Kebakaran di Rancabango Tasikmalaya Saat Salat Jumat, Warga Panik
- account_circle adminastakona
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Peristiwa Kebakaran di Rancabango Tasikmalaya menggemparkan warga Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Jumat (12/6/2026) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB itu berlangsung saat sebagian besar warga laki-laki tengah melaksanakan Salat Jumat, sehingga suasana di lingkungan permukiman mendadak berubah panik.
Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari salah satu rumah di kawasan Rancabango RT 01 RW 15. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berlarian menuju titik kebakaran setelah melihat api mulai membesar di bagian atap bangunan.
Rumah yang terbakar diketahui milik Tati (72). Material kayu yang mendominasi konstruksi bangunan membuat kobaran api cepat menjalar dan mengancam rumah-rumah lain yang berada di sekitarnya.
Kebakaran di Rancabango Tasikmalaya Terjadi Saat Warga Beribadah
Waktu kejadian yang bertepatan dengan pelaksanaan Salat Jumat membuat sebagian besar kepala keluarga tidak berada di rumah. Kondisi tersebut membuat ibu rumah tangga dan warga sekitar menjadi pihak pertama yang berupaya menangani situasi darurat.
Dengan peralatan seadanya seperti ember dan selang air, warga mencoba menahan laju api sambil menunggu bantuan datang. Beberapa warga lainnya berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah yang terdampak.
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, api pertama kali terlihat dari salah satu sudut atap rumah sebelum kemudian membesar dan menimbulkan asap pekat yang terlihat dari kejauhan.
Situasi sempat menegangkan karena kawasan tersebut merupakan lingkungan padat penduduk dengan jarak antarrumah yang relatif berdekatan.
Damkar Kota Tasikmalaya Cegah Api Meluas
Tidak lama setelah laporan diterima, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Petugas menghadapi sejumlah kendala, mulai dari akses jalan yang sempit hingga kondisi atap bangunan yang rentan ambruk akibat terbakar. Meski demikian, upaya pemadaman berhasil dilakukan dengan cepat sehingga api tidak sempat menjalar lebih luas.
Keberhasilan tersebut dinilai sangat penting karena rumah-rumah di sekitar lokasi memiliki jarak yang berdekatan dan berpotensi terdampak apabila api tidak segera dikendalikan.
Dugaan Korsleting Listrik Masih Didalami
Selain menghanguskan sebagian rumah milik Tati, kebakaran juga menyebabkan kerusakan pada atap rumah milik Orin yang berada tepat di sebelah lokasi kejadian.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api semakin membesar.
Meski demikian, sejumlah barang elektronik, perabot rumah tangga, dan bagian bangunan mengalami kerusakan akibat kebakaran maupun proses pemadaman.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di area atap rumah.
Pasca kejadian, warga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang terbakar. Pemerintah Kelurahan Panglayungan Kota Tasikmalaya juga telah melakukan pendataan untuk membantu proses penanganan lebih lanjut.
Peristiwa Kebakaran di Rancabango Tasikmalaya ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih rutin memeriksa instalasi listrik rumah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk. (dh/hs)
- Penulis: adminastakona
