Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Nasional » Dirut Hanania Travel Jadi Tersangka, Ribuan Jamaah Umrah Gagal Berangkat

Dirut Hanania Travel Jadi Tersangka, Ribuan Jamaah Umrah Gagal Berangkat

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel memasuki babak baru. Polda Metro Jaya resmi menetapkan Dirut PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka setelah menemukan bukti yang cukup dalam penyelidikan kasus yang merugikan ratusan hingga ribuan calon jamaah.

Penetapan tersangka dilakukan pada 29 Mei 2026. Selain itu, Farhan juga telah ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah banyak calon jamaah mengaku gagal diberangkatkan ke Tanah Suci meski telah melunasi biaya perjalanan umrah. Nilai kerugian yang dilaporkan pun mencapai miliaran rupiah dan masih terus didalami penyidik.

Penetapan Dirut Tersangka Berawal dari Pembatalan Keberangkatan Umrah

Berdasarkan informasi yang beredar dari sejumlah korban dan hasil penyelidikan awal, Hanania Travel diketahui aktif memasarkan berbagai paket umrah kepada masyarakat sejak akhir 2025 hingga awal 2026.

Masalah mulai mencuat menjelang keberangkatan kloter Syawal pada Maret hingga April 2026. Saat itu, sejumlah keberangkatan mendadak dibatalkan oleh pihak travel.

Pihak perusahaan sempat menyampaikan alasan force majeure yang dikaitkan dengan situasi geopolitik di Timur Tengah dan gangguan jalur penerbangan transit. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak jamaah mulai mempertanyakan alasan tersebut karena keberangkatan terus mengalami penundaan tanpa kepastian.

Sebagian jamaah kemudian melakukan penelusuran mandiri dan menemukan indikasi bahwa sejumlah kebutuhan dasar perjalanan, seperti tiket pesawat dan pemesanan hotel, diduga belum diproses sebagaimana mestinya.

Polisi Terima Laporan dari Ratusan Korban

Polda Metro Jaya mengungkapkan telah menerima sedikitnya dua laporan polisi terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Hanania Group.

Laporan pertama berasal dari pelapor berinisial JSP yang mewakili sekitar 128 korban. Dalam laporan tersebut, total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp12,145 miliar.

Sementara laporan lainnya berasal dari pelapor berinisial NN yang mengaku mengalami kerugian sekitar Rp78,8 juta setelah keberangkatan umrah yang telah dibayar tidak pernah terealisasi.

Penyidik juga telah memeriksa puluhan saksi dari kalangan korban maupun pelapor untuk memperkuat konstruksi perkara.

Dugaan Persoalan Keuangan dan Skema Dana Jamaah

Kasus Hanania Travel semakin menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya persoalan keuangan internal yang berdampak pada operasional perusahaan.

Dalam proses mediasi yang sempat dilakukan antara pihak perusahaan dan perwakilan jamaah pada April 2026, disebutkan bahwa perusahaan mengakui sedang menghadapi kendala keuangan yang mempengaruhi keberangkatan jamaah.

Di sisi lain, sejumlah korban menduga terdapat pola penggunaan dana yang tidak sehat, di mana uang dari pendaftar baru digunakan untuk memenuhi kewajiban sebelumnya atau kebutuhan lain di luar kepentingan keberangkatan jamaah. Dugaan tersebut kini menjadi bagian yang tengah didalami penyidik.

Polisi juga membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor serta menelusuri total kerugian yang sesungguhnya dalam perkara tersebut.

Selanjutnya –> Tuntutan Jamaah

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

    Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Fenomena balapan liar Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah aksi sekelompok remaja viral di media sosial pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lokasi yang menjadi sorotan berada di Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap dijadikan arena adu kecepatan secara ilegal. Menindaklanjuti viralnya aksi tersebut, jajaran Polres […]

  • Polres Banjar Gandeng BPS, Data Akurat Jadi Senjata Jaga Keamanan Kota

    Polres Banjar Gandeng BPS, Data Akurat Jadi Senjata Jaga Keamanan Kota

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR – Upaya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah terus diperkuat di Kota Banjar. Salah satu langkah konkretnya terlihat dari pertemuan strategis antara Polres Banjar dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjar, yang menandai penguatan kolaborasi lintas institusi untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih terukur. Pertemuan tersebut berlangsung […]

  • kasus kuota haji 2025

    KPK Sita Aset Miliaran Rupiah dari ASN Kemenag Terkait Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    astakona.com, PERISTIWA. Kasus Kuota Haji kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menyita dua unit rumah milik aparatur sipil negara (ASN) di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama. Nilai aset yang diamankan diperkirakan mencapai Rp6,5 miliar. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan penyitaan dilakukan pada 8 September 2025. Dua rumah yang […]

  • Rumah Buruh Tani di Ciamis Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

    Rumah Buruh Tani di Ciamis Terbakar Tengah Malam, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah milik warga di Dusun Kertasari, Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, pada Senin malam, 25 Mei 2026. Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 23.10 WIB, sementara laporan resmi diterima petugas sekitar 23.25 WIB. Rumah yang terbakar diketahui milik Sumiati (71), seorang buruh tani warga setempat. […]

  • Galuh Ethnic Carnival 2026 Banjir Antusiasme Warga Ciamis

    Galuh Ethnic Carnival 2026 Banjir Antusiasme Warga Ciamis

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Ribuan warga memadati kawasan Pendopo Bupati dalam perayaan Galuh Ethnic Carnival 2026, salah satu agenda utama Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 yang digelar pada Kamis (11/6/2026). Meski dikemas secara sederhana, acara tersebut mampu menghadirkan suasana meriah sekaligus menunjukkan tingginya rasa memiliki masyarakat terhadap daerahnya. Kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah menjadi pemandangan […]

  • THR ASN Dicicil, Padahal ‘Kas Ada’? Ini Penjelasan Sekda Tasikmalaya

    THR ASN Dicicil, Padahal ‘Kas Ada’? Ini Penjelasan Sekda Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tasikmalaya semakin mengerucut setelah munculnya data dan pernyataan resmi dari jajaran pemerintah daerah. Di satu sisi, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebelumnya menyatakan bahwa kas daerah sebenarnya tersedia. Namun, pemerintah memilih tidak gegabah dalam mengeluarkan anggaran demi menjaga […]

expand_less