Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Disorot, Diky Candranegara Usul Kolaborasi
- account_circle adminastakona
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ketersediaan tong sampah di Jalan KHZ Mustofa kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menilai minimnya fasilitas pembuangan sampah di kawasan pusat perdagangan tersebut dapat berdampak pada kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi daya tarik kawasan yang menjadi salah satu ikon kota.
Menurut Diky, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan perilaku masyarakat, tetapi juga menyangkut dukungan sarana yang memadai. Karena itu, keberadaan tong sampah di titik-titik strategis dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang bersih, nyaman, dan tertata.
Ia mengungkapkan bahwa gagasan penempatan tong sampah sebenarnya telah lama menjadi perhatian pemerintah daerah. Bahkan, konsep desain fasilitas tersebut diharapkan dapat menyesuaikan karakter kawasan Jalan KHZ Mustofa agar tidak mengganggu estetika ruang publik.
Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Dinilai Perlu Sentuhan Estetika
Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan wisata belanja di Kota Tasikmalaya, Jalan KHZ Mustofa setiap hari dipadati masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Tingginya mobilitas warga membuat kebutuhan terhadap fasilitas kebersihan menjadi semakin penting.
Diky menegaskan, penyediaan tong sampah tidak boleh dilakukan secara asal. Selain berfungsi sebagai sarana pengelolaan sampah, keberadaannya juga harus mendukung wajah kota yang lebih modern dan tertata.
Menurutnya, desain tong sampah yang menarik serta penempatan yang tepat akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Sebaliknya, fasilitas yang kurang memadai sering kali membuat sampah berakhir di trotoar, saluran air, maupun ruang publik lainnya.
Ia menyebut Wali Kota Tasikmalaya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan konsep penataan yang selaras dengan wajah kawasan pusat kota.
Selanjutnya –> Tantangan perubahan perilaku warga
- Penulis: adminastakona
