Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konten Sewa Pacar Tasikmalaya Berujung Petaka, Kreator Konten Jadi Tersangka Kasus Anak

Konten Sewa Pacar Tasikmalaya Berujung Petaka, Kreator Konten Jadi Tersangka Kasus Anak

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYAPopularitas yang dibangun Shandy Logay, kreator konten asal Tasikmalaya, runtuh dalam sekejap. Sosok yang sebelumnya dikenal lewat konten hiburan di media sosial itu kini harus mengakhiri kiprahnya di dunia digital dengan status tersangka. Konten bertajuk “sewa pacar” yang ia produksi justru menjadi pintu masuk persoalan hukum serius.

Di balik kemasan hiburan, aparat penegak hukum menemukan dugaan eksploitasi terhadap remaja perempuan demi keuntungan pribadi. Praktik tersebut dinilai melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak, dan membawa Shandy Logay berhadapan dengan ancaman pidana.

Kasus konten sewa pacar Tasikmalaya ini pun menyita perhatian publik, karena melibatkan anak di bawah umur dan memanfaatkan popularitas digital sebagai alat.

Polisi Data 10 Korban, Sebagian Masih Trauma

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya Kota, Epi Mulyana, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menghimpun data sekitar 10 korban. Data tersebut diperoleh dari informasi lisan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga pendamping.

“Informasi awal yang kami terima secara lisan dari beberapa rekan, kurang lebih ada 10 orang,” ujar Epi, Rabu (28/1).

Dari jumlah tersebut, sebagian korban telah membuat laporan resmi ke kepolisian. Namun, sebagian lainnya masih mempertimbangkan langkah hukum karena kondisi psikologis yang belum stabil.

“Ada yang sudah menyusun laporan, ada juga yang masih menunggu karena kondisinya masih dalam pemulihan trauma,” jelasnya.

Korban Hadapi Stigma dan Ancaman Perundungan

Menurut Epi, penanganan korban tidak bisa dilepaskan dari persoalan stigma sosial. Para remaja yang terlibat dalam konten tersebut berpotensi mengalami perundungan, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggalnya.

“Posisinya korban masih dalam pemulihan stigma. Bahkan sudah menjadi bahan perbincangan dan dikhawatirkan mengalami bullying dari lingkungan,” ungkap Epi.

Situasi ini membuat sebagian korban memilih menahan diri untuk melapor, karena takut identitasnya terbuka dan tekanan sosial semakin berat. Polisi dan lembaga pendamping menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam menangani kasus ini.

Tersangka Ditetapkan, Korban Lain Diminta Berani Lapor

Kuasa hukum tiga korban yang telah melapor, M Naufal Putra, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menetapkan Shandy Logay sebagai tersangka.

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Tasikmalaya Kota. Kami akan terus mengawal proses ini sampai ke meja hijau,” tegas Naufal.

Ia juga membuka peluang adanya laporan lanjutan, mengingat jumlah korban yang terus bertambah. Pihaknya siap memberikan pendampingan hukum dan menjamin perlindungan identitas korban.

“Apabila ada yang merasa memiliki pengalaman serupa, jangan sungkan untuk melapor. Kami siap menampung dan melindungi identitas,” katanya.

Wali Kota Terkejut, Tegaskan Zero Tolerance

Kasus ini turut mengejutkan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi. Ia mengaku mengenal tersangka dan tak menyangka kasus tersebut bisa terjadi.

“Saya kaget, tidak menyangka dengan kesehariannya. Saya pernah berkunjung ke rumahnya,” ucap Viman.

Meski demikian, Viman menegaskan bahwa perilaku pribadi di luar aktivitas publik berada di luar kendali pemerintah. Namun, ia memastikan sikap tegas Pemkot Tasikmalaya.

“Sikap kami jelas, zero tolerance terhadap child grooming, pelecehan terhadap anak dan perempuan. Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Pemkot Tasikmalaya, lanjut Viman, akan fokus pada pendampingan korban dan edukasi masyarakat, agar kasus konten sewa pacar Tasikmalaya tidak terulang dan menjadi pelajaran bersama di era digital. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    Kurzawa Datang, Dado Pulang, Dion Siap Tempur: Persib Panaskan Mesin Hadapi Jadwal Padat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – Persib Bandung menunjukkan keseriusannya menghadapi jadwal padat di BRI Super League 2025/2026 serta Liga Champions Asia. Manajemen Maung Bandung bergerak cepat dan terukur dengan memaksimalkan jendela transfer pertengahan musim guna menambah kekuatan sekaligus memperdalam komposisi skuad. Langkah ini diambil sebagai respons atas tuntutan kompetisi yang semakin ketat, di mana rotasi pemain, […]

  • Ular Kobra 3 Meter Masuk Perumahan Banjar, Warga Panik Minta Bantuan Damkar

    Ular Kobra 3 Meter Masuk Perumahan Banjar, Warga Panik Minta Bantuan Damkar

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Warga Perumahan Balokang Permai, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular kobra berukuran besar di lingkungan tempat tinggal mereka, Sabtu (6/6/2026). Reptil berbisa tersebut diperkirakan memiliki panjang mencapai tiga meter dan sempat membuat warga khawatir akan keselamatan penghuni sekitar. Keberadaan ular pertama kali diketahui saat sejumlah warga […]

  • Kertasari Ngabakti Satukan Ribuan Warga Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

    Kertasari Ngabakti Satukan Ribuan Warga Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Semangat kebersamaan dan gotong royong terpancar kuat dalam kegiatan Kertasari Ngabakti yang digelar untuk memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di halaman Gedung Islamic Center K.H. Irfan Hielmy, Kabupaten Ciamis, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut menjadi salah satu perayaan 1 Muharram terbesar di wilayah Kelurahan Kertasari. Warga […]

  • gedug paripurna brebes

    Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Gedung Paripurna Serbaguna Brebes Pascakerusakan

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    astakona.com, POLITIK & PEMERINTAHAN. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan ringan yang terjadi pada Gedung Paripurna Serbaguna Kabupaten Brebes akibat aksi penyampaian aspirasi masyarakat beberapa waktu lalu. Gedung yang menjadi salah satu pusat kegiatan pemerintahan dan masyarakat itu akan segera direhabilitasi dengan pendekatan terukur dan terencana. Komitmen percepatan rehabilitasi disampaikan […]

  • WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    WFH bagi ASN Usai Lebaran 2026: Solusi Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Pemerintah resmi menggulirkan kebijakan WFH bagi ASN selama satu hari dalam sepekan mulai setelah Lebaran 2026. Langkah ini diklaim sebagai strategi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global. Namun di balik klaim efisiensi energi, kebijakan ini mulai menuai keraguan. Sejumlah pihak menilai, tanpa pengawasan ketat, WFH berpotensi […]

  • Tambang Ilegal Tasikmalaya Disorot, ESDM Sebut Hanya Dua Berizin

    Tambang Ilegal Tasikmalaya Disorot, ESDM Sebut Hanya Dua Berizin

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Isu tambang ilegal Tasikmalaya kembali menjadi perhatian setelah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah VI Tasikmalaya mengungkap fakta bahwa hingga saat ini hanya terdapat dua perusahaan yang mengantongi izin resmi untuk melakukan aktivitas pertambangan di Kota Tasikmalaya. Koordinator Penambangan dan Air Tanah ESDM Wilayah VI Tasikmalaya, Narendra Surya, menyebutkan […]

expand_less