Dandim 0612 Dorong Generasi Qurani Lewat MTQH Tasikmalaya
- account_circle adminastakona
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Komitmen membangun karakter generasi muda berbasis nilai keislaman kembali ditegaskan Dandim 0612 Tasikmalaya saat menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XVI Tingkat Kota Tasikmalaya di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Minggu (14/6/2026) malam.
Kehadiran Komandan Kodim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf M Imvan Ibrahim dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan berbagai unsur pemerintah dan Forkopimda terhadap upaya pembinaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Penutupan MTQH XVI berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme. Ribuan warga, peserta kafilah, tokoh agama, serta unsur pemerintahan memadati area Masjid Agung untuk menyaksikan puncak ajang keagamaan tahunan tersebut.
Dandim 0612 Tasikmalaya Apresiasi Semangat Peserta MTQH
Dalam kesempatan itu, Dandim 0612 Tasikmalaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaik dalam bidang tilawah Al-Qur’an maupun pemahaman hadis.
Menurutnya, MTQH bukan sekadar kompetisi untuk mencari juara, melainkan sarana pembinaan mental dan spiritual yang memiliki dampak jangka panjang bagi generasi muda.
Ia menilai kegiatan seperti MTQH mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter peserta agar memiliki akhlak mulia serta rasa tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat dan bangsa.
Semangat belajar dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dinilai penting untuk menghadapi tantangan sosial di era modern yang semakin kompleks.
MTQH XVI Jadi Momentum Mencetak Generasi Qurani
Pelaksanaan MTQH XVI Kota Tasikmalaya juga dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat syiar Islam dan membangun generasi Qurani yang mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Melalui ajang tersebut, peserta tidak hanya diuji kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga didorong untuk menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Konsep pembinaan berbasis Al-Qur’an dinilai selaras dengan upaya membangun masyarakat yang religius, toleran, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Karena itu, kegiatan MTQH terus menjadi salah satu agenda strategis yang mendapatkan perhatian berbagai pihak di Kota Tasikmalaya.
Perkuat Identitas Kota Tasikmalaya yang Religius
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQH juga berfungsi sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga serta memperkuat identitas Kota Tasikmalaya sebagai daerah yang dikenal dengan tradisi keagamaan yang kuat.
Partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap program pembinaan keagamaan.
Diharapkan semangat yang lahir dari MTQH tidak berhenti setelah acara selesai, tetapi terus berlanjut melalui kegiatan pendidikan, pembinaan, dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Dandim 0612 Tasikmalaya dalam penutupan MTQH XVI menjadi bentuk dukungan nyata terhadap lahirnya generasi Qurani yang berakhlak, berprestasi, serta mampu berkontribusi positif bagi kemajuan Kota Tasikmalaya di masa mendatang. (dh/hs)
- Penulis: adminastakona
