Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Berita Daerah » Temuan BPK Proyek Jalan Tasikmalaya-Ciamis Rp971 Juta, Apa yang Terjadi?

Temuan BPK Proyek Jalan Tasikmalaya-Ciamis Rp971 Juta, Apa yang Terjadi?

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap dua proyek jalan di wilayah Tasikmalaya-Ciamis kembali memantik perhatian. Meski kelebihan pembayaran telah dikembalikan ke kas daerah, muncul pertanyaan yang lebih besar: bagaimana pembayaran itu bisa lolos hingga akhirnya dikoreksi auditor negara?

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan Pengadaan Barang/Jasa Tahun Anggaran 2025 Pemerintah Provinsi Jawa Barat, BPK mencatat adanya ketidaksesuaian pekerjaan pada dua paket proyek yang dikelola Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat.

Nilai kelebihan pembayaran yang ditemukan mencapai Rp971.646.484,67, atau mendekati Rp1 miliar.

Dua pekerjaan yang menjadi objek temuan meliputi Rekonstruksi Jalan Ruas Warudoyong–Batas Kabupaten Tasikmalaya-Ciamis–Simpang Tiga Winduraja/Kawali serta Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Batas Kota/Kabupaten Tasikmalaya–Cikunir.

Temuan BPK Buka Pertanyaan Baru

Sebelumnya, pihak DBMPR Jawa Barat maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah menyampaikan penjelasan resmi terkait temuan tersebut. Penjelasan itu mencakup adanya pengawasan lapangan, pengukuran volume pekerjaan, pengujian mutu, pemeriksaan administrasi, hingga proses PHO sebelum pembayaran dilakukan.

Namun menurut Ketua Komunitas SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif), Ahmad Mukhlis, penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan lanjutan.

Menurutnya, jika seluruh tahapan pengawasan dan verifikasi berjalan optimal, maka seharusnya potensi kelebihan pembayaran dapat terdeteksi sejak awal sebelum menjadi temuan auditor.

“Publik tentu bertanya bagaimana koreksi sebesar itu bisa muncul jika seluruh mekanisme pengawasan telah dilaksanakan secara berlapis,” ujarnya.

Pengawasan Formalitas atau Benar-Benar Efektif?

SWAKKA menilai persoalan ini tidak lagi semata-mata berbicara soal prosedur administrasi, tetapi juga menyangkut efektivitas sistem pengawasan proyek pemerintah.

Sebab dalam praktiknya, proyek infrastruktur umumnya melewati berbagai tahapan pemeriksaan mulai dari pengawasan konsultan, verifikasi PPK, pengujian teknis, hingga pemeriksaan akhir sebelum pembayaran dilakukan.

Karena itu, muncul pertanyaan apakah seluruh proses tersebut telah berjalan secara maksimal atau justru masih menyisakan celah yang baru terungkap setelah audit dilakukan.

Alasan Perbedaan Metode Pemeriksaan Dinilai Belum Menjawab Substansi

Dalam penjelasan sebelumnya, pihak terkait menyebut adanya kemungkinan perbedaan hasil yang dipengaruhi metode pengujian, titik sampel, kondisi lapangan, maupun waktu pemeriksaan.

Meski demikian, SWAKKA menilai alasan tersebut belum sepenuhnya menjawab substansi temuan.

Menurut Mukhlis, BPK memiliki standar pemeriksaan yang telah digunakan secara nasional dan selama ini menjadi rujukan dalam berbagai audit proyek pemerintah.

Karena itu, masyarakat berhak mengetahui secara lebih rinci faktor yang menyebabkan munculnya selisih hasil pemeriksaan hingga berujung pada pengembalian dana.

Pengembalian Dana Belum Mengakhiri Pertanyaan Publik

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah langkah penyedia jasa yang mengembalikan nilai kelebihan pembayaran sesuai rekomendasi auditor.

Secara administratif, pengembalian tersebut memang merupakan bentuk tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan. Namun bagi SWAKKA, langkah itu tidak otomatis menghapus pertanyaan mengenai proses yang terjadi sebelumnya.

