Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Disorot, Diky Candranegara Usul Kolaborasi

Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Disorot, Diky Candranegara Usul Kolaborasi

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Ketersediaan tong sampah di Jalan KHZ Mustofa kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Tasikmalaya. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menilai minimnya fasilitas pembuangan sampah di kawasan pusat perdagangan tersebut dapat berdampak pada kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi daya tarik kawasan yang menjadi salah satu ikon kota.

Menurut Diky, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan perilaku masyarakat, tetapi juga menyangkut dukungan sarana yang memadai. Karena itu, keberadaan tong sampah di titik-titik strategis dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang bersih, nyaman, dan tertata.

Ia mengungkapkan bahwa gagasan penempatan tong sampah sebenarnya telah lama menjadi perhatian pemerintah daerah. Bahkan, konsep desain fasilitas tersebut diharapkan dapat menyesuaikan karakter kawasan Jalan KHZ Mustofa agar tidak mengganggu estetika ruang publik.

Tong Sampah Jalan KHZ Mustofa Dinilai Perlu Sentuhan Estetika

Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan wisata belanja di Kota Tasikmalaya, Jalan KHZ Mustofa setiap hari dipadati masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Tingginya mobilitas warga membuat kebutuhan terhadap fasilitas kebersihan menjadi semakin penting.

Diky menegaskan, penyediaan tong sampah tidak boleh dilakukan secara asal. Selain berfungsi sebagai sarana pengelolaan sampah, keberadaannya juga harus mendukung wajah kota yang lebih modern dan tertata.

Menurutnya, desain tong sampah yang menarik serta penempatan yang tepat akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Sebaliknya, fasilitas yang kurang memadai sering kali membuat sampah berakhir di trotoar, saluran air, maupun ruang publik lainnya.

Ia menyebut Wali Kota Tasikmalaya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan konsep penataan yang selaras dengan wajah kawasan pusat kota.

Selanjutnya –> Tantangan perubahan perilaku warga

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Buruh Tani di Ciamis Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

    Rumah Buruh Tani di Ciamis Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah milik warga di Dusun Kertasari, Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Senin malam, 25 Mei 2026. Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.10 WIB, sementara laporan resmi diterima petugas sekitar 23.25 WIB. Rumah yang terbakar diketahui milik Sumiati (71), seorang buruh tani warga setempat. […]

  • Siapa Gus Irfan

    Siapa Gus Irfan? Profil Menteri Haji dan Umrah Baru Kabinet Prabowo

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 77
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK & PEMERINTAHAN. Pelantikan Mochamad Irfan Yusuf atau yang lebih dikenal dengan Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah oleh Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025 menjadi sorotan publik. Banyak yang bertanya-tanya, siapa Gus Irfan dan bagaimana rekam jejaknya hingga dipercaya oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk menduduki jabatan strategis ini? Gus […]

  • Rumah Pengacara di Taraju Dirusak, Pelaku Terancam 2,5 Tahun Penjara

    Rumah Pengacara di Taraju Dirusak, Pelaku Terancam 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kasus rumah pengacara di Taraju dirusak akhirnya berhasil diungkap Satreskrim Polres Tasikmalaya. Seorang pria berinisial I.A.M ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga melampiaskan emosinya dengan merusak rumah milik seorang advokat Kasus tersebut terjadi di Kampung Semah Madu, Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Polisi menyebut tindakan pelaku dipicu rasa kecewa karena tidak […]

  • klarifikasi-puskesmas-cimerak-pantai-madasari-astakona

    Puskesmas Cimerak Klarifikasi Keluhan Ambulans Korban Pantai Madasari Pangandaran

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA PANGANDARAN – Puskesmas Cimerak akhirnya memberikan penjelasan terkait keluhan keluarga wisatawan asal Kabupaten Garut, Siti Atika (58), yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan laut di kawasan Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Pangandaran, Jumat (15/5/2026). Sebelumnya, keluarga korban menyampaikan kekecewaan terhadap proses pelayanan, khususnya terkait penanganan ambulans untuk pemulangan jenazah yang dinilai berlangsung lambat. Keluhan […]

  • Kabupaten Tasikmalaya: Keterbukaan Informasi Publik, Apa Kabar ?

    Kabupaten Tasikmalaya: Keterbukaan Informasi Publik, Apa Kabar ?

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Keterbukaan informasi publik di Kabupaten Tasikmalaya mendapat sorotan tajam dari Diki Sam Ani, seorang pemerhati masalah sosial dan kebijakan pemerintah. Diki menekankan pentingnya perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terkait pelayanan informasi publik di daerah tersebut. Diki mengungkapkan kekhawatirannya setelah mengalami kesulitan dalam mengakses informasi publik di Dinas Pendidikan […]

  • Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    Warga Garut Butuh Pertolongan: Ketika Masalah Kesehatan Bertemu Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Garut – Kasus keluarga Pirmansyah dan Isoh Nurjanah di Kecamatan Pakenjeng membuka kembali persoalan lama yang kerap tersembunyi: keterbatasan akses penanganan kesehatan mental bagi warga miskin. Sepasang suami istri paruh baya itu sedang duduk berdampingan. Bukan sedang menunggu tamu, bukan pula menikmati sore. Wajah mereka terlihat lelah—lelah yang tidak selesai hanya dengan tidur semalam. Di […]

expand_less