Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Santunan Yatim dan Dhuafa di Masjid Rahmatullah Jadi Wadah Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

Santunan Yatim dan Dhuafa di Masjid Rahmatullah Jadi Wadah Silaturahmi Sambut Ramadhan 1447 H

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Kegiatan santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah kembali digelar menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Lebih dari sekadar agenda tahunan, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara warga Perum BRP Kota Tasikmalaya dengan masyarakat sekitar, mempererat ukhuwah Islamiyah dalam suasana penuh kebersamaan.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an QS Al-Maa’un, yang sarat pesan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa. Sejak awal, suasana kebersamaan terasa hangat, memperlihatkan harmonisasi antara warga perumahan dan masyarakat sekitar.

Momentum Mempererat Kebersamaan Sosial
Santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah bukan sekadar kegiatan berbagi bantuan, tetapi juga ruang bertemunya berbagai lapisan masyarakat. Warga Perum BRP dan masyarakat sekitar duduk bersama, saling menyapa, dan memperkuat hubungan sosial yang telah terjalin, demikian disampaikan H. Tino Armyanto, S.T., M.Si, salah satu panitia kegiatan.

Ketua panitia, H. Lukman, menyampaikan bahwa kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh iuran warga perumahan. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp55.850.000. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 1.326 penerima manfaat yang terdiri dari 1.200 dhuafa, 100 fakir miskin, dan 26 fisabilillah.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang santunan, tetapi tentang kebersamaan. Kami ingin Ramadhan disambut dengan hati yang bersatu,” ujar H. Lukman.

Melalui santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah, interaksi sosial semakin kuat.

Warga perum tidak hanya menjadi donatur, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembagian, sehingga terbangun rasa empati dan kedekatan dengan masyarakat sekitar.

Tausiyah: Ilmu dan Kehadiran Hati sebagai Pengikat Ukhuwah

Dalam rangkaian acara, tausiyah disampaikan oleh Acep Taufiq Ismail dari Garut. Ia mengutip hadis riwayat Bukhori dan Muslim: “Siapa yang Allah kehendaki kebaikan, maka Allah akan pahamkan dia mengenai ilmu agama.”

Ia juga menyampaikan keutamaan majelis ilmu, bahwa ketika suatu kaum berkumpul untuk mempelajari ayat suci Al-Qur’an, maka Allah akan menurunkan sakinah (ketenangan), melimpahkan rahmat, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah memuliakan orang-orang yang hadir.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah, di mana kebersamaan dalam kebaikan menjadi jalan turunnya keberkahan.

Dalam tausiyahnya, Acep menegaskan bahwa Allah menciptakan setiap anggota tubuh sesuai fungsinya: mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, dan hati untuk merasakan serta mengagungkan kebesaran-Nya. Fungsi hati inilah yang harus dijaga, terutama dalam menyambut Ramadhan.

“Nilai ibadah ditentukan oleh hadirnya hati. Salah satu cara menghadirkan hati adalah dengan memperbanyak istighfar,” ujarnya.

Menyambut Ramadhan dengan Hati yang Siap
Kegiatan santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Ramadhan 1447 H. Dalam tausiyahnya, disampaikan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, ampunan (Syahrul Maghfiroh), dan kemuliaan.

Namun, tidak semua orang otomatis mendapatkan keutamaannya. Diperlukan kesiapan mental dan spiritual untuk menyambutnya sebagai karunia dari Allah SWT.

Beberapa persiapan yang ditekankan antara lain:
Memperdalam wawasan tentang Ramadhan.
Mempersiapkan amal terbaik seperti shaum, membaca Al-Qur’an, ibadah sunnah, sedekah, dan memperbanyak istighfar.
Bersungguh-sungguh memanfaatkan setiap waktu di bulan suci.

Melalui kegiatan santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah, nilai-nilai tersebut tidak hanya disampaikan secara lisan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata.