“Yang menjadi perhatian publik bukan hanya uangnya sudah kembali atau belum. Tetapi bagaimana pembayaran itu bisa diproses hingga akhirnya perlu dikoreksi,” kata Mukhlis.

SWAKKA Siapkan Langkah Audiensi

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan, SWAKKA menyatakan akan mendorong adanya telaah lebih lanjut melalui audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Langkah tersebut disebut sebagai upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik, bukan untuk memberikan kesimpulan hukum terhadap pihak tertentu.

Menurut SWAKKA, penting memastikan bahwa temuan auditor tidak berhenti pada pengembalian uang, tetapi juga menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengawasan dan verifikasi proyek pemerintah.

Hingga kini, ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka bagi seluruh pihak terkait untuk memberikan penjelasan maupun data pendukung tambahan atas temuan tersebut. (ar/hs) 

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al-Ma’arif Cup 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Antar SD di Kota Tasikmalaya

    Al-Ma’arif Cup 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Antar SD di Kota Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Yayasan Al-Ma’arif Cijerah sukses menggelar turnamen sepak bola antar Sekolah Dasar bertajuk “Al-Ma’arif Cup 2026” yang berlangsung pada 4 hingga 7 April 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 18 sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya. Turnamen yang digelar di lingkungan Yayasan Al-Ma’arif, Kampung Cijerah, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya […]

  • Rukyatul Hilal Kota Banjar: Hilal Tak Terlihat

    Rukyatul Hilal Kota Banjar: Hilal Tak Terlihat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA BANJAR — Pemantauan rukyatul hilal untuk menentukan awal Zulhijah 1447 Hijriah di kawasan Gunung Putri Lapas Banjar, Kota Banjar, berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Meski hilal tidak berhasil terlihat akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung, awal bulan Zulhijah tetap resmi ditetapkan berdasarkan hasil rukyat nasional. Kegiatan pemantauan hilal tersebut digelar […]

  • Dua Anak Tenggelam di Sungai Ciseel Ciamis Saat Bermain

    Dua Anak Tenggelam di Sungai Ciseel Ciamis Saat Bermain

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA CIAMIS – Tragedi dua anak tenggelam di Sungai Ciseel Ciamis mengguncang warga Dusun Bantarsari, Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Kamis (5/6/2026). Kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berenang bersama teman-temannya akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIB di aliran Sungai Ciseel yang berada di […]

  • bencana di kabupaten tasikmalaya (2)

    Sepanjang Oktober, 13 Bencana di Kabupaten Tasikmalaya Terdata BPBD

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle adminastakona
    • visibility 101
    • 0Komentar

    astakona.com, BERITA PERISTIWA. Catatan bencana di Kabupaten Tasikmalaya pada Oktober 2025 kembali menegaskan kerentanan wilayah ini terhadap fenomena hidrometeorologi. Berdasarkan laporan yang dipublikasikan BPBD Kabupaten Tasikmalaya per 4 November 2025, tercatat 13 kejadian bencana terjadi dalam satu bulan terakhir. Peristiwa yang paling sering adalah angin kencang yang terjadi 7 kali di berbagai titik. Disusul 4 kejadian […]

  • Deklarasi SWAKKA, Momentum Sinergi Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    Deklarasi SWAKKA, Momentum Sinergi Media dan Pemerintah di Priangan Timur

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA — Deklarasi komunitas media SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) di Grand Metro Hotel Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi media dengan pemerintah di wilayah Priangan Timur. Sejak pagi, ruang pertemuan hotel mulai dipadati pejabat dari Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis. Hadir pula unsur legislatif, penegak […]

  • Hasil Akhir Persija Vs Persib di Segiri Samarinda

    Hasil Akhir Persija Vs Persib di Segiri Samarinda

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA OLAHRAGA – PERSIB Bandung sukses menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Kemenangan dramatis dalam pertandingan Persija Vs Persib ini semakin mengukuhkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen sementara sekaligus menutup peluang Persija untuk berburu gelar juara musim ini. […]

expand_less