Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Langkah Terbuka SWAKKA: Dorong Transparansi Pejabat Publik di Tasikmalaya

Langkah Terbuka SWAKKA: Dorong Transparansi Pejabat Publik di Tasikmalaya

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Komunitas jurnalis dan konten kreator yang tergabung dalam Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) mengambil langkah terbuka dengan mendatangi Kejaksaan Negeri serta Inspektorat di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026). Agenda tersebut dibaca sebagai upaya memperkuat peran pengawasan publik serta membangun relasi yang lebih sehat antara pers dan institusi negara serta mengedepankan isue mengenai transparansi pejabat publik Tasikmalaya.

Berbeda dari pendekatan konfrontatif, SWAKKA memilih jalur dialog langsung sebagai bentuk kontrol sosial yang bertanggung jawab. Kunjungan ini menandai kehendak komunitas pers untuk terlibat aktif dalam ekosistem tata kelola pemerintahan, tanpa mengabaikan prinsip independensi jurnalistik.

Menegaskan Peran Pers dalam Pengawasan

SWAKKA merupakan wadah kolaboratif yang dihimpun dari 15 media daring lintas wilayah di Priangan Timur dan sekitarnya. Komunitas ini lahir dari kegelisahan bersama terkait keterbukaan informasi, akuntabilitas pejabat publik, serta respons lembaga negara terhadap kerja-kerja jurnalistik.

Ketua Presidium SWAKKA, Ahmad Mukhlis, dari media Portaloka.id menjelaskan bahwa agenda tersebut tidak dimaksudkan sebagai kunjungan seremonial. Menurutnya, komunikasi langsung dengan aparat pengawasan dan penegak hukum diperlukan agar ruang dialog antara pers dan negara tetap terbuka dan produktif.

“Kami ingin relasi yang sehat sejak awal. Pers tidak ditempatkan sebagai lawan, tetapi sebagai mitra kritis dalam menjaga tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

Selain membangun komunikasi, SWAKKA juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan undangan deklarasi resmi komunitas yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari 2026 di Kota Tasikmalaya.

Sorotan pada Etika dan Kinerja Pejabat

Dalam pertemuan itu, SWAKKA turut menyampaikan sejumlah catatan terkait etika pelayanan publik. Humas SWAKKA, Deni Heryanto (lintas Priangan.com) , menegaskan bahwa pengawasan tidak selalu berkaitan dengan dugaan korupsi atau proyek anggaran, melainkan juga menyangkut sikap pejabat terhadap keterbukaan informasi.

Ia mengungkapkan masih ditemukan pejabat publik yang cenderung menghindari aktivitas pers, tidak merespons konfirmasi, hingga bersikap tertutup terhadap kerja jurnalistik. Padahal, keterbukaan informasi merupakan amanat undang-undang dan fondasi pemerintahan demokratis.

“Ketika pejabat alergi terhadap pers, transparansi menjadi rapuh. Sebaliknya, kedekatan berlebihan dengan proyek juga berisiko pada integritas,” kata Deni.

Data dan Fakta sebagai Dasar Kontrol Sosial

SWAKKA menegaskan bahwa setiap catatan yang disampaikan berbasis data dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Informasi tersebut dihimpun dari dokumen resmi, penelusuran lapangan, serta keterangan narasumber internal.

Wakil Ketua Presidium SWAKKA, Diki Samani yang mewakili al-Baddar Post menyebutkan bahwa komunitasnya datang bukan membawa asumsi, melainkan data. Salah satu contoh yang disorot adalah indikasi persoalan pada proyek Gedung PLUT di Kabupaten Tasikmalaya, yang menurutnya telah menjadi perhatian publik dalam waktu cukup lama.

Selain itu, terdapat pula indikasi masalah di sejumlah sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga layanan sosial. SWAKKA berharap aparat pengawasan dapat menindaklanjuti temuan-temuan tersebut secara objektif dan profesional.

Menuju Tata Kelola yang Lebih Responsif

Melalui langkah ini, SWAKKA berharap Kejaksaan dan Inspektorat dapat memandang pers dan konten kreator sebagai bagian dari ekosistem pengawasan yang konstruktif, serta dapat  transparansi pejabat publik Tasikmalaya. Tujuan akhirnya adalah mendorong pemerintahan daerah yang lebih bersih, responsif, dan bertanggung jawab.

Gerakan ini sekaligus menandai fase baru peran jurnalis lokal: tidak hanya bekerja di ruang redaksi, tetapi juga hadir di ruang institusi sebagai penjaga kepentingan publik (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • korupsi digitalisasi pendidikan

    Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan, Kejagung Periksa Dua Saksi Baru

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 103
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PENDIDIKAN. Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan 2019–2022 di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Pada Senin (8/9/2025), Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa dua orang saksi kunci untuk memperkuat rangkaian pembuktian. Dua saksi […]

  • WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menggulirkan kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan mulai setelah Lebaran 2026. Langkah ini diklaim sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik klaim efisiensi energi, kebijakan ini mulai menuai keraguan. Sejumlah pihak menilai, tanpa pengawasan ketat, WFH berpotensi […]

  • THR ASN Dicicil, Padahal ‘Kas Ada’? Ini Penjelasan Sekda Tasikmalaya

    THR ASN Dicicil, Padahal ‘Kas Ada’? Ini Penjelasan Sekda Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tasikmalaya semakin mengerucut setelah munculnya data dan pernyataan resmi dari jajaran pemerintah daerah. Di satu sisi, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebelumnya menyatakan bahwa kas daerah sebenarnya tersedia. Namun, pemerintah memilih tidak gegabah dalam mengeluarkan anggaran demi menjaga […]

  • Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    Diduga Main Proyek Sekolah, Oknum ASN Tasikmalaya Dilaporkan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Seorang pengusaha asal Bandung, Hadian Suhendik, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan ke Polres Tasikmalaya Kota. Laporan tersebut menyeret nama seorang perempuan berinisial RS, yang diketahui merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN) aktif di salah satu kecamatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Laporan resmi itu tercatat dengan nomor LP/B/45/I/2026/SPKT/Polres Tasikmalaya Kota/Polda Jawa […]

  • Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – Persib Bandung menunjukkan keseriusannya menghadapi jadwal padat di BRI Super League 2025/2026 serta Liga Champions Asia. Manajemen Maung Bandung bergerak cepat dan terukur dengan memaksimalkan jendela transfer pertengahan musim guna menambah kekuatan sekaligus memperdalam komposisi skuad. Langkah ini diambil sebagai respons atas tuntutan kompetisi yang semakin ketat, di mana rotasi pemain, […]

  • SAPMA PP Bongkar Dugaan Masalah Tata Kelola Perumda Tirta Sukapura

    SAPMA PP Bongkar Dugaan Masalah Tata Kelola Perumda Tirta Sukapura

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Dinamika tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kembali menjadi sorotan publik. Dalam forum Audiensi Sapma PP dengan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah isu strategis terkait pengelolaan Perumda Air Minum Tirta Sukapura diangkat secara terbuka dan argumentatif. Forum tersebut tidak dibangun atas asumsi, melainkan pertanyaan mendasar mengenai rasionalitas kebijakan manajerial. Bagaimana mungkin seorang […]

expand_less