Masjid sebagai Pusat Harmoni Sosial

Tradisi tahunan ini menegaskan peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat harmoni sosial. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, kebersamaan warga perum dan masyarakat sekitar menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan.
Santunan yatim dan dhuafa di Masjid Rahmatullah menjadi simbol bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah individual, tetapi juga tentang membangun solidaritas sosial.

Dengan total 1.326 penerima manfaat, kegiatan ini diharapkan membawa kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antarwarga. Semangat berbagi dan silaturahmi yang terjalin menjadi modal sosial yang kuat dalam menyambut Ramadhan 1447 H dengan penuh keimanan dan kebersamaan. (red)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • kesbangpol kab tasikmalaya

    Kesbang Kab. Tasikmalaya Nyalakan Semangat Kebangsaan Siswa Lewat Game

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 76
    • 0Komentar

    astakona.com, ADVERTORIAL. Suasana riuh terdengar di aula SMP Negeri 1 Cigalontang. Bukan karena pertandingan olahraga atau pentas seni, melainkan karena ratusan siswa tengah larut dalam permainan interaktif yang sarat makna kebangsaan. Inilah cara baru yang dihadirkan Kesbang Kab. Tasikmalaya untuk menanamkan cinta tanah air sejak dini. Alih-alih duduk mendengarkan seminar panjang atau diskusi formal, 150 siswa […]

  • udang indonesia tidak terkontaminasi

    Ekspor Udang Indonesia Aman Dikonsumsi, Standar Keamanan Pangan Diperkuat

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 119
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA EKONOMI & BISNIS. Industri perudangan nasional memastikan bahwa ekspor udang Indonesia tetap berada dalam koridor standar keamanan pangan internasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Shrimp Club Indonesia (SCI) menyusul temuan adanya kandungan Cesium-137 atau zat radioaktif pada sebagian kecil produk udang mentah beku yang diekspor ke Amerika Serikat. Ketua Umum SCI, Andi Tamsil, menegaskan […]

  • Evakuasi Kucing Tasikmalaya, Damkar Potong Tralis Demi Selamatkan Hewan

    Evakuasi Kucing Tasikmalaya, Damkar Potong Tralis Demi Selamatkan Hewan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Aksi Evakuasi Kucing Tasikmalaya kembali menunjukkan peran luas yang dijalankan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya. Tidak hanya menangani kebakaran dan bencana, petugas juga bergerak cepat saat menerima laporan seekor kucing yang terjebak di sela-sela tralis besi rumah warga. Peristiwa tersebut terjadi ketika pemilik rumah mendapati kucing peliharaannya tidak dapat melepaskan […]

  • Hasil Akhir Persija Vs Persib di Segiri Samarinda

    Hasil Akhir Persija Vs Persib di Segiri Samarinda

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – PERSIB Bandung sukses menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Kemenangan dramatis dalam pertandingan Persija Vs Persib ini semakin mengukuhkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen sementara sekaligus menutup peluang Persija untuk berburu gelar juara musim ini. […]

  • pupr kota tasikmalaya

    Ada Apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya?

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 114
    • 0Komentar

    astakona.com, PERISTIWA. Sebuah foto yang memperlihatkan dua orang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) beredar di platform WhatsApp, Selasa (11/11/2025). Foto tersebut diterima nomor WhatsApp redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, ataupun identitas pengirim. Saat ditanya lebih lanjut, pengirim foto tidak merespons dan memilih bungkam. Dalam foto yang beredar itu tampak dua […]

  • kejahatan debt collector

    Kekerasan Debt Collector: Posisikan Indonesia Darurat Kejahatan Kedua se-ASEAN

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 125
    • 0Komentar

    astakona.com, SOSIAL BUDAYA. Fenomena kekerasan oleh debt collector fintech atau pinjaman online (pinjol) kini mencapai titik darurat. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 3.858 pengaduan resmi pada Juni 2025, mencakup intimidasi verbal, penyebaran data pribadi, hingga kekerasan fisik. Angka ini memperlihatkan jurang besar antara aturan penagihan yang berlaku dan praktik brutal di lapangan. Lonjakan Kasus, […]

expand_less