Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Syakur Ingin UMKM Pangan Garut Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

Syakur Ingin UMKM Pangan Garut Jadi Pemasok Makan Bergizi Gratis

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 21 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut mulai mendorong produk pangan lokal agar tidak hanya berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi naik kelas menjadi produk olahan bernilai tambah yang mampu menembus pasar lebih luas, termasuk masuk dalam rantai pasok program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026).

Dalam kunjungannya, Syakur menyoroti perkembangan positif pelaku usaha pangan di Garut yang mulai melakukan transformasi usaha. Jika sebelumnya mayoritas hanya menjual hasil pertanian dalam bentuk mentah, kini sebagian pelaku usaha mulai mengolah produk menjadi barang siap konsumsi dengan nilai ekonomi lebih tinggi.

Menurutnya, langkah tersebut harus terus diperkuat karena membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Saya melihat potensi yang sangat bagus. Ada pelaku usaha yang tidak lagi hanya menjual komoditas, tetapi sudah mengembangkan produk olahan seperti minyak bawang, produk hortikultura, hingga hasil peternakan. Ini harus terus kita dorong,” ujar Syakur.

Produk Lokal Garut Diincar Masuk Program Makan Bergizi Gratis

Bupati Garut menilai, potensi pangan lokal Garut sangat besar jika mampu dihubungkan dengan program-program strategis pemerintah, salah satunya Makan Bergizi Gratis.

Ia bahkan mengisyaratkan perlunya penyerapan produk lokal yang lebih besar dalam mendukung kebutuhan pasokan program tersebut, tentu dengan tetap mengikuti standar dan ketentuan yang berlaku.

Menurut Syakur, jika pelaku usaha pangan lokal mampu memenuhi standar kualitas, peluang untuk masuk dalam ekosistem distribusi MBG sangat terbuka.

Langkah ini dinilai bukan hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat ekonomi daerah berbasis potensi lokal.

Selain itu, Syakur meminta seluruh pemangku kepentingan menjaga komunikasi dan kerja sama agar proses distribusi pangan berjalan lancar.

“Kalau ada dinamika, itu hal biasa. Yang penting komunikasi, kekompakan, dan koordinasi harus terus dijaga agar program berjalan lebih baik,” katanya.

Pemkab Garut Siapkan Ruang Promosi untuk Produk UMKM Pangan

Tak berhenti pada sektor distribusi, Pemkab Garut juga menyiapkan strategi promosi agar produk pangan lokal semakin dikenal masyarakat.

Syakur meminta dinas terkait menyediakan ruang khusus promosi produk olahan pangan dalam berbagai event besar di Garut, baik agenda budaya, olahraga, maupun kegiatan pemerintahan.

Menurutnya, strategi ini penting agar produk lokal tidak kalah bersaing dan bisa menjadi oleh-oleh khas daerah yang memiliki daya tarik ekonomi.

Sementara itu, Kepala DKP Kabupaten Garut Yani Yuliani mengatakan antusiasme pelaku usaha pangan dalam kegiatan GPM menunjukkan sektor ini memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

Menurutnya, pelaku usaha pangan olahan di Garut mulai menunjukkan minat tinggi untuk terlibat dalam program pemerintah.

“Kami melihat respons pelaku usaha sangat positif. Ini menunjukkan sektor pangan lokal punya peluang besar untuk berkembang jika terus difasilitasi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, DKP juga menyediakan sekitar 3,5 ton komoditas pangan untuk masyarakat dengan harga terjangkau menjelang Idul Adha.

Namun lebih dari sekadar pasar murah, momentum ini menjadi sinyal bahwa Garut mulai serius membangun ekosistem pangan lokal yang lebih modern, kompetitif, dan terhubung dengan program strategis nasional. (df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tasik Darurat Pengangkut Sampah?

    Tasik Darurat Pengangkut Sampah?

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Astakona, TASIKMALAYA — Saat sebagian besar warga Kota Tasikmalaya masih tertidur lelap, sejumlah orang justru sudah memulai pekerjaannya dalam gelap dan dingin dini hari. Mereka bukan pejabat, bukan pula profesi yang sering mendapat sorotan. Mereka adalah sopir truk sampah dan para petugas pengangkut sampah, orang-orang yang setiap hari menjaga kota tetap bersih dari gunungan limbah […]

  • Tasikmalaya Waspada: Narkoba Masuk Lewat Medsos, Warga Diminta Aktif Awasi Anak.

    Tasikmalaya Waspada: Narkoba Masuk Lewat Medsos, Warga Diminta Aktif Awasi Anak.

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Astakona, Berita Tasikmalaya – Peredaran narkoba di Tasikmalaya kini tidak lagi bergerak di ruang-ruang tersembunyi. Modusnya bergeser terang-terangan yaitu mulai menggunakan media sosial sebagai media untuk berinteraksi dan bertransaksi melalui cara atau sistem cash on delivery (COD). Pola baru ini terungkap setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya Kota membongkar sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika dan obat […]

  • kejahatan debt collector

    Kekerasan Debt Collector: Posisikan Indonesia Darurat Kejahatan Kedua se-ASEAN

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 60
    • 0Komentar

    astakona.com, SOSIAL BUDAYA. Fenomena kekerasan oleh debt collector fintech atau pinjaman online (pinjol) kini mencapai titik darurat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 3.858 pengaduan resmi pada Juni 2025, mencakup intimidasi verbal, penyebaran data pribadi, hingga kekerasan fisik. Angka ini memperlihatkan jurang besar antara aturan penagihan yang berlaku dan praktik brutal di lapangan. Lonjakan Kasus, […]

  • Andi Ibo DKKT Tasikmalaya

    Andi Ibo Usung Penguatan Kesenian Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 53
    • 0Komentar

    astakona.com, HIBURAN. Musisi senior asal Tasikmalaya, Andi Jaelani atau Andi Ibo, resmi menyatakan kesiapan maju dalam pemilihan Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) periode 2025–2030. Kepada sejumlah pihak, ia menegaskan bahwa pencalonan ini didorong oleh keinginannya memperkuat ekosistem seni lokal secara menyeluruh, mulai dari pendataan seniman hingga penyediaan ruang kreatif yang layak. Andi yang telah berkarier […]

  • LPM Sukamaju Kaler Kota Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih

    LPM Sukamaju Kaler Kota Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Sosialisasi Koperasi Merah Putih digelar LPM Sukamaju Kaler, Kota Tasikmalaya, untuk memperkenalkan program koperasi dan manfaatnya bagi warga. Kegiatan ini disambut antusias, meski masih ada tantangan dalam memberikan pemahaman bahwa dana yang dikelola bukan hibah. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketua LPM Sukamaju Kaler, Yayan, menjelaskan bahwa sosialisasi Koperasi […]

  • DPD KNPI Kota Tasikmalaya: Peran Sekda Dinilai Krusial

    DPD KNPI Kota Tasikmalaya: Peran Sekda Dinilai Krusial

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Sorotan terhadap birokrasi Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali mencuat seiring evaluasi satu tahun terakhir jalannya pemerintahan daerah. Sejumlah elemen masyarakat menilai masih terdapat tantangan dalam tata kelola internal, khususnya terkait sistem koordinasi dan efektivitas kepemimpinan administratif. Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, dalam wawancara pada Senin (16/2/2026), menegaskan bahwa stabilitas […]

expand_less