Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ada Apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya?

Ada Apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya?

  • account_circle adminastakona
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

astakona.com, PERISTIWA. Sebuah foto yang memperlihatkan dua orang membentangkan spanduk dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) beredar di platform WhatsApp, Selasa (11/11/2025). Foto tersebut diterima nomor WhatsApp redaksi Lintas Priangan tanpa disertai pesan, keterangan, ataupun identitas pengirim. Saat ditanya lebih lanjut, pengirim foto tidak merespons dan memilih bungkam.

Dalam foto yang beredar itu tampak dua orang pemuda sedang berdiri di depan gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bandung. Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan dukungan kepada Kejati Jabar untuk menyelidiki dugaan suap dan monopoli proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya. Belum diketahui kapan foto tersebut diambil dan dalam rangka apa aksi tersebut dilakukan.

Pihak redaksi mencoba menelusuri keberadaan kedua orang dalam foto. Namun, sampai berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai identitas mereka. Situasi ini justru berpotensi memunculkan pertanyaan lanjutan dari publik, mengenai konteks foto tersebut dan isu yang dibawanya.


Pertanyaan Muncul di Kalangan Publik

Seiring beredarnya foto tersebut, muncul pertanyaan yang cukup mengemuka: ada apa dengan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya? Pertanyaan ini mencuat karena spanduk yang dibentangkan secara langsung menyebut institusi tersebut dalam konteks dugaan penyimpangan proyek.

Lintas Priangan kemudian mencoba mengonfirmasi kepada salah seorang pengusaha konstruksi di Kota Tasikmalaya untuk memperoleh penjelasan. Namun, pengusaha yang bersangkutan enggan memberi komentar banyak. Ia juga meminta agar namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan.

“Serba salah kang. Saya mah jelema usaha, moal mimilu,” ujarnya singkat saat dihubungi.
Sikap pengusaha tersebut terkesan menghindari pembahasan detail. Jawaban yang ia berikan memberi kesan bahwa saat ini memang sedang terjadi situasi sensitif di lingkaran pekerjaan konstruksi di Kota Tasikmalaya, meskipun ia tidak menyebutkan keadaan tersebut secara eksplisit.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas PUTR Kota Tasikmalaya terkait isu dugaan suap atau monopoli proyek sebagaimana tertera dalam spanduk. Begitu pula dari pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, belum ada keterangan mengenai apakah isu tersebut sedang atau akan menjadi objek penyelidikan lebih lanjut.


Menunggu Penjelasan Pihak Berwenang

Beredarnya foto tanpa keterangan ini membuat ruang percakapan publik di Tasikmalaya kembali ramai dengan isu pengelolaan proyek pekerjaan konstruksi yang kerap digawangi Dinas PUTR. Namun, karena informasi yang tersedia masih sebatas visual dan dugaan, pembahasan di masyarakat untuk sementara masih berada pada tahap penafsiran.

Lintas Priangan akan berupaya meminta tanggapan dari pejabat terkait di Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, termasuk klarifikasi mengenai proyek-proyek yang disebut dalam spanduk. Upaya konfirmasi juga akan dilakukan kepada Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya untuk membantu menelusuri informasi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, intinya untuk memastikan apakah ada proses hukum yang sedang berjalan atau rencana penelusuran lebih lanjut atas isu tersebut.

Foto yang beredar ini pada akhirnya menjadi pemantik diskusi publik mengenai transparansi dan tata kelola proyek pemerintah daerah. Namun kepastian soal relevansi isi spanduk dengan situasi faktual di lapangan masih menunggu kehadiran keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

Lagi pula, bukankah pekerjaan konstruksi selama ini sudah dijaga oleh sistem lelang? Apakah masih memungkinkan permainan suap dan persekongkolan untuk dominasi? Malam ini, Lintas Priangan akan mencoba menggali potensi tersebut dengan mewawancarai seorang pensiunan PNS yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Simak terus perkembangan informasi di Lintas Priangan. (GPS)

  • Penulis: adminastakona

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Tasikmalaya: Keterbukaan Informasi Publik, Apa Kabar ?

    Kabupaten Tasikmalaya: Keterbukaan Informasi Publik, Apa Kabar ?

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Keterbukaan informasi publik di Kabupaten Tasikmalaya mendapat sorotan tajam dari Diki Sam Ani, seorang pemerhati masalah sosial dan kebijakan pemerintah. Diki menekankan pentingnya perhatian serius dari Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terkait pelayanan informasi publik di daerah tersebut. Diki mengungkapkan kekhawatirannya setelah mengalami kesulitan dalam mengakses informasi publik di Dinas Pendidikan […]

  • Kronologi Bencana Longsor di Cigalontang Tasikmalaya

    Kronologi Bencana Longsor di Cigalontang Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Bencana longsor di Cigalontang Tasikmalaya terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis sore (16/04/2026). Peristiwa ini berlangsung di Kampung Buligir, Desa Parentas, sekitar pukul 22.00 WIB, dan langsung berdampak pada terganggunya akses transportasi warga. Material longsor berupa tanah dan lumpur dilaporkan menutup badan jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 15 […]

  • Peluncuran Universitas Islam Tasikmalaya pada Dies Natalis ke-52

    Peluncuran Universitas Islam Tasikmalaya pada Dies Natalis ke-52

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Perjalanan panjang Unitas Tasikmalaya memasuki fase baru setelah kampus tersebut resmi memperkenalkan identitas barunya sebagai Universitas Islam Tasikmalaya. Perubahan ini diumumkan bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-52 yang digelar pada Selasa (9/6/2026), sekaligus menandai arah baru pengembangan pendidikan tinggi di wilayah Priangan Timur. Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam […]

  • Kolaborasi Astra dan Pemkab Garut Hadirkan 85 Rumah Layak Huni

    Kolaborasi Astra dan Pemkab Garut Hadirkan 85 Rumah Layak Huni

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA GARUT – Harapan baru mulai tumbuh di sejumlah wilayah Garut Selatan. Sebanyak 85 unit rumah layak huni resmi diserahkan kepada masyarakat di Kecamatan Pakenjeng dan Cikajang melalui program kolaborasi antara PT Astra International Tbk dan Pemerintah Kabupaten Garut. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan peresmian Ecobiz Desa Sejahtera Astra (DSA) Garut di Kampung […]

  • Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

    Balapan Liar Tasikmalaya Kembali Marak, Polisi Turunkan 70 Personel di Jalan Letjen Mashudi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Fenomena balapan liar Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah aksi sekelompok remaja viral di media sosial pada awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Lokasi yang menjadi sorotan berada di Jalan Letjen Mashudi, Kota Tasikmalaya, yang dalam beberapa waktu terakhir kerap dijadikan arena adu kecepatan secara ilegal. Menindaklanjuti viralnya aksi tersebut, jajaran Polres […]

  • Diguyur Hujan Dua Hari, Rumah Lansia di Kawalu Tasikmalaya Ambruk

    Diguyur Hujan Dua Hari, Rumah Lansia di Kawalu Tasikmalaya Ambruk

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle adminastakona
    • 0Komentar

    Astakona, BERITA TASIKMALAYA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya selama dua hari berturut-turut memicu insiden rumah ambruk di kawasan Kecamatan Kawalu. Sebuah rumah milik lansia bernama M. Suryaman (66) di Kampung Gunung Subang, Kelurahan Cilamajang, mengalami kerusakan parah setelah bagian depan bangunan tiba-tiba roboh. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.00 […]

expand_less