Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Kejurprov Karate Satria Tama 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Berprestasi Jabar

Kejurprov Karate Satria Tama 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Berprestasi Jabar

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – GOR Siliwangi Kota Tasikmalaya menjadi pusat perhatian para pecinta karate setelah menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Satria Tama Karate 2026, Minggu (7/6/2026). Ajang tersebut diikuti sekitar 100 karateka dari berbagai daerah di Jawa Barat yang datang untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai kelompok usia, mulai kategori anak-anak hingga dewasa. Kehadiran ratusan atlet tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap perkembangan olahraga karate di Jawa Barat.

Ketua Panitia Pelaksana, Yanyan Insan Sidiq, menyebut kejuaraan tingkat provinsi ini bukan sekadar arena kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet jangka panjang. Menurutnya, banyak atlet yang memulai perjalanan prestasi dari kejuaraan daerah sebelum akhirnya mampu bersaing di tingkat nasional.

Ia menjelaskan, sejumlah karateka binaan Satria Tama bahkan telah berhasil menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan nasional. Karena itu, Kejurprov menjadi salah satu tahapan penting dalam menemukan dan mengembangkan potensi atlet muda yang memiliki prospek besar di masa depan.

“Melalui kejuaraan seperti ini, atlet mendapatkan pengalaman bertanding yang sangat berharga sekaligus membangun mental juara,” ujarnya.

Selain peluang meraih prestasi olahraga, Yanyan menilai karate juga dapat membuka jalan bagi atlet untuk memperoleh kesempatan pendidikan maupun karier melalui jalur prestasi.

Kejuaraan Karate Jadi Tolok Ukur Pembinaan Daerah

Dukungan terhadap penyelenggaraan Kejurprov juga datang dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Momon Suryaman, menilai kejuaraan tingkat provinsi memiliki peran penting dalam mengukur efektivitas pembinaan yang dilakukan oleh perguruan maupun daerah.

Menurutnya, kualitas atlet dapat terlihat ketika mereka berhadapan dengan peserta dari berbagai wilayah yang memiliki latar belakang latihan berbeda.

Momon juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap atlet. Mengingat karate merupakan cabang olahraga yang melibatkan kontak fisik, ia mendorong pelatih dan orang tua untuk memberikan perlindungan tambahan melalui asuransi olahraga.

Selain faktor keselamatan, aspek administrasi juga menjadi perhatian. Ia menegaskan bahwa dokumen penghargaan dari kejuaraan tingkat provinsi harus memenuhi ketentuan administrasi agar memiliki nilai dan pengakuan resmi.

Dua Sistem Pertandingan Diterapkan

Ketua Umum Majelis Sabuk Hitam Satria Tama sekaligus Kepala Wasit dan Juri, Ii Ruhiat, menjelaskan pertandingan menggunakan dua sistem yang berbeda, yakni Kyokushin dan Shinken Shobu.

Pada kategori Kyokushin, peserta bertanding dengan konsep full contact, namun tetap memiliki batasan tertentu demi keselamatan atlet. Sementara pada kategori Shinken Shobu, teknik yang diperbolehkan lebih beragam, termasuk pukulan, bantingan, hingga kuncian sesuai aturan yang berlaku.

Ia memastikan seluruh perangkat pertandingan yang bertugas telah memiliki lisensi resmi sehingga proses penilaian berlangsung profesional, objektif, dan sesuai regulasi.

Karate Tasikmalaya Terus Berkembang

Sekretaris KORMI Kota Tasikmalaya, Rohimat, melihat perkembangan karate di Tasikmalaya menunjukkan tren yang positif. Selain menjadi olahraga prestasi, karate juga berperan dalam membentuk karakter, meningkatkan kebugaran, dan melatih kedisiplinan generasi muda.

Sepanjang pelaksanaan kejuaraan, pertandingan berlangsung lancar dengan dukungan para pelatih, keluarga atlet, dan suporter dari berbagai daerah. Kejurprov Satria Tama Karate 2026 diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial sekaligus memperkuat hubungan antar kontingen di Jawa Barat. (dh/hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda STIT Lakbok Ciamis Dihadiri Wamenkop, Lulusan Ditantang Ciptakan Lapangan Kerja

    Wisuda STIT Lakbok Ciamis Dihadiri Wamenkop, Lulusan Ditantang Ciptakan Lapangan Kerja

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Prosesi Wisuda ke-2 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Lakbok menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis. Tak sekadar seremoni akademik, kegiatan ini juga menjadi panggung motivasi bagi para lulusan agar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan mampu menciptakan peluang di tengah perubahan zaman. Acara yang digelar pada Rabu (20/5/2026) […]

  • Santunan Yatim dan Dhuafa di Masjid Rahmatullah Jadi Wadah Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

    Santunan Yatim dan Dhuafa di Masjid Rahmatullah Jadi Wadah Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah kembali digelar menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara warga Perum BRP Kota Tasikmalaya dengan masyarakat sekitar, mempererat ukhuwah Islamiyah dalam suasana penuh kebersamaan. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dibuka dengan lantunan ayat […]

  • Konten Sewa Pacar Tasikmalaya Berujung Petaka, Kreator Konten Jadi Tersangka Kasus Anak

    Konten Sewa Pacar Tasikmalaya Berujung Petaka, Kreator Konten Jadi Tersangka Kasus Anak

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Popularitas yang dibangun Shandy Logay, kreator konten asal Tasikmalaya, runtuh dalam sekejap. Sosok yang sebelumnya dikenal lewat konten hiburan di media sosial itu kini harus mengakhiri kiprahnya di dunia digital dengan status tersangka. Konten bertajuk “sewa pacar” yang ia produksi justru menjadi pintu masuk persoalan hukum serius. Di balik kemasan hiburan, […]

  • Tasik Darurat Pengangkut Sampah?

    Tasik Darurat Pengangkut Sampah?

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Astakona, TASIKMALAYA — Saat sebagian besar warga Kota Tasikmalaya masih tertidur lelap, sejumlah orang justru sudah memulai pekerjaannya dalam gelap dan dingin dini hari. Mereka bukan pejabat, bukan pula profesi yang sering mendapat sorotan. Mereka adalah sopir truk sampah dan para petugas pengangkut sampah, orang-orang yang setiap hari menjaga kota tetap bersih dari gunungan limbah […]

  • Peringatan HPN 2026 di Ciamis Meriah, Pers Teguhkan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

    Peringatan HPN 2026 di Ciamis Meriah, Pers Teguhkan Komitmen Peduli Lingkungan dan Sosial

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kabupaten Ciamis berlangsung meriah, penuh semangat, serta mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Mengusung tema “Pers Peduli Alam Lestari”, kegiatan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi insan pers, tetapi juga menghadirkan berbagai aksi nyata di bidang […]

  • Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

    Transparansi Anggaran Jangan Nanggung, Kepercayaan Publik Taruhannya

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Astakona, Berita Tasikmalaya – Isu transparansi pengelolaan keuangan daerah kembali menguji komitmen Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Dorongan agar akses informasi anggaran dibuka secara utuh semakin menguat, menyusul tuntutan publik agar keterbukaan tidak berhenti pada dokumen formal APBD, tetapi menjangkau seluruh proses penganggaran, termasuk pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Persoalan ini mencuat setelah Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari […]

expand_less