bertugas di lapangan. Namun ia menegaskan dana tersebut bukan pungutan ataupun biaya layanan resmi.

Menurutnya, dana sebesar Rp600 ribu diberikan secara sukarela oleh pihak sekolah dan digunakan untuk menunjang kebutuhan operasional kendaraan serta bahan bakar selama pelaksanaan kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan kedaruratan yang menjadi tugas utama Damkar, termasuk penanganan kebakaran, evakuasi, penyelamatan, hingga bantuan pembersihan jalan atas permintaan kepolisian, selama ini diberikan tanpa dipungut biaya.

“Pelayanan kedaruratan tetap gratis dan menjadi kewajiban kami kepada masyarakat,” tegasnya.

Ruhimat Bantah Terima Uang dari Kegiatan Damkar

Salah satu isu yang berkembang di tengah masyarakat adalah dugaan bahwa sebagian dana operasional tersebut mengalir kepada Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar.

Menanggapi hal itu, Ruhimat membantah keras tudingan tersebut. Ia menyatakan tidak pernah menerima uang dari pihak sekolah maupun dari petugas yang menjalankan kegiatan penyemprotan.

Menurutnya, laporan yang diterima hanya berkaitan dengan penggunaan dana operasional untuk kebutuhan kendaraan dan petugas di lapangan.

Bahkan, ia mengaku pernah menolak uang sisa kegiatan yang hendak diberikan kepadanya dan meminta agar dana tersebut dikembalikan kepada petugas yang terlibat.

Tangkapan Layar WhatsApp Picu Polemik Baru

Polemik semakin berkembang setelah beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menampilkan nomor pribadi Ruhimat dalam sebuah komunikasi terkait dana operasional kegiatan.

Namun Ruhimat menegaskan dirinya tidak pernah mengirimkan pesan sebagaimana yang beredar luas. Ia menduga ada pihak yang menyalahgunakan identitas atau nomor telepon miliknya untuk kepentingan tertentu.

Sebagai langkah evaluasi, BPBD Kota Banjar memutuskan untuk tidak lagi melayani permintaan penyemprotan serupa dari sekolah yang berada di luar wilayah administrasi Kota Banjar.

Ke depan, prioritas pelayanan akan difokuskan untuk kebutuhan masyarakat Kota Banjar, sedangkan bantuan ke daerah lain hanya dilakukan dalam situasi darurat melalui mekanisme bantuan antarwilayah.

Mencuatnya Dugaan Pungli Damkar Banjar menjadi pelajaran penting mengenai perlunya kejelasan mekanisme bantuan nonkedaruratan agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat. BPBD Kota Banjar berharap klarifikasi yang disampaikan dapat meluruskan informasi yang berkembang sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan pemadam kebakaran. (i/hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi Nepal Hari Ini

    Situasi Nepal Terkini, DPR Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi WNI

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK. Situasi Nepal terkini terus menjadi perhatian internasional setelah krisis politik dan konflik sosial semakin memanas. Menyikapi kondisi ini, anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB, Taufiq Abdullah, mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menyiapkan langkah mitigasi, termasuk kemungkinan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Nepal. “Jika keadaan semakin tidak menentu dan membahayakan keselamatan […]

  • indikasi korupsi pangandaran - berita daerah astakona

    Indikasi Korupsi Pangandaran Mencuat, Pariwisata dan DLHK Masuk Radar

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA PANGANDARAN — Ada dua pintu yang kini patut diketuk lebih keras di Kabupaten Pangandaran. Satu pintu mengarah ke sektor pariwisata, wajah utama daerah yang setiap hari menyerap uang dari kunjungan wisatawan. Satu pintu lagi mengarah ke layanan kebersihan, urusan dasar yang menyentuh warga dari gang kecil sampai jalan utama. Data yang dimiliki redaksi menunjukkan, […]

  • Aksi Mosi Tidak Percaya Digelar, Satu Tahun Kepemimpinan Viman–Diky Masuk Fase Evaluasi Publik

    Aksi Mosi Tidak Percaya Digelar, Satu Tahun Kepemimpinan Viman–Diky Masuk Fase Evaluasi Publik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Tasikmalaya memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya terhadap kepemimpinan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Wakil Wali Kota Diky Candra, dan sebagai bahan evaluasi kinerja Pemkot Tasikmalaya.  Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, dengan […]

  • Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    Penemuan Mayat di Cibeureum, Pria 56 Tahun Diduga Sudah Sepekan Meninggal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Warga Perum Bumi Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, dibuat geger dengan peristiwa penemuan mayat di Cibeureum, Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria bernama Danil (56) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dan diduga telah wafat lebih dari satu minggu. Kabar tersebut cepat menyebar dari mulut ke mulut. Dalam waktu […]

  • tambang freeport papua

    Tambang Freeport Papua: Berkah bagi Investor, Kutukan bagi Masyarakat Adat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN HIDUP. Kisah panjang tambang Freeport Papua selalu menimbulkan kontroversi. Sejak masa pemerintahan Orde Baru di bawah Soeharto, Freeport McMoran, perusahaan asal Amerika Serikat, berhasil menancapkan pengaruhnya di bumi Papua melalui eksploitasi sumber daya alam berskala besar. Strategi Orde Baru yang membuka keran investasi asing setelah Indonesia beralih orientasi dari blok timur ke […]

  • Bupati Garut Minta Kades Baru Fokus Atasi Stunting dan Anak Putus Sekolah

    Bupati Garut Minta Kades Baru Fokus Atasi Stunting dan Anak Putus Sekolah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

      Astakona, BERITA GARUT – Pelantikan tujuh Kepala Desa Garut hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) dimanfaatkan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, untuk menegaskan sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan di tingkat desa. Dalam arahannya, Bupati meminta para kepala desa yang baru dilantik agar tidak hanya fokus pada administrasi pemerintahan, tetapi juga aktif menangani persoalan […]

expand_less