Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » PT Alba Banjar: Miskomunikasi Soal Evaluasi Kinerja Picu Ketegangan

PT Alba Banjar: Miskomunikasi Soal Evaluasi Kinerja Picu Ketegangan

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA BANJAR – Ketegangan yang sempat mencuat di lingkungan kerja PT Alba, Kota Banjar, akhirnya berhasil diselesaikan secara musyawarah antara pihak perusahaan dan para pekerja, Kamis (21/5/2026). Permasalahan yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan karyawan itu dipastikan berakhir damai setelah kedua belah pihak duduk bersama mencari solusi.

Persoalan bermula dari munculnya informasi mengenai rencana evaluasi terhadap salah seorang pekerja yang dinilai belum memenuhi target kerja perusahaan. Informasi tersebut kemudian berkembang di lingkungan kerja dan memunculkan persepsi bahwa perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Situasi itu sempat memicu ketegangan karena sebagian pekerja menganggap kebijakan tersebut sebagai langkah untuk memberhentikan karyawan.

Namun setelah dilakukan dialog antara manajemen dan para pekerja, persoalan tersebut dipastikan hanya dipicu oleh kesalahpahaman dalam komunikasi internal.

Perwakilan pekerja, Redi Hartono, menjelaskan bahwa persoalan tersebut sebenarnya bukan terkait pemecatan, melainkan bagian dari evaluasi kinerja yang diterapkan perusahaan.

Menurutnya, pihak manajemen hanya berencana memberikan waktu istirahat sementara kepada pekerja yang belum mencapai target kerja tertentu, bukan melakukan pemutusan hubungan kerja secara permanen.

“Jadi sebenarnya ini hanya kesalahan kecil dalam komunikasi. Karena target kerja belum tercapai, ada rencana untuk mengistirahatkan sementara. Namun mungkin teman-teman menganggapnya sebagai upaya untuk mengeluarkan pekerja,” ujar Redi.

Dialog Jadi Jalan Tengah Penyelesaian

Ketegangan yang sempat muncul akhirnya mereda setelah perusahaan dan pekerja memilih jalur dialog untuk menyamakan persepsi.

Dalam perundingan tersebut, kedua belah pihak membahas persoalan secara terbuka hingga ditemukan titik temu yang dapat diterima bersama.

Redi menyebut hasil pembahasan berlangsung kondusif dan menghasilkan penyelesaian secara kekeluargaan.

Menurutnya, dari hasil evaluasi tersebut, hanya satu pekerja yang sebelumnya sempat direncanakan untuk dirumahkan sementara sebagai bagian dari evaluasi internal perusahaan.

Namun keputusan itu telah dibahas dalam forum bersama sehingga tidak lagi menimbulkan gejolak di lingkungan kerja.

“Sekarang semuanya sudah clear dan kondisinya aman. Tadi juga sudah dirundingkan bersama,” katanya.

Penyelesaian melalui jalur musyawarah dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga suasana kerja tetap kondusif sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

Pekerja Harap Komunikasi Diperbaiki

Redi menuturkan bahwa secara umum para pekerja merasa nyaman dengan situasi kerja dan kepemimpinan yang ada di perusahaan.

Karena itu, ia berharap komunikasi antara manajemen dan pekerja ke depan bisa dibangun lebih terbuka agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Menurutnya, kejelasan informasi sangat penting agar kebijakan internal perusahaan tidak memunculkan persepsi yang berbeda di kalangan pekerja.

Penyelesaian persoalan ini juga mendapat respons positif dari pekerja karena menunjukkan bahwa masalah ketenagakerjaan masih bisa diselesaikan melalui dialog yang sehat tanpa harus berujung konflik terbuka.

Di tengah dinamika dunia kerja, komunikasi yang baik antara perusahaan dan karyawan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas hubungan industrial.

Musyawarah yang ditempuh PT Alba Kota Banjar dan para pekerja pun menjadi contoh bahwa kesalahpahaman di lingkungan kerja dapat diselesaikan secara damai selama kedua belah pihak membuka ruang komunikasi.

Dengan berakhirnya persoalan tersebut, aktivitas kerja di lingkungan perusahaan dipastikan kembali berjalan normal. (df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

    Belanja Ratusan Miliar Tanpa Laporan Serah Terima? SWAKKA Soroti Tata Kelola Anggaran Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pengelolaan anggaran Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik. Komunitas Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA) menyoroti realisasi belanja daerah senilai lebih dari Rp145 miliar yang belum didukung laporan serah terima atau Berita Acara Serah Terima (BAST) yang sah. Sorotan tersebut disampaikan Sekretaris SWAKKA, Asep Ishak, menyusul temuan belanja yang […]

  • Tambang Ilegal di Hutan Unmul Terbongkar, Dua Tersangka Ditangkap

    Tambang Ilegal di Hutan Unmul Terbongkar, Dua Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA LINGKUNGAN. Praktik tambang ilegal di Hutan Unmul akhirnya terbongkar setelah sekelompok mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Unmul) menemukan aktivitas alat berat di kawasan hutan pendidikan. Peristiwa ini terjadi pada awal April 2025 ketika para mahasiswa sedang melakukan dokumentasi penelitian herpetofauna di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklathut. Awalnya, mereka hanya berniat meneliti reptil […]

  • Pemkot Banjar Jual Sembako Murah, Warga Antusias Belanja

    Pemkot Banjar Jual Sembako Murah, Warga Antusias Belanja

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • account_circle adminastakona
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP) di kawasan Alun-alun Kota Banjar, Kamis (21/5/2026). Sejak pagi, puluhan warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Berbagai komoditas kebutuhan rumah tangga seperti […]

  • Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    Pelajar Tasikmalaya Tembus Hackclub Campfire, Minim Dukungan Jadi Catatan

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Arkanurrizky A.H (14) menuju Jakarta bukan sekadar perjalanan mengikuti lomba. Siswa SMP Negeri 1 Tasikmalaya ini menjadi salah satu peserta dalam ajang Hackclub Campfire yang digelar di Perpustakaan Jakarta Cikini pada 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Hack Club tersebut diikuti sekitar 90 peserta, mayoritas berasal […]

  • dishub-kabupaten tasikmalaya-truk-besar-gunungsari-cipanas

    Truk Pengangkut Pasir Mulai Diputar Balik, Dishub Tasikmalaya Bertindak

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait kerusakan jalan penghubung Desa Gunungsari dan Desa Tawangbanteng yang diduga dipicu aktivitas kendaraan berat pengangkut material tambang. Sehari setelah audiensi antara warga dan pemerintah daerah digelar, Dishub Kabupaten Tasikmalaya langsung menerjunkan petugas ke lapangan pada Selasa (12/5/2026) pagi sebagai langkah […]

  • Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    Ketika Pedagang Pasar Cikurubuk Tak Lagi Didengar

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Situasi di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengaku kecewa karena berbagai keluhan yang mereka sampaikan selama beberapa waktu terakhir dinilai belum mendapat respons memadai dari pihak terkait. Keluhan tersebut berkaitan dengan beberapa persoalan yang dirasakan langsung oleh pedagang, mulai dari kondisi fasilitas pasar, dampak kebijakan relokasi, […]

expand_less