Garut Belajar dari Kepri untuk Dongkrak IPM Daerah
- account_circle adminastakona
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA GARUT – Upaya meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut. Salah satu langkah yang kini ditempuh adalah Garut belajar dari Kepri melalui penjajakan kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Langkah tersebut mengemuka saat Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad beserta rombongan di kawasan Cipanas, Tarogong Kaler, Jumat (12/6/2026).
Pertemuan kedua kepala daerah itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan forum bertukar gagasan terkait strategi pembangunan daerah, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), hingga penguatan sektor ekonomi dan pariwisata.
Bagi Pemerintah Kabupaten Garut, pengalaman Kepri menjadi salah satu referensi penting. Pasalnya, provinsi tersebut mampu mencatatkan capaian IPM yang termasuk tertinggi di Indonesia meski memiliki tantangan geografis berupa wilayah kepulauan yang tersebar luas.
Garut Belajar dari Kepri untuk Tingkatkan IPM
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengakui bahwa peningkatan IPM masih menjadi pekerjaan besar yang harus terus didorong oleh seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Garut.
Menurutnya, keberhasilan Kepulauan Riau menembus jajaran provinsi dengan capaian pembangunan manusia terbaik menunjukkan bahwa perencanaan yang tepat dan kolaborasi yang kuat dapat menghasilkan kemajuan signifikan.
Ia menilai berbagai pengalaman yang dimiliki Kepri dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Garut dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas, Garut membutuhkan strategi pembangunan yang terukur agar percepatan pembangunan dapat berjalan lebih optimal.
Potensi Pariwisata Jadi Peluang Kerja Sama
Selain membahas pembangunan manusia, kedua daerah juga melihat peluang kolaborasi di sektor pariwisata.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menilai Garut memiliki kekayaan alam, budaya, dan destinasi wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan melalui kerja sama lintas daerah.
Keberadaan kawasan wisata pegunungan, pemandian air panas, hingga industri ekonomi kreatif menjadi modal besar yang dapat dikolaborasikan dengan sektor pariwisata Kepulauan Riau.
Salah satu konsep yang dibahas adalah pengembangan turism linkage, yakni membangun keterhubungan promosi dan pengembangan wisata antara kedua daerah guna meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.
Kolaborasi Daerah Dinilai Jadi Solusi Tantangan Pembangunan
Ansar Ahmad menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan. Karena itu, inovasi dan kerja sama menjadi salah satu kunci untuk menjaga laju pembangunan.
Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan masing-masing yang dapat saling melengkapi. Melalui kolaborasi, daerah tidak hanya bertukar pengalaman, tetapi juga membuka peluang investasi, pengembangan ekonomi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berhasil tidak lahir dari persaingan antardaerah, melainkan dari kemampuan untuk saling belajar dan bekerja sama.
Penjajakan Garut belajar dari Kepri ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai program kolaboratif yang mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan IPM, serta memperkuat sektor ekonomi dan pariwisata demi kesejahteraan masyarakat kedua daerah. (dh/hs)
- Penulis: adminastakona
