Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » PT Alba Banjar: Miskomunikasi Soal Evaluasi Kinerja Picu Ketegangan

PT Alba Banjar: Miskomunikasi Soal Evaluasi Kinerja Picu Ketegangan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA BANJAR – Ketegangan yang sempat mencuat di lingkungan kerja PT Alba, Kota Banjar, akhirnya berhasil diselesaikan secara musyawarah antara pihak perusahaan dan para pekerja, Kamis (21/5/2026). Permasalahan yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan itu dipastikan berakhir damai setelah kedua belah pihak duduk bersama mencari solusi.

Persoalan bermula dari munculnya informasi mengenai rencana evaluasi terhadap salah seorang pekerja yang dinilai belum memenuhi target kerja perusahaan. Informasi tersebut kemudian berkembang di lingkungan kerja dan memunculkan persepsi bahwa perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Situasi itu sempat memicu ketegangan karena sebagian pekerja menganggap kebijakan tersebut sebagai langkah untuk memberhentikan karyawan.

Namun setelah dilakukan dialog antara manajemen dan para pekerja, persoalan tersebut dipastikan hanya dipicu oleh kesalahpahaman dalam komunikasi internal.

Perwakilan pekerja, Redi Hartono, menjelaskan bahwa persoalan tersebut sebenarnya bukan terkait pemecatan, melainkan bagian dari evaluasi kinerja yang diterapkan perusahaan.

Menurutnya, pihak manajemen hanya berencana memberikan waktu istirahat sementara kepada pekerja yang belum mencapai target kerja tertentu, bukan melakukan pemutusan hubungan kerja secara permanen.

“Jadi sebenarnya ini hanya kesalahan kecil dalam komunikasi. Karena target kerja belum tercapai, ada rencana untuk mengistirahatkan sementara. Namun mungkin teman-teman menganggapnya sebagai upaya untuk mengeluarkan pekerja,” ujar Redi.

Dialog Jadi Jalan Tengah Penyelesaian

Ketegangan yang sempat muncul akhirnya mereda setelah perusahaan dan pekerja memilih jalur dialog untuk menyamakan persepsi.

Dalam perundingan tersebut, kedua belah pihak membahas persoalan secara terbuka hingga ditemukan titik temu yang dapat diterima bersama.

Redi menyebut hasil pembahasan berlangsung kondusif dan menghasilkan penyelesaian secara kekeluargaan.

Menurutnya, dari hasil evaluasi tersebut, hanya satu pekerja yang sebelumnya sempat direncanakan untuk dirumahkan sementara sebagai bagian dari evaluasi internal perusahaan.

Namun keputusan itu telah dibahas dalam forum bersama sehingga tidak lagi menimbulkan gejolak di lingkungan kerja.

“Sekarang semuanya sudah clear dan kondisinya aman. Tadi juga sudah dirundingkan bersama,” katanya.

Penyelesaian melalui jalur musyawarah dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga suasana kerja tetap kondusif sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Pekerja Harap Komunikasi Diperbaiki

Redi menuturkan bahwa secara umum para pekerja merasa nyaman dengan situasi kerja dan kepemimpinan yang ada di perusahaan.

Karena itu, ia berharap komunikasi antara manajemen dan pekerja ke depan bisa dibangun lebih terbuka agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Menurutnya, kejelasan informasi sangat penting agar kebijakan internal perusahaan tidak memunculkan persepsi yang berbeda di kalangan pekerja.

Penyelesaian persoalan ini juga mendapat respons positif dari pekerja karena menunjukkan bahwa masalah ketenagakerjaan masih bisa diselesaikan melalui dialog yang sehat tanpa harus berujung konflik terbuka.

Di tengah dinamika dunia kerja, komunikasi yang baik antara perusahaan dan karyawan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas hubungan industrial.

Musyawarah yang ditempuh PT Alba Kota Banjar dan para pekerja pun menjadi contoh bahwa kesalahpahaman di lingkungan kerja dapat diselesaikan secara damai selama kedua belah pihak membuka ruang komunikasi.

Dengan berakhirnya persoalan tersebut, aktivitas kerja di lingkungan perusahaan dipastikan kembali berjalan normal. (df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi Bunar Tasikmalaya-astakona

    Kopi Bunar Tasikmalaya Go International, Pemkab Siapkan Agrowisata Kopi

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Produk kopi lokal asal Kabupaten Tasikmalaya berhasil menembus pasar internasional. Kopi Bunar Tasikmalaya, yang dikembangkan masyarakat Kampung Buni Hurip, Kecamatan Pagerageung, kini telah dipasarkan hingga ke Jepang, menandai capaian besar bagi produk perkebunan dari wilayah pedesaan. Keberhasilan tersebut lahir dari konsistensi masyarakat setempat dalam mengembangkan budidaya dan pengolahan kopi secara mandiri. […]

  • Jelang Hari Jadi Ciamis, Dishub Pasang 26 PJU di Jalur Astana Gede

    Jelang Hari Jadi Ciamis, Dishub Pasang 26 PJU di Jalur Astana Gede

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis, Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai mempercepat sejumlah persiapan infrastruktur seperti pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (PJU)  di sejumlah jalur strategis, khususnya akses menuju kawasan bersejarah Astana Gede Kawali. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis bergerak cepat melakukan pemasangan sekaligus perawatan lampu penerangan jalan untuk memastikan […]

  • Pemkab Ciamis Dorong Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Sekadar Pencitraan

    Pemkab Ciamis Dorong Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Sekadar Pencitraan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar mempercantik wajah daerah menjelang kunjungan pejabat. Lebih dari itu, Pemkab ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar kebersihan menjadi budaya yang berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, […]

  • Empat Pelaku Curanmor Ciamis Ditangkap, Dua Motor Diamankan

    Empat Pelaku Curanmor Ciamis Ditangkap, Dua Motor Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Upaya pemberantasan curanmor Ciamis kembali menunjukkan hasil. Jajaran Satreskrim Polres Ciamis berhasil mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah berbeda dan menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Dalam pengungkapan yang disampaikan di Mapolres Ciamis, Sabtu (6/6/2026), Wakapolres Ciamis Kompol Sujana menjelaskan bahwa para pelaku diamankan […]

  • udang indonesia tidak terkontaminasi

    Ekspor Udang Indonesia Aman Dikonsumsi, Standar Keamanan Pangan Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 127
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Industri perudangan nasional memastikan bahwa ekspor udang Indonesia tetap berada dalam koridor standar keamanan pangan internasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Shrimp Club Indonesia (SCI) menyusul temuan adanya kandungan Cesium-137 atau zat radioaktif pada sebagian kecil produk udang mentah beku yang diekspor ke Amerika Serikat. Ketua Umum SCI, Andi Tamsil, menegaskan […]

  • wisatawan-tewas-di-pantai-madasari-pangandaran-astakona

    Wisatawan Garut Tewas di Pantai Madasari, Keluarga Keluhkan Pelayanan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA PANGANDARAN – Duka mendalam menyelimuti keluarga wisatawan asal Kabupaten Garut, Siti Atika (58), yang tewas setelah terseret ombak di kawasan Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jumat (15/5/2026). Di tengah suasana kehilangan, keluarga korban juga menyampaikan keluhan terkait proses pemulangan jenazah yang dinilai berjalan lambat. Keluarga mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan […]

expand_less