Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Pemkot Banjar Jual Sembako Murah, Warga Antusias Belanja

Pemkot Banjar Jual Sembako Murah, Warga Antusias Belanja

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA BANJAR – Antusiasme warga mewarnai pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP) di kawasan Alun-alun Kota Banjar, Kamis (21/5/2026). Sejak pagi, puluhan warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Berbagai komoditas kebutuhan rumah tangga seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, hingga daging dijual dengan harga lebih murah. Kondisi itu langsung menarik minat masyarakat yang rela mengantre demi memperoleh sembako dengan harga hemat.

Pasar murah tersebut menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kota Banjar dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga bahan pokok, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pokok.

“Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas KUKMP mengadakan pasar murah. Ini dilakukan dalam rangka membantu meminimalisir beban masyarakat, khususnya untuk kebutuhan sembako,” ujar Supriana.

Menurutnya, pasar murah tidak hanya menjadi sarana penjualan bahan pokok murah, tetapi juga bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pasar.

UMKM Lokal Ikut Didorong Bergerak

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan pasar murah juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi lokal.

Supriana menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut turut melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga manfaat ekonominya tidak hanya dirasakan konsumen, tetapi juga pelaku usaha setempat.

Ia menambahkan, kegiatan serupa rutin dilaksanakan dengan lokasi yang berpindah-pindah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Tidak hanya dipusatkan di kawasan perkotaan, pasar murah juga kerap digelar di lingkungan perkantoran hingga wilayah kecamatan.

“Sebetulnya kegiatan ini rutin dilaksanakan. Kadang digelar oleh UMKM, kadang oleh dinas terkait seperti pertanian. Lokasinya berpindah-pindah agar masyarakat di berbagai wilayah bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” katanya.

Ramainya warga Kota Banjar yang datang silih berganti sepanjang kegiatan menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap intervensi harga semacam ini.

Kondisi tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa kebijakan pasar murah masih relevan sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam membantu masyarakat.

Strategi Kendalikan Inflasi Daerah

Selain meringankan beban masyarakat, pasar murah juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Banjar dalam menekan laju inflasi daerah.

Pemkot menilai intervensi langsung melalui penjualan bahan pokok di bawah harga pasar menjadi langkah efektif untuk menjaga stabilitas harga, terutama saat kebutuhan masyarakat meningkat.

“Ini juga dalam rangka menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga di Kota Banjar,” tambah Supriana.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat kenaikan harga kebutuhan pokok sering kali menjadi faktor utama yang menekan ekonomi rumah tangga.

Dengan menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga.

Warga Minta Digelar Lebih Rutin

Salah seorang warga, Ayuni, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

Menurutnya, harga sejumlah kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

“Lebih murah di sini. Saya beli minyak tadi harganya Rp45 ribu, lebih murah dibanding di pasar. Selain itu ada beras, telur, ayam, cabai, semuanya lebih murah,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok biasanya melonjak.

Bagi masyarakat, pasar murah bukan sekadar tempat berburu sembako murah, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pasar murah dinilai masih menjadi salah satu solusi efektif untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan warga dan stabilitas ekonomi daerah. (df) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padepokan Maung Hideung Perluas Jejak di Kota Santri

    Padepokan Maung Hideung Perluas Jejak di Kota Santri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Padepokan Maung Hideung resmi memperluas kiprahnya di Kota Tasikmalaya. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung Kota Tasikmalaya dilantik langsung oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP), Minggu (25/1/2026). Pelantikan yang digelar di Perum Mutiara Citra RW 12, Kecamatan Indihiang, ini menjadi penanda penting berkembangnya organisasi seni bela diri tradisional tersebut […]

  • Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Gerindra Tegaskan Itu Tugas Negara

    Prabowo ke Prancis Saat Idul Adha Jadi Sorotan, Gerindra Tegaskan Itu Tugas Negara

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA JAKARTA – Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis pada momen Idul Adha 1447 Hijriah menjadi perbincangan publik. Sejumlah pihak mempertanyakan keberangkatan kepala negara di tengah perayaan hari besar keagamaan, termasuk terkait program bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat di berbagai daerah. Menanggapi hal tersebut, Partai Gerindra menegaskan bahwa lawatan Presiden Prabowo […]

  • Popwilda 2026: Garut Seleksi Atlet Pelajar Terbaik

    Popwilda 2026: Garut Seleksi Atlet Pelajar Terbaik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Kabupaten Garut mengirim sinyal serius jelang Popwilda Jawa Barat 2026. Tidak ingin sekadar menjadi peserta pelengkap, Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dispora dan BAPOPSI mulai menyiapkan kontingen terbaik lewat seleksi terbuka atlet pelajar yang digelar di SOR RAA Adiwijaya, Tarogong Kidul. Seleksi ini menjadi langkah awal dalam membangun tim yang kompetitif untuk […]

  • Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    Kreator Disudutkan? Kasus Dugaan Markup Video Profil Picu Polemik Besar

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan markup pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo kembali memicu perdebatan luas, terutama di kalangan pekerja kreatif. Seorang videografer profesional, Amsal Christy Sitepu, dituntut hukuman pidana atas tuduhan penggelembungan anggaran dalam proyek video profil desa tahun 2020–2022. Nilai proyek yang dipermasalahkan disebut mencapai Rp30 juta per video, dengan total […]

  • Ribuan Warga Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Kota Tasikmalaya

    Ribuan Warga Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Suasana religius terasa kuat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya pada Sabtu malam (6/3/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan masjid untuk mengikuti Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang bertepatan dengan malam ke-17 bulan Ramadan. Momentum tersebut menjadi salah satu agenda keagamaan yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Kehadiran warga dari berbagai kalangan, mulai dari […]

  • Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Garut – Kasus keluarga Pirmansyah dan Isoh Nurjanah di Kecamatan Pakenjeng membuka kembali persoalan lama yang kerap tersembunyi: keterbatasan akses penanganan kesehatan mental bagi warga miskin. Sepasang suami istri paruh baya itu sedang duduk berdampingan. Bukan sedang menunggu tamu, bukan pula menikmati sore. Wajah mereka terlihat lelah—lelah yang tidak selesai hanya dengan tidur semalam. Di […]

expand_less