Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Bawaslu Kota Tasikmalaya Soroti Akurasi Data Pemilih Disabilitas Jelang Pemilu

Bawaslu Kota Tasikmalaya Soroti Akurasi Data Pemilih Disabilitas Jelang Pemilu

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Bawaslu Kota Tasikmalaya menyoroti pentingnya perbaikan pendataan pemilih penyandang disabilitas menjelang pelaksanaan pemilu mendatang. Persoalan tersebut dinilai menjadi salah satu tantangan yang masih harus dibenahi untuk memastikan seluruh warga negara memperoleh hak politik yang setara.

Isu tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bagi Kaum Disabilitas yang digelar di Bale RW 01 Cintarasa, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Minggu (31/5/2026).

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Zaki Pratama, menegaskan bahwa data pemilih disabilitas tidak boleh dipandang sebagai persoalan administratif semata. Menurutnya, akurasi data menjadi dasar utama dalam penyediaan berbagai fasilitas dan layanan yang dibutuhkan penyandang disabilitas saat menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS).

“Data pemilih disabilitas harus menjadi perhatian bersama karena menjadi landasan dalam menyiapkan layanan dan fasilitas yang sesuai kebutuhan. Jika datanya tidak akurat, maka pelayanan yang diberikan berpotensi tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Fasilitas TPS Bergantung pada Ketepatan Pendataan

Bawaslu menilai masih terdapat sejumlah persoalan dalam proses pemutakhiran data pemilih disabilitas. Salah satunya adalah ketergantungan pada laporan keluarga yang menyebabkan perubahan kondisi penyandang disabilitas tidak selalu tercatat secara cepat dan akurat.

Selain itu, masih adanya stigma sosial di lingkungan masyarakat juga menjadi hambatan tersendiri. Dalam sejumlah kasus, keluarga memilih tidak melaporkan kondisi anggota keluarganya karena khawatir menghadapi diskriminasi atau perlakuan berbeda.

Kondisi tersebut berdampak pada kualitas data pemilih yang dimiliki penyelenggara pemilu. Akibatnya, sejumlah penyandang disabilitas masih tercatat sebagai pemilih reguler tanpa identifikasi kebutuhan aksesibilitas yang sebenarnya diperlukan.

Padahal, kebutuhan seperti jalur khusus kursi roda, alat bantu pencoblosan bagi pemilih tunanetra, pendampingan bagi penyandang disabilitas intelektual, hingga penataan lokasi TPS yang ramah disabilitas sangat bergantung pada ketepatan data yang tersedia.

Bawaslu Dorong Kolaborasi untuk Wujudkan Pemilu Inklusif

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Tasikmalaya, Enceng Fuad Syukron, menilai persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh penyelenggara pemilu semata.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan aktif pemerintah daerah, organisasi penyandang disabilitas, keluarga, hingga masyarakat untuk memastikan data yang dimiliki benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.

Sementara itu, pegiat sosial dari Papeditas Tasikmalaya, Aris Rahman, menyoroti masih terbatasnya fasilitas aksesibilitas di sejumlah TPS. Padahal, menurutnya, pemenuhan akses bagi penyandang disabilitas merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin hak politik seluruh warga negara.

Menutup kegiatan tersebut, Zaki Pratama kembali menegaskan bahwa pemilu yang berkualitas harus mampu menghadirkan ruang partisipasi yang setara bagi semua kalangan.

“Tidak boleh ada warga negara yang kehilangan hak pilih hanya karena lemahnya sistem pendataan atau kurangnya aksesibilitas. Pemilu yang demokratis harus memastikan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat menggunakan hak konstitusionalnya secara penuh,” tegasnya.

(dh/hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK KPU Barito

    KPU Barito Utara Tegaskan Tuduhan Money Politic Paslon 01 Tak Berdasar

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 69
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA POLITIK. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara menegaskan bahwa tuduhan praktik politik uang (money politic) yang diarahkan kepada Pasangan Calon Nomor Urut 01, yakni Rusiani, Haddy Arimurty, Syalimuddin Mayasin, dan Herman Subagio, tidak memiliki dasar hukum yang sah. Tuduhan itu dinilai hanya asumsi fiktif tanpa bukti kuat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sidang […]

  • DPR Usul 1.000 Bioskop Desa, Netizen: Sekolah Rusak Dulu yang Dibenahi

    DPR Usul 1.000 Bioskop Desa, Netizen: Sekolah Rusak Dulu yang Dibenahi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA NASIONAL – Usulan pembangunan 1.000 bioskop desa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 memicu perdebatan publik. Di satu sisi, gagasan tersebut disebut sebagai upaya menghidupkan industri perfilman lokal dan production house (PH) kecil di daerah. Namun di sisi lain, banyak masyarakat menilai anggaran negara seharusnya diprioritaskan untuk sektor yang lebih mendesak […]

  • THR ASN Dicicil, Padahal ‘Kas Ada’? Ini Penjelasan Sekda Tasikmalaya

    THR ASN Dicicil, Padahal ‘Kas Ada’? Ini Penjelasan Sekda Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Polemik pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tasikmalaya semakin mengerucut setelah munculnya data dan pernyataan resmi dari jajaran pemerintah daerah. Di satu sisi, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sebelumnya menyatakan bahwa kas daerah sebenarnya tersedia. Namun, pemerintah memilih tidak gegabah dalam mengeluarkan anggaran demi menjaga […]

  • Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    Yonif TP 939/Macan Putih Resmi Bertugas di Tasikmalaya, Emban Misi Khusus Presiden

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kesatuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih resmi memulai pengabdian di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Kehadiran unit baru TNI Angkatan Darat ini bukan sekadar memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga membawa mandat strategis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Saat ini, ribuan personel TNI AD yang tergabung dalam kesatuan tersebut […]

  • Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Ancaman Sampah Mengintai Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Arus mudik Lebaran 2026 diprediksi kembali membludak. Pergerakan masyarakat secara nasional diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Di balik euforia pulang kampung, ada satu persoalan yang kerap luput dari perhatian: lonjakan timbulan sampah yang diprediksi menyentuh 71,96 juta kilogram. Lonjakan ini tentu bukan angka kecil. Kota-kota yang dilintasi jalur mudik, termasuk Tasikmalaya, […]

  • Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

    Langkah Nyata DPRD Ciamis & Banjar, Publik Tasikmalaya Menanti

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Langkah Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memotong tunjangan DPRD bukan kebijakan populer. Tidak ada panggung, tidak ada klaim pencitraan. Namun justru di situlah kekuatannya. Di tengah tekanan fiskal, dua daerah ini menyentuh pos anggaran yang selama ini dianggap sensitif secara politik. Langkah dan Kebijakan DPRD Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar Di […]

expand_less