Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Kebakaran Pabrik Cobek Kayu Tasikmalaya Picu Kerusakan Parah

Kebakaran Pabrik Cobek Kayu Tasikmalaya Picu Kerusakan Parah

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Aktivitas produksi di sebuah sentra pembuatan cobek kayu di Kecamatan Tamansari mendadak terhenti setelah Kebakaran Pabrik Cobek Kayu Tasikmalaya terjadi pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Kobaran api yang muncul saat suasana masih sepi menyebabkan sebagian bangunan dan area produksi mengalami kerusakan cukup berat.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Ciwaas Depok II, RT 005 RW 007, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang belum padam sempurna dan kemudian menyulut material mudah terbakar di sekitar lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat membuat pemilik usaha panik karena api berkembang cukup cepat dan mengancam seluruh area produksi.

Kebakaran Pabrik Cobek Kayu Tasikmalaya Berawal dari Api Kecil

Pemilik usaha, Aef, mengaku awalnya melihat percikan api dalam skala kecil di area pabrik. Karena menganggap kondisi masih bisa dikendalikan, ia berusaha melakukan pemadaman secara mandiri.

Namun, api justru dengan cepat merambat ke bagian belakang bangunan yang dipenuhi bahan baku kayu dan perlengkapan produksi. Kondisi tersebut membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Material kayu yang mendominasi area produksi menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api. Dalam waktu singkat, sebagian bangunan terdampak sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Melihat situasi semakin berbahaya, pemilik usaha akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya untuk meminta bantuan penanganan darurat.

Damkar Kota Tasikmalaya Cegah Api Meluas

Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 01.15 WIB. Tak berselang lama, Regu 2 Damkar Kota Tasikmalaya langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit kendaraan Fire Water Supply.

Perjalanan menuju lokasi ditempuh dalam waktu kurang dari 20 menit. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke area lain yang berpotensi memperbesar kerugian.

Komandan Regu 2, Eman Sulaeman, menjelaskan bahwa petugas melakukan serangkaian langkah mulai dari pemadaman utama, pendinginan, hingga pemeriksaan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api yang masih aktif.

Berkat respons cepat tersebut, kobaran api berhasil dikendalikan dan situasi dapat diamankan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Industri Kayu Memiliki Risiko Kebakaran Tinggi

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha yang bergerak di sektor pengolahan kayu dan industri rumahan untuk meningkatkan standar keselamatan kerja.

Lingkungan produksi yang menyimpan kayu, serbuk kayu, dan bahan mudah terbakar lainnya memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran. Karena itu, pengawasan terhadap sumber api sekecil apa pun perlu menjadi perhatian serius.

Selain memastikan area kerja tetap aman, kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan juga perlu dihindari karena berpotensi memicu kebakaran yang merugikan.

Akibat kejadian tersebut, bagian belakang bangunan pabrik dilaporkan mengalami kerusakan paling parah, sementara area depan turut terdampak. Sebagian hasil produksi masih berhasil diselamatkan, meski nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

Peristiwa Kebakaran Pabrik Cobek Kayu Tasikmalaya ini menjadi pelajaran penting bahwa kelalaian kecil dapat berujung pada kerugian besar, terutama di lingkungan usaha yang menyimpan banyak material mudah terbakar. (dh/hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK KPU Barito

    KPU Barito Utara Tegaskan Tuduhan Money Politic Paslon 01 Tak Berdasar

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara menegaskan bahwa tuduhan praktik politik uang (money politic) yang diarahkan kepada Pasangan Calon Nomor Urut 01, yakni Rusiani, Haddy Arimurty, Syalimuddin Mayasin, dan Herman Subagio, tidak memiliki dasar hukum yang sah. Tuduhan itu dinilai hanya asumsi fiktif tanpa bukti kuat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sidang […]

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • PT Alba Banjar: Miskomunikasi Soal Evaluasi Kinerja Picu Ketegangan

    PT Alba Banjar: Miskomunikasi Soal Evaluasi Kinerja Picu Ketegangan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Ketegangan yang sempat mencuat di lingkungan kerja PT Alba, Kota Banjar, akhirnya berhasil diselesaikan secara musyawarah antara pihak perusahaan dan para pekerja, Kamis (21/5/2026). Permasalahan yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan itu dipastikan berakhir damai setelah kedua belah pihak duduk bersama mencari solusi. Persoalan bermula dari munculnya informasi mengenai rencana […]

  • Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, 435 Warga Binaan Kehilangan Hak Kesehatan

    Lapas Tasikmalaya Tanpa Dokter, 435 Warga Binaan Kehilangan Hak Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kondisi memprihatinkan terjadi di Lapas Tasikmalaya tanpa dokter. Hingga pertengahan Juni 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tasikmalaya belum memiliki dokter umum maupun dokter gigi yang bertugas secara tetap, padahal jumlah penghuni lapas mencapai 435 warga binaan. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas pelayanan kesehatan di dalam lapas. Di tengah tingginya jumlah […]

  • Bawaslu Kota Tasikmalaya Soroti Akurasi Data Pemilih Disabilitas Jelang Pemilu

    Bawaslu Kota Tasikmalaya Soroti Akurasi Data Pemilih Disabilitas Jelang Pemilu

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Bawaslu Kota Tasikmalaya menyoroti pentingnya perbaikan pendataan pemilih penyandang disabilitas menjelang pelaksanaan pemilu mendatang. Persoalan tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan yang masih harus dibenahi untuk memastikan seluruh warga negara memperoleh hak politik yang setara. Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bagi Kaum Disabilitas yang digelar di Bale RW […]

  • Damkar Tasikmalaya Selamatkan Warga dalam Situasi Darurat

    Damkar Tasikmalaya Selamatkan Warga dalam Situasi Darurat

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Aksi cepat Damkar Tasikmalaya selamatkan warga dalam situasi darurat terjadi di Kampung Sukahening, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Minggu (14/6/2026). Berkat respons cepat petugas, seorang warga perempuan berhasil mendapatkan pertolongan sebelum kondisi yang lebih buruk terjadi. Peristiwa tersebut bermula ketika petugas menerima laporan dari seorang warga yang mengkhawatirkan kondisi kerabatnya yang mengurung […]

expand_less