Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Diky Candranegara Dukung Kaderisasi Pemuda Muhammadiyah Tasikmalaya

Diky Candranegara Dukung Kaderisasi Pemuda Muhammadiyah Tasikmalaya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya mulai menancapkan agenda besar untuk penguatan generasi muda melalui Baitul Arqam 2026, program kaderisasi utama yang bukan hanya berorientasi pada pembinaan internal organisasi, tetapi juga disiapkan sebagai ruang mencetak kader yang siap tampil di tengah dinamika sosial masyarakat.

Keseriusan agenda tersebut terlihat dari langkah jajaran Pemuda Muhammadiyah yang secara langsung menemui Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, Selasa (26/5/2026), untuk melakukan silaturahmi sekaligus menyampaikan undangan resmi agar pemerintah daerah ikut hadir dalam agenda strategis tersebut.

Bagi Pemuda Muhammadiyah, Baitul Arqam bukan sekadar forum pelatihan kader biasa. Ini adalah proses pembentukan karakter, ideologi, kepemimpinan, hingga kesiapan kader menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Cecep Fikri Fajar, menegaskan bahwa organisasi kepemudaan Islam saat ini tidak cukup hanya fokus pada penguatan internal, tetapi harus mampu melahirkan kader yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin Baitul Arqam menjadi momentum besar bagi kaderisasi Pemuda Muhammadiyah. Ini bukan hanya soal pelatihan organisasi, tapi bagaimana melahirkan kader yang siap hadir dan berkontribusi untuk masyarakat,” ujarnya.

Baitul Arqam Pemuda Muhammadiyah Tasikmalaya Jadi Mesin Konsolidasi Organisasi

Agenda Baitul Arqam Pemuda Muhammadiyah Tasikmalaya tahun ini juga membawa target yang lebih ambisius.

Selain membentuk kader baru, program ini diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.

Pemuda Muhammadiyah menargetkan lahirnya penguatan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya agar gerakan organisasi tidak hanya terkonsentrasi di level kota.

Langkah ini dinilai penting karena penguatan basis organisasi menjadi syarat utama jika ingin menjadikan kaderisasi sebagai gerakan sosial yang benar-benar berdampak.

Cecep menyebut, kader muda Muhammadiyah harus punya keberanian untuk hadir dalam isu-isu strategis masyarakat, mulai dari pendidikan, ekonomi umat, pemberdayaan pemuda, hingga persoalan sosial perkotaan.

Karena itu, materi yang akan dibahas dalam Baitul Arqam juga dirancang lebih luas.

Tidak hanya soal nilai ideologis organisasi, tetapi juga menyentuh kepemimpinan, pemberdayaan ekonomi, hingga penguatan kapasitas sosial kader.

Diky Candranegara Sebut Kaderisasi Pemuda Jadi Investasi Kota

Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyambut positif langkah tersebut.

Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat.

Ia menilai kaderisasi bukan agenda internal organisasi semata, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

“Kalau kader mudanya kuat, punya integritas, punya kepedulian sosial, tentu itu menjadi kekuatan besar bagi kota ini. Pemerintah sangat membutuhkan generasi muda yang mau bergerak,” ujarnya.

Diky juga mengapresiasi pendekatan Pemuda Muhammadiyah yang mencoba membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, sinergi antara organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan pemerintah menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan sosial ke depan.

Baitul Arqam 2026 direncanakan akan diikuti puluhan kader dari berbagai cabang dan ranting se-Kota Tasikmalaya.

Selain pembelajaran klasikal, peserta juga akan diarahkan untuk terlibat dalam aksi sosial nyata sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kaderisasi.

Agenda ini menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah Tasikmalaya sedang membangun positioning baru: bukan sekadar organisasi kader, tetapi kekuatan sosial muda yang ingin berkontribusi lebih luas bagi kota. (dh/hs)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lowongan Kerja Tasikmalaya 2026 - astakona

    Lowongan Kerja Tasikmalaya 2026, Kesempatan Lulusan Farmasi Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Informasi Lowongan Kerja Tasikmalaya 2026 kembali hadir bagi masyarakat yang sedang mencari peluang karier di sektor kesehatan. Rumah Sakit Islam (RSI) Hj. Siti Muniroh Tasikmalaya saat ini membuka kesempatan bagi tenaga farmasi untuk bergabung sebagai Asisten Apoteker. Rekrutmen ini menjadi peluang menarik bagi lulusan D3 Farmasi yang ingin mengembangkan karier di […]

  • Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kesatuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih resmi memulai pengabdian di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Kehadiran unit baru TNI Angkatan Darat ini bukan sekadar memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa mandat strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Saat ini, ribuan personel TNI AD yang tergabung dalam kesatuan tersebut […]

  • Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan markup pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo kembali memicu perdebatan luas, terutama di kalangan pekerja kreatif. Seorang videografer profesional, Amsal Christy Sitepu, dituntut hukuman pidana atas tuduhan penggelembungan anggaran dalam proyek video profil desa tahun 2020–2022. Nilai proyek yang dipermasalahkan disebut mencapai Rp30 juta per video, dengan total […]

  • Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

    Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Astakona, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali menguji komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar akses informasi anggaran dibuka secara utuh semakin menguat, menyusul tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi menjangkau seluruh proses penganggaran, termasuk pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Persoalan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari […]

  • Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa […]

  • Ratusan Pelajar Tasikmalaya Dibekali Produksi Musik Digital, Siap Masuki Industri Kreatif

    Ratusan Pelajar Tasikmalaya Dibekali Produksi Musik Digital, Siap Masuki Industri Kreatif

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Perkembangan industri kreatif berbasis digital membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menciptakan sumber penghasilan. Peluang tersebut menjadi salah satu fokus dalam Seminar Industri Musik dan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital Tahap 1 yang diikuti ratusan pelajar SMA, SMK, dan sederajat di Kota Tasikmalaya, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di […]

expand_less