Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Polisi Dalami Jejak Penyandang Dana Unjuk Rasa di Balik Penyerangan Kantor Polisi Jakarta Timur

Polisi Dalami Jejak Penyandang Dana Unjuk Rasa di Balik Penyerangan Kantor Polisi Jakarta Timur

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, BERITA PERISTIWA. Polisi terus menyelidiki kemungkinan adanya dalang sekaligus penyandang dana unjuk rasa yang berujung pada penyerangan dan perusakan sejumlah kantor polisi di Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menegaskan pihaknya sedang mengumpulkan bukti dan menganalisis peran koordinator aksi serta pihak yang diduga menjadi penyandang dana unjuk rasa.

“Proses pendalaman masih berjalan. Kami akan mengkaji keterlibatan koordinator maupun pihak yang menyokong dana, karena pola serangan terlihat terstruktur dan bahkan menggunakan bom molotov rakitan,” ujar Alfian di Jakarta, Selasa (9/9).

Sejauh ini, aparat mencatat beberapa anggota polisi mengalami luka serius akibat insiden tersebut. Dua personel di Polsek Jatinegara harus mendapatkan perawatan intensif, salah satunya mengalami patah tulang setelah terjatuh ketika mencoba menyelamatkan diri.

Selain korban luka, sejumlah fasilitas kantor polisi mengalami kerusakan berat. Inventaris yang terbakar maupun hilang sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Namun, nilai kerugian masih dalam proses pendataan resmi.

Kasus ini kian menarik perhatian publik karena adanya dugaan jaringan lebih luas di balik aksi. Polisi memastikan tidak hanya fokus pada pelaku lapangan, tetapi juga mencari kemungkinan adanya provokasi dan penyandang dana unjuk rasa yang mengatur kericuhan.

Hingga saat ini, 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dari lima laporan berbeda, termasuk penyerangan terhadap Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Duren Sawit, Polsek Cipayung, Polsek Ciracas, dan Polsek Jatinegara.

Dari hasil penyidikan, empat tersangka diketahui meracik bom molotov yang dipakai saat menyerang Mapolsek Jatinegara. Dua di antaranya bekerja di sebuah SPBU swasta dan membantu menyiapkan botol berisi bensin lengkap dengan sumbu kain.

Para tersangka memiliki peran beragam, mulai dari menyerang dengan bambu, melempar batu, hingga melakukan penjarahan. Polisi menegaskan akan menelusuri lebih jauh jaringan dan penyandang dana unjuk rasa yang diduga berada di balik gelombang aksi anarkis ini. (Astakona.com/AA)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Persib vs Persijap, Polisi Siaga Full Pengamanan

    Jelang Persib vs Persijap, Polisi Siaga Full Pengamanan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya menyiapkan skema pengamanan khusus menyambut pertandingan Persib Bandung vs Persijap Jepara yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). Meski laga berlangsung di Kota Bandung, kepolisian memprediksi euforia suporter di wilayah Tasikmalaya tetap berpotensi menimbulkan keramaian hingga gangguan ketertiban. Fokus pengamanan diarahkan pada potensi nonton bareng […]

  • RSUD Dewi Kartika Tasikmalaya Resmi Beroperasi, Tapi…

    RSUD Dewi Kartika Tasikmalaya Resmi Beroperasi, Tapi…

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, resmi membuka pelayanan rumah sakit umum daerah tipe D, RSUD Dewi Kartika Tasikmalaya, yang berlokasi di Jalan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, sejak Desember 2024. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan menjadi solusi layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah selatan, timur, hingga perbatasan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Dengan berdirinya […]

  • Diky Soroti Peran Penting Sukwan Kebersihan Kota Tasikmalaya

    Diky Soroti Peran Penting Sukwan Kebersihan Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Nasib para tenaga sukwan kebersihan di Kota Tasikmalaya mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, mengaku telah menyiapkan usulan khusus agar para petugas kebersihan non-ASN tersebut mendapatkan perhatian lebih dalam kebijakan pemerintah kota. Diky menyebut, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap […]

  • Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi

    Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK Usai OTT Imigrasi

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA JAKARTA – Langkah Silmy Karim menyerahkan diri ke KPK menjadi perkembangan terbaru dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang mengguncang lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Setelah sempat dicari penyidik, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) itu akhirnya mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Kedatangan Silmy Karim terjadi […]

  • udang indonesia tidak terkontaminasi

    Ekspor Udang Indonesia Aman Dikonsumsi, Standar Keamanan Pangan Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Industri perudangan nasional memastikan bahwa ekspor udang Indonesia tetap berada dalam koridor standar keamanan pangan internasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Shrimp Club Indonesia (SCI) menyusul temuan adanya kandungan Cesium-137 atau zat radioaktif pada sebagian kecil produk udang mentah beku yang diekspor ke Amerika Serikat. Ketua Umum SCI, Andi Tamsil, menegaskan […]

  • Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat: Suara gemuruh sempat terdengar beberapa saat sebelum longsor.

    Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat: Suara gemuruh sempat terdengar beberapa saat sebelum longsor.

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, Berita Bandung Barat – Bencana longsor di Cisarua Bandung Barat kembali menorehkan duka mendalam. Tanah longsor yang terjadi di Kampung Babakan RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menewaskan sedikitnya delapan orang warga. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut hampir […]

expand_less