Operasi Patuh Lodaya Tasikmalaya 2026 Bidik Pelanggar ETLE
- account_circle adminastakona
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pelat Nomor Tidak Sesuai Aturan Jadi Target Penindakan
Salah satu pelanggaran yang menjadi perhatian khusus dalam operasi kali ini adalah berbagai tindakan yang dapat menghambat kinerja ETLE.
Petugas akan menindak kendaraan yang tidak memasang pelat nomor, menggunakan pelat nomor yang ditutup sebagian, dimodifikasi, dicat ulang, atau disamarkan menggunakan stiker sehingga sulit terbaca kamera elektronik.
Pelanggaran tersebut dinilai dapat menghambat proses identifikasi kendaraan dan mengurangi efektivitas sistem pengawasan berbasis teknologi.
Selain itu, pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain, seperti melawan arus, tetap akan menjadi sasaran penindakan langsung oleh petugas di lapangan melalui tilang konvensional.
ETLE Mendominasi Pola Penegakan Hukum
Satlantas Polres Tasikmalaya menyebut komposisi penindakan dalam operasi tahun ini didominasi oleh tilang elektronik.
Sekitar 60 persen penegakan hukum akan dilakukan melalui ETLE, sementara 30 persen menggunakan tilang konvensional. Adapun 10 persen sisanya dilakukan melalui teguran simpatik kepada pengendara dalam kondisi tertentu.
Pendekatan humanis tetap dipertahankan sebagai bagian dari strategi membangun kesadaran masyarakat. Namun, porsi terbesar tetap diberikan pada penegakan hukum berbasis teknologi yang dianggap lebih efektif dan akuntabel.
Kombinasi antara edukasi, pengawasan elektronik, dan penindakan langsung diharapkan mampu meningkatkan disiplin pengguna jalan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Pengendara Diminta Lebih Tertib Sebelum Operasi Dimulai
Menjelang dimulainya operasi, masyarakat diimbau memeriksa kembali kelengkapan kendaraan, mulai dari pelat nomor, surat-surat kendaraan, hingga kondisi teknis kendaraan yang digunakan sehari-hari.
Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan yang masih terjadi di berbagai ruas jalan.
Selain itu, disiplin berkendara juga berkontribusi terhadap terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan.
Melalui pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya Tasikmalaya 2026, kepolisian berharap masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan kewajiban bersama seluruh pengguna jalan. (hs)
- Penulis: adminastakona
