SAGARUT Permudah Layanan Publik Garut dalam Satu Aplikasi
- account_circle adminastakona
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA GARUT – Transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut terus diperkuat melalui pengembangan SAGARUT Garut, sebuah aplikasi terpadu yang dirancang untuk menghubungkan berbagai layanan publik dalam satu platform. Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu mempermudah masyarakat mengakses layanan pemerintahan tanpa harus berpindah-pindah sistem atau mendatangi banyak kantor pelayanan.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Aplikasi Layanan Publik SAGARUT yang digelar di Kampus 4 Universitas Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (9/6/2026).
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan bahwa digitalisasi pelayanan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi merupakan upaya mempercepat pelayanan publik agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, aplikasi yang dikembangkan pemerintah harus memberikan manfaat nyata, memangkas birokrasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga.

SAGARUT Garut Dirancang Menyatukan Berbagai Layanan
Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan aplikasi SAGARUT menjadi pusat layanan digital yang mampu mengintegrasikan berbagai kebutuhan masyarakat dalam satu sistem.
Melalui aplikasi tersebut, warga dapat mengakses layanan administrasi pemerintahan, informasi kependudukan, berita daerah, layanan pembayaran digital, hingga berbagai informasi strategis lainnya.
Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan aplikasi bukan untuk menambah pekerjaan aparatur pemerintah, melainkan menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan efisien.
Karena itu, seluruh perangkat daerah didorong untuk beradaptasi dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Integrasi Pengaduan Masyarakat dengan SP4N Lapor
Salah satu fitur yang menjadi perhatian dalam pengembangan SAGARUT adalah sistem pengaduan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Garut berencana mengintegrasikan layanan tersebut dengan SP4N Lapor yang selama ini telah digunakan sebagai sarana penyampaian aspirasi dan laporan masyarakat kepada pemerintah.
Agar sistem berjalan optimal, Bupati meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut menyiapkan operator yang mampu merespons laporan masyarakat secara cepat dan tepat.
Menurutnya, kecepatan respons menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah.
Diskominfo Garut Targetkan 1,5 Juta Pengguna
Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, menjelaskan bahwa SAGARUT dikembangkan sebagai super apps yang akan terus diperbarui sesuai kebutuhan masyarakat.
Saat ini, sekitar 30 layanan telah tersedia dan dapat diakses melalui aplikasi tersebut. Ke depan, jumlah layanan akan terus bertambah seiring dengan proses integrasi antarperangkat daerah.
Selain pelayanan administrasi, aplikasi ini juga mendukung promosi UMKM lokal, informasi pariwisata, layanan pembayaran digital, hingga berbagai informasi publik yang dibutuhkan masyarakat.
Diskominfo menargetkan pada periode 2029 hingga 2030 aplikasi ini mampu menjangkau sedikitnya 1,5 juta pengguna.
Masyarakat juga diajak aktif memberikan ulasan, penilaian, dan masukan agar kualitas layanan terus berkembang. Dengan pengembangan berkelanjutan tersebut, SAGARUT Garut diharapkan menjadi fondasi utama transformasi digital pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi di Kabupaten Garut. (dh/hs)
- Penulis: adminastakona